Berita

Diskominfo Kukar: Pembakar Kantor Tenaga Outsourcing, Kesal Foto Jadi Stiker WA

Diskominfo Kukar kembali menjadi sorotan publik setelah insiden pembakaran ruang pertemuan di gedung Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mary Anderson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Pembakar Kantor Diskominfo Kukar: Stiker WA Picu Marah
  2. Related Reading

Pembakar Kantor Diskominfo Kukar: Stiker WA Picu Marah

Wahanaberita.com – Diskominfo Kukar kembali menjadi sorotan publik setelah insiden pembakaran ruang pertemuan di gedung Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Kartanegara. Seorang pria berusia 24 tahun dengan inisial MFA diketahui telah membakar ruangan di tingkat tiga gedung tersebut. Kejadian ini bermula dari rasa sakit hati yang mendalam, setelah fotonya dijadikan stiker WhatsApp oleh rekan-rekan kerjanya yang juga merupakan tenaga outsourcing.

Kasus ini menarik perhatian karena menunjukkan bagaimana interaksi sederhana di tempat kerja dapat berkembang menjadi konflik serius. MFA, yang bekerja sebagai tenaga outsourcing di lingkungan Diskominfo Kukar, merasa sangat tersinggung ketika fotonya digunakan sebagai bahan candaan dalam bentuk stiker pesan instan.

Proses Kejadian dan Motif Pelaku

Menurut keterangan Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, insiden ini dipicu oleh interaksi saling ejek-mengejek di antara sesama pekerja kontrak. Pelaku merasa tersinggung setelah fotonya digunakan sebagai bahan candaan dalam bentuk stiker. Rasa sakit hati tersebut kemudian meledak menjadi tindakan pembakaran yang merusak fasilitas kantor.

Dugaan sementara dari pemeriksaan Polres Kukar itu terjadi ejek-mengejek di antara rekan kerja mereka. Pelaku ini sakit hati sehingga melakukan tindakan tersebut.

Solihin menegaskan bahwa konflik ini murni bersifat internal dan hanya melibatkan tenaga outsourcing. Tidak ada keterlibatan aparatur sipil negara maupun pegawai tetap dalam perselisihan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa masalah terjadi dalam lingkup yang lebih sempit namun memiliki dampak signifikan terhadap operasional kantor.

Karyawan di Diskominfo tidak ada yang terlibat, cuma di antara tenaga-tenaga outsourcing saja. Berdasarkan konfirmasi dari pihak berwajib, pemicunya karena saling mengejek, buat stiker WA dari foto kawannya.

Skala Masalah dan Dampak Operasional

Saat ini Diskominfo Kukar menaungi sekitar 90 tenaga outsourcing. Dari jumlah tersebut, 30 orang bertugas langsung di kantor sebagai operator media dan tenaga IT, termasuk MFA yang menjadi pelaku pembakaran. Jumlah ini menunjukkan bahwa tenaga outsourcing memiliki peran yang cukup signifikan dalam menjalankan operasional harian kantor.

Ruang pertemuan yang terbakar merupakan fasilitas penting untuk berbagai kegiatan rapat dan koordinasi. Kerusakan ini tentu berdampak pada jadwal pertemuan yang telah direncanakan. Diskominfo Kukar harus melakukan penyesuaian sementara hingga fasilitas tersebut diperbaiki sepenuhnya.

Pihak instansi telah menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian dan melakukan evaluasi terhadap pihak ketiga yang mengelola tenaga outsourcing. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari proses rekrutmen hingga pembinaan karyawan.

Langkah Preventif dan Penanganan ke Depan

Solihin menambahkan bahwa mereka telah mengonfirmasi kepada pihak ketiga untuk lebih teliti dalam pembinaan para tenaga outsourcing agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Langkah preventif ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan profesional.

Diskominfo Kukar juga berencana untuk meningkatkan komunikasi internal antar tenaga outsourcing. Melalui berbagai kegiatan team building dan sosialisasi, diharapkan hubungan antar rekan kerja dapat lebih baik dan konflik dapat diminimalisir.

Insiden ini juga menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak terkait. Dalam dunia kerja modern, interaksi melalui media digital seperti WhatsApp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, batas antara candaan dan ejekan perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Frequently Asked Questions

Apa yang terjadi pada pelaku pembakaran?

Pelaku pembakaran, MFA, telah diserahkan proses hukumnya kepada Polres Kukar. Ia bekerja sebagai tenaga outsourcing di Diskominfo Kukar dan merasa tersinggung setelah fotonya dijadikan stiker WhatsApp oleh rekan kerjanya.

Berapa banyak tenaga outsourcing di Diskominfo Kukar?

Diskominfo Kukar saat ini menaungi sekitar 90 tenaga outsourcing. Dari jumlah tersebut, 30 orang bertugas langsung di kantor sebagai operator media dan tenaga IT.

Apakah pegawai tetap terlibat dalam konflik ini?

Tidak, konflik ini murni bersifat internal dan hanya melibatkan tenaga outsourcing. Tidak ada keterlibatan aparatur sipil negara maupun pegawai tetap dalam perselisihan tersebut.

Apa langkah yang diambil Diskominfo Kukar?

Diskominfo Kukar telah menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan melakukan evaluasi terhadap pihak ketiga yang mengelola tenaga outsourcing. Instansi juga berencana meningkatkan komunikasi internal antar tenaga outsourcing.

Artikel ini pertama kali dimuat pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Leave a Comment