Berita

Anak Usaha Hutama Karya Raih MURI Berkat Galeri Budaya di KM 99 Kutepat

PT Hutama Karya (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), yang mengelola jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat

Desk Berita
Published Agustus 16, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
hutama-karya-1786802995753_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Hamawas Raih Penghargaan MURI atas Galeri Budaya di Rest Area KM 99
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Hamawas Raih Penghargaan MURI atas Galeri Budaya di Rest Area KM 99

Wahanaberita.com – PT Hutama Karya (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), yang mengelola jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat), kembali mencatatkan pencapaian gemilang. Kali ini, Hamawas berhasil mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Jalan Tol Pertama yang memiliki Galeri Budaya.

Penghargaan ini mencerminkan dedikasi Hutama Karya bersama Hamawas dalam menciptakan inovasi pelayanan yang melampaui sekadar kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, inisiatif ini juga turut berkontribusi dalam pelestarian budaya di Sumatera Utara.

Komitmen dan Apresiasi dari Manajemen

Hamdani, Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen yang telah ditunjukkan. Inovasi Galeri Budaya di Rest Area KM 99 menjadi bukti nyata upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Muri yang telah memberikan penghargaan ini sehingga Hutama Karya mendapatkan pengakuan atas hasil kinerja selama ini. Kami yakin pencapaian ini terjadi karena adanya sinergi dan kerjasama antar semua pihak,” ujar Hamdani dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Penghargaan ini diterima secara langsung oleh perwakilan perusahaan di Gedung Jaya Suprana, Jakarta, pada Kamis (13/8).

Galeri Budaya sebagai Jembatan Identitas Sumatera

Dindin Solakhuddin, Direktur Utama Hamawas, menjelaskan bahwa Sumatera memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam dan menjadi identitas penting masyarakatnya. Melalui Galeri Budaya di TIP KM 99, Hamawas ingin menciptakan ruang yang tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal dan mengapresiasi warisan budaya Sumatera.

“Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Dari situlah Galeri Budaya ini kami hadirkan. Kami ingin Tempat Istirahat dan Pelayanan di KM 99 tidak hanya menjadi ruang bagi pengguna jalan untuk berhenti dan beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menikmati, dan membawa pulang cerita tentang kekayaan suku dan budaya Sumatera,” ujar Dindin.

Untuk mewujudkan Galeri Budaya tersebut, Hamawas bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas lokal, tokoh masyarakat, budayawan, serta pegiat sosial di Sumatera Utara. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Hamawas dalam menghadirkan konsep pelayanan yang lebih bermakna dengan mengintegrasikan unsur budaya dan kearifan lokal ke dalam pengalaman perjalanan pengguna jalan tol.

“Kami berharap melalui kolaborasi ini, pengguna jalan yang singgah tidak hanya mendapatkan waktu untuk beristirahat, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang ada di Sumatera, menikmati berbagai cerita di dalamnya, dan membawa pengalaman tersebut sebagai bagian dari perjalanan mereka,” tambah Dindin.

Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Masyarakat

Galeri Budaya yang terletak di Rest Area KM 99 dirancang sebagai ruang interaksi yang memperkenalkan beragam unsur kebudayaan lokal. Selain berfungsi untuk pelestarian budaya, keberadaan galeri ini juga mendukung pemberdayaan masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Tulus Abadi, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat, menilai bahwa kehadiran Galeri Budaya di Rest Area KM 99 dapat menjadi teladan bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya. Menurutnya, inovasi ini menunjukkan upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi pengguna jalan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Hutama Karya melalui anak usahanya, Hamawas, yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan bagi pengguna jalan. Sentuhan budaya yang dihadirkan melalui Galeri Budaya ini menjadi sebuah ciri khas yang kreatif dan memberikan nilai tambah bagi Rest Area KM 99. Inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BUJT lainnya untuk menghadirkan konsep serupa yang mengangkat potensi dan kearifan lokal di masing-masing daerah,” ujar Tulus.

Fitur dan Konten Galeri Budaya

Pengunjung yang singgah di Galeri Budaya dapat mengenal lebih dekat keberagaman suku dan budaya yang terdapat di Sumatera Utara melalui Galeri Singgah Daya. Area panel infografis menyajikan berbagai informasi mengenai suku budaya, artefak, alat musik tradisional, serta rumah adat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Sumatera Utara.

Selain itu, terdapat area Main Exhibition yang menghadirkan cerita rakyat dan berbagai elemen budaya lainnya, menjadikan Rest Area KM 99 sebagai destinasi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga edukatif dan inspiratif bagi para pengguna jalan tol.

Frequently Asked Questions

What is Anak Usaha Hutama Karya Raih MURI?

Anak Usaha Hutama Karya Raih MURI is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Anak Usaha Hutama Karya Raih MURI matter?

Anak Usaha Hutama Karya Raih MURI matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment