Bukan Bunker, Ruangan di Sekolah Jaksel TKP Temuan Senjata Basemen
Kapolri memberikan klarifikasi resmi bahwa area tempat ratusan senjata ditemukan di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta
Table of Contents
Ruangan Temuan Senjata di Sekolah Jaksel Bukan Bunker Melainkan Basemen
Wahanaberita.com – Kapolri memberikan klarifikasi resmi bahwa area tempat ratusan senjata ditemukan di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, bukanlah bunker. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, ruangan tersebut sebenarnya merupakan basemen yang terhubung langsung dengan bagian lain di dalam kompleks sekolah. Temuan ini menjadi perhatian publik karena melibatkan jumlah senjata yang cukup besar dan lokasi yang berada di kawasan permukiman padat.
Sebetulnya itu bukan bunker, melainkan basemen yang terhubung dengan ruangan, kata Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Alpino De Tech kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh area basemen dan tidak menemukan barang berbahaya tambahan di dalamnya. Basemen ini memiliki tangga penghubung yang langsung mengarah ke salah satu ruangan sekolah. Setelah dilakukan pemeriksaan detail, tidak ada temuan mencurigakan lainnya yang ditemukan di dalam ruangan tersebut. Proses pemeriksaan dilakukan dengan cermat untuk memastikan tidak ada celah yang terlewatkan.
Jadi basemen ada tangganya, terhubung dengan ruangan, itu juga sudah dicek. Tidak ada temuan, ujarnya.
Polisi bekerja sama dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara secara komprehensif. Tujuannya adalah memastikan tidak ada barang berbahaya lain yang terselip di sekolah tersebut. Saat ini, garis polisi di lokasi telah dilepas sehingga area dapat digunakan kembali. Proses ini melibatkan berbagai tim forensik untuk verifikasi menyeluruh.
Tadi sudah diperiksa oleh pihak Puslabfor, bagian DNA dan senjata juga sudah dicek. Kemudian, kami buka police line-nya agar lokasi bisa dimanfaatkan kembali oleh pihak yayasan sesuai ketentuan, tuturnya.
Rincian Lengkap Temuan Ratusan Senjata
Sebanyak 996 pucuk senjata ditemukan pada periode 10-11 Juli 2026, kemudian penemuan berlanjut pada Rabu (5/8) malam. Pihak kepolisian merinci secara detail bahwa 995 pucuk di antaranya merupakan senapan angin, sedangkan satu pucuk lainnya merupakan senjata api jenis Franchi SPA, SPAS-15 kaliber 12 GA. Senjata api tersebut milik seorang pria berinisial DS, yang menjabat sebagai direktur di PT Lokta Karya Perbakin. Temuan ini mencakup berbagai jenis senjata yang disimpan dalam kondisi tertata.
Perlu kita luruskan bersama terkait penemuan barang yang diduga berupa senjata. Ada 996 yang ditemukan, 995 di antaranya merupakan senapan angin, tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8).
Konflik Kepengurusan Yayasan Kubu IWD dan Kubu N
Alhadid, selaku kuasa hukum dari mantan Ketua Yayasan berinisial IWD, menyebut pihak yayasan kubu N sebenarnya sudah mengetahui keberadaan senjata yang disimpan di gudang tersebut. Ia mengaku heran karena pihak yayasan seolah-olah tidak mengetahui asal-usul senjata itu. Padahal, menurut keterangan hukum, keberadaan senjata tersebut sudah mendapat izin resmi dari pihak berwenang.
Saya juga tidak tahu mengapa tiba-tiba mencuat, mereka seakan-akan baru tahu. Padahal mereka tahu dan itu sudah ada izinnya, ungkap Alhadid.
Alhadid menduga persoalan ini mencuat akibat konflik internal di kepengurusan yayasan sekolah. Konflik tersebut diduga berawal dari pemberhentian pembina yayasan sebelumnya secara sepihak. Proses pemberhentian ini menjadi pemicu utama munculnya berbagai temuan yang sebelumnya tersembunyi. Pihak yang diberhentikan ternyata memiliki akses penuh ke ruangan penyimpanan senjata.
Ternyata setelah saya dalami, ada konflik di yayasan itu. Bu N ini sudah menduduki jabatan pembina secara fisik sejak April 2026. Jadi, selama 5 bulan menduduki posisi di sana, sebelum masuk, dia memberhentikan pembina lain, jelasnya.
Sementara itu, pihak yayasan membenarkan adanya konflik kepengurusan tersebut. Konflik inilah yang kemudian menjadi pintu masuk hingga ditemukannya ratusan senjata. Tanpa adanya sengketa, akses ke ruangan penyimpanan mungkin belum terbuka. Proses investigasi dilakukan setelah pihak yayasan mendapatkan hak untuk membuka ruangan tersebut.
Iya, karena tanpa adanya sengketa itu kami tidak bisa masuk. Justru karena sengketa tersebut, kami kemudian memberhentikan dia sebagai ketua, kata kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/8).
Setelah IWD diberhentikan, Hermawanto menjelaskan pihaknya baru mendapatkan akses untuk membuka ruangan tersebut. Saat diperiksa, ditemukan ratusan senjata berbagai jenis, barang diduga narkotika, hingga 30 keping compact disk (CD) porno. Temuan ini menunjukkan bahwa ruangan tersebut digunakan untuk berbagai keperluan selama beberapa tahun. Semua barang yang ditemukan telah diamankan dan akan diproses lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Lalu kami punya akses untuk masuk ke dalam ruangan sekolah. Akhirnya kami coba buka, tidak disangka ketika kami buka ruangan itu, kami temukan barang-barang terlarang. Seandainya tidak ada sengketa, mungkin senjata itu masih ada di sini, jelasnya.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Temuan Senjata di Sekolah Jaksel
Apa perbedaan antara bunker dan basemen? Bunker adalah struktur bawah tanah yang dirancang untuk perlindungan, sedangkan basemen adalah bagian dasar bangunan yang terhubung dengan lantai utama melalui tangga. Dalam kasus ini, ruangan ditemukan merupakan basemen biasa yang terhubung dengan ruangan sekolah.
Kapan pertama kali senjata ditemukan? Penemuan pertama terjadi pada 10-11 Juli 2026, kemudian dilanjutkan pada Rabu (5/8) malam. Total 996 pucuk senjata berhasil dikumpulkan dari lokasi tersebut.
Siapa pemilik senjata api Franchi SPA? Senjata api tersebut milik pria berinisial DS yang merupakan direktur PT Lokta Karya Perbakin. Senjata ini merupakan satu-satunya senjata api dari total 996 pucuk senjata yang ditemukan.
Mengapa temuan senjata baru muncul sekarang? Temuan ini muncul akibat konflik internal kepengurusan yayasan. Setelah IWD diberhentikan, pihak kubu N mendapatkan akses untuk membuka ruangan penyimpanan senjata yang sebelumnya tertutup.
Apakah ada barang lain selain senjata yang ditemukan? Ya, selain senjata, ditemukan juga barang diduga narkotika dan 30 keping compact disk (CD) porno. Semua barang tersebut telah diamankan untuk proses lebih lanjut.
