detik Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Kepulan Asap ‘Mengepung’ Tiba-tiba
Insiden kebakaran terjadi pada malam hari di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Kejadian
Table of Contents
Kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta: Asap Menebal Tiba-tiba di Lantai Atas
Wahanaberita.com – Insiden kebakaran terjadi pada malam hari di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Kejadian ini berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu (8/8) pukul 02.00 WIB setelah api melalap beberapa lantai gedung.
Detik-detik Asap Mengepung Gedung
Kepolisian mengungkap kronologi kejadian berdasarkan kesaksian para saksi mata. Iptu Erlyn Sumantri, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pada Jumat (7/8) pukul 21.30 WIB.
Afif Irawan, salah satu saksi yang berada di dalam gedung, melaporkan bahwa ia melihat kepulan asap tebal di lantai 16. Ia juga mencium aroma khas kabel terbakar yang berasal dari bawah lantai tempatnya berada. Tak hanya itu, saksi ini juga mendengar teriakan “api api” yang berasal dari lantai 11.
“Saksi sedang berada di lantai 16, saksi melihat adanya asap tebal dengan bau seperti kabel terbakar yang berasal dari bawah lantai, saksi mendengar teriakan ‘api api’ di lantai 11,” kata Erlyn dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Setelah menyadari situasi, Afif segera turun ke lantai bawah untuk memastikan para pekerja juga melakukan evakuasi. Sementara itu, saksi lain bernama Ade menceritakan pengalamannya saat mencari sumber asap. Tiba-tiba, kepulan asap tebal seolah “mengepung” mereka di lantai 13, sehingga mereka memutuskan untuk turun.
“Pada saat tiba di lantai 13 asap semakin pekat. Kemudian saksi bersama-sama yang lainnya turun kembali ke lantai 11 dan asap padat serta berasa panas serta mendengar teriakan ‘itu apinya’. Setelah itu kembali turun ke lantai dasar dan mengecek pemadam kebakaran,” ujarnya.
Respons Pemadam dan Korban
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 21.40 WIB dan segera memulai operasi pemadaman. Erlyn menjelaskan bahwa setelah tiba, petugas Damkar menanyakan lokasi tangga darurat kepada saksi. Saksi kemudian naik ke atas bersama dua personel Damkar, namun sempat tertahan di sekitar lantai 4 karena asap yang sangat tebal menyebabkan mata perih dan kesulitan bernapas.
“Pihak Damkar tiba, kemudian menanyakan kepada saksi dimana tangga darurat, kemudian saksi bersama dua personel damkar naik ke atas, tetapi saksi tertahan sekitar di lantai 4 untuk turun dikarenakan adanya banyak asap yang menyebabkan mata perih dan nafas sudah susah. Selanjutnya saksi kembali ke bawah untuk menghubungi pimpinan atas adanya kejadian kebakaran,” jelasnya.
Dalam insiden ini, satu pekerja proyek bernama Godwin dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal dan masih menjalani perawatan medis.
“Sesak nafas karna menghirup asap,” imbuhnya.
Gubernur: Data Pajak Aman, Layanan Tetap Berjalan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa insiden kebakaran tidak mengganggu keamanan data perpajakan maupun pelayanan kepada masyarakat. Api yang melanda lantai 11 hingga 16 berhasil ditangani sepenuhnya berkat respons cepat dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta yang mengerahkan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel.
“Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa,” kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8).
Gedung tersebut menampung sekitar 1.000 ASN dari berbagai perangkat daerah, termasuk Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta. Pramono menegaskan bahwa seluruh data perpajakan DKI Jakarta telah dicadangkan secara digital sehingga tidak terdampak oleh kebakaran.
“Data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu,” ujarnya.
Meskipun demikian, kebakaran berdampak pada sistem Traffic Management Control (TMC) atau Intelligent Traffic Control System (ITCS) Dinas Perhubungan yang berlokasi di lantai 16. Sistem pengaturan lampu lalu lintas yang sebelumnya beroperasi secara otomatis kini harus dijalankan secara manual.
“Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual,” jelasnya.
Pramono telah memberikan instruksi kepada Dinas Perhubungan untuk memperkuat personel di lapangan guna memastikan pengaturan lalu lintas tetap lancar. Selain itu, ASN yang berkantor di Gedung Dinas Teknis Bapenda juga diinstruksikan untuk bekerja melalui berbagai skema sementara agar pelayanan pemerintahan tidak terganggu.
“Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan,” tegasnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is detik Gedung Bapenda DKI Kebakaran Kepulan?
detik Gedung Bapenda DKI Kebakaran Kepulan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does detik Gedung Bapenda DKI Kebakaran Kepulan matter?
detik Gedung Bapenda DKI Kebakaran Kepulan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
