Berita

Bigmo Ngaku Kapok dan Minta Maaf Bikin Konten Promosi Vape Ajak Anak

YouTuber ternama Muhammad Jannah yang dikenal luas dengan nama panggung Bigmo akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kontroversi yang mengguncang dunia

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
youtuber-bigmo-tengah-meminta-maaf-soal-konten-promosi-vape-ajak-anak-in-frame-saat-siaran-langsung-1786363802068_169
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Bigmo Ngaku Kapok dan Minta Maaf: Kreator Konten Berjanji Evaluasi Total Usai Kontroversi Vape
  2. Related Reading

Bigmo Ngaku Kapok dan Minta Maaf: Kreator Konten Berjanji Evaluasi Total Usai Kontroversi Vape

Wahanaberita.com – YouTuber ternama Muhammad Jannah yang dikenal luas dengan nama panggung Bigmo akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kontroversi yang mengguncang dunia maya. Sang kreator konten berusia 20-an tahun ini menjalani proses pemeriksaan mendalam oleh tim penyidik Polda Metro Jaya selama beberapa hari terakhir. Dalam sesi interogasi yang berlangsung intensif, Bigmo diuji jawab dengan total 40 pertanyaan yang mencakup berbagai aspek pelanggaran. Fokus utama dari seluruh pertanyaan-pertanyaan tersebut menyangkut keikutsertaan anak-anak di bawah umur dalam mempromosikan produk liquid vape atau rokok elektrik melalui siaran langsung YouTube miliknya yang ditonton ribuan penonton.

Bigmo secara terbuka dan tulus mengakui bahwa ia merasa kapok atas tindakan yang telah dilakukannya tanpa mempertimbangkan dampak sosial. Saat ditemui wartawan pada hari Senin, tanggal 10 Agustus 2026, di kantor Polda Metro Jaya, ia hanya menjawab singkat dengan wajah menyesal, “Ya, kapok.” Pernyataan ini menjadi momen penting yang menunjukkan keseriusan Bigmo dalam memperbaiki citra dan perilakunya ke depan. Ia juga menyampaikan bahwa pengalaman pahit ini akan menjadi pelajaran berharga yang tidak akan ia lupakan selamanya.

Atas segala keributan dan kekecewaan yang ditimbulkan oleh kontroversi ini, Bigmo menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat. Ia berjanji akan menjadikan peristiwa ini sebagai titik balik dalam kariernya sebagai kreator konten. “Saya mohon maaf atas kegaduhan yang saya buat, dan pastinya ini jadi pelajaran buat saya ke depannya konten lebih positif dan bermanfaat,” jelas sang kreator dengan penuh penyesalan. Permintaan maaf ini juga mencakup apresiasi kepada para penonton yang telah memberikan kritik konstruktif.

Evaluasi Konten ke Depan dan Komitmen Baru

Menyikapi situasi ini, Bigmo menyatakan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh konten yang pernah ia buat selama ini. Ia berharap dapat menghadirkan materi yang lebih bermakna dan edukatif bagi para penontonnya. “Pasti saya akan mengevaluasi selama ini konten saya dan ke depannya cuman konten dengan niat yang lebih lurus dengan bermanfaat, positif, menghibur, dan mengedukasi bangsa,” bebernya dengan tegas. Evaluasi ini akan mencakup review terhadap semua video lama dan rencana pembuatan konten baru yang lebih bertanggung jawab.

Kasus ini bermula ketika Bigmo mengadakan siaran langsung di kanal YouTube-nya pada akhir pekan lalu. Melalui potongan video yang kemudian menyebar luas di media sosial, terlihat jelas Bigmo sedang mengunjungi seorang penjual liquid rokok elektrik di kawasan Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, ia tidak hanya membeli produk tetapi juga berinteraksi dengan para pelanggan yang datang ke tokonya.

Dalam rekaman tersebut, Bigmo juga tampak berinteraksi dengan beberapa anak kecil yang berada di lokasi penjualan. Ia kemudian mengajak anak-anak tersebut untuk masuk ke dalam bingkai kamera guna mempromosikan salah satu merek liquid vape secara langsung. Tindakan ini menuai kritik keras dari berbagai kalangan karena dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai kekeluargaan dan perlindungan anak. Banyak orang tua yang merasa kecewa dan menuntut adanya sanksi tegas bagi sang kreator.

Respons Publik dan Langkah Hukum

Respons publik terhadap tindakan Bigmo sangat beragam, namun mayoritas menunjukkan ketidakpuasan. Berbagai organisasi perlindungan anak dan komunitas konten kreator telah menyuarakan pendapat mereka melalui media sosial. Beberapa bahkan mengajukan laporan resmi kepada otoritas terkait. Bigmo Ngaku Kapok dan Minta Maaf sebagai bentuk tanggung jawab moralnya atas kesalahan yang telah diperbuat. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menerima segala konsekuensi hukum yang akan dijatuhkan.

Tim hukum Bigmo telah mempersiapkan dokumen-dokumen penting untuk mendukung proses penyelesaian kasus ini. Mereka berencana untuk mengajukan permohonan keringanan jika memungkinkan. Selain itu, Bigmo juga akan melakukan donasi kepada beberapa lembaga perlindungan anak sebagai bentuk nyata dari permintaan maafnya. Langkah ini diharapkan dapat membantu memulihkan kepercayaan publik terhadap dirinya.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Bigmo

Berapa jumlah pertanyaan yang diajukan kepada Bigmo selama pemeriksaan? Selama proses pemeriksaan, Bigmo diuji jawab dengan total 40 pertanyaan yang mencakup berbagai aspek pelanggaran.

Kapan Bigmo menyampaikan permintaan maaf secara resmi? Bigmo menyampaikan permintaan maafnya pada hari Senin, tanggal 10 Agustus 2026, saat ditemui wartawan di kantor Polda Metro Jaya.

Apa saja komitmen Bigmo ke depan? Bigmo berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kontennya dan hanya membuat konten yang berniat lurus, bermanfaat, positif, menghibur, dan mengedukasi bangsa.

Apakah ada sanksi hukum yang akan dijatuhkan? Tim hukum Bigmo telah mempersiapkan dokumen-dokumen penting untuk mendukung proses penyelesaian kasus ini dan berencana mengajukan permohonan keringanan jika memungkinkan.

Bagaimana cara mendukung Bigmo dalam proses pemulihan? Masyarakat dapat memberikan dukungan dengan memberikan kritik konstruktif dan mengikuti perkembangan konten-konten baru yang akan dibuat oleh Bigmo ke depan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, pembaca dapat mengunjungi [halaman berita Detik](https://news.detik.com) secara berkala. Bigmo Ngaku Kapok dan Minta Maaf sebagai bentuk tanggung jawabnya, dan kita semua berharap ia dapat bangkit lebih kuat dari keterpurukan ini.

Leave a Comment