2 Tahun Hilang, Wanita di Sulsel Ternyata Dibunuh Sopir Travel-Dibuang ke Jurang
2 Tahun Hilang Wanita di Sulsel akhirnya menemukan penyelesaian yang menggugah hati. Kasus Paramita Titania Angelica, atau yang lebih dikenal dengan nama
Table of Contents
2 Tahun Hilang Wanita di Sulsel: Tragedi Mita yang Terungkap
Wahanaberita.com – 2 Tahun Hilang Wanita di Sulsel akhirnya menemukan penyelesaian yang menggugah hati. Kasus Paramita Titania Angelica, atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Mita (26 tahun), telah terungkap setelah proses penyelidikan panjang. Wanita asal Sulawesi Selatan ini ditemukan tewas setelah dibunuh oleh sopir travel bernama Alber alias Latu (37 tahun). Jenazah korban kemudian dibuang ke dalam jurang yang cukup dalam di wilayah Sulawesi Tengah.
Perjalanan Terakhir Mita Menuju Sulawesi Tengah
Mita sebelumnya melakukan perjalanan dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menuju Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Perjalanan tersebut bermula pada 22 Juli 2024 pukul 16.30 WITA. Saat itu, ia dijemput oleh sopir travel di lokasi Bottodongga, Desa Bottobenteng, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Sejak meninggalkan rumah, korban hanya sempat mengirimkan satu pesan singkat kepada keluarganya.
Pesan terakhir tersebut menginformasikan bahwa dirinya akan segera tiba di tujuan. Meskipun sopir travel mengklaim telah mengantarkan Mita hingga ke Morowali, wanita tersebut tidak pernah muncul kembali setelah pesan terakhirnya. Kehilangan Mita menjadi perhatian keluarga dan masyarakat selama hampir dua tahun lamanya.
“Kami segenap keluarga besar Polres Wajo menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudari Paramita Titania Angelica,” ujar Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya.
Proses Penyelidikan dan Pengungkapan Fakta
Setelah proses penyelidikan selama dua tahun, pihak kepolisian berhasil mengungkap fakta bahwa Mita tewas dibunuh oleh Alber, orang terakhir yang berada di samping korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa lokasi tindak pidana pembunuhan terjadi di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Jenazah Mita kemudian dibuang ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai 60 meter di sekitar lokasi kejadian. Douglas menjelaskan bahwa menurut pengakuan tersangka, ia memukul bagian belakang leher korban menggunakan kunci roda mobil sebanyak satu kali. Pukulan tersebut menyebabkan korban meninggal dunia seketika.
Kapolres Wajo, AKBP Douglas Mahendrajaya, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian sang saudari. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang keselamatan dalam perjalanan menggunakan jasa travel. Keluarga korban kini telah menemukan kepastian atas nasib Mita setelah sekian lama menunggu.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Mita
Kapan Mita pertama kali hilang? Mita pertama kali hilang pada 22 Juli 2024 setelah dijemput sopir travel di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Siapa tersangka dalam kasus ini? Tersangka dalam kasus ini adalah Alber alias Latu (37 tahun), seorang sopir travel yang mengantar Mita.
Di mana jenazah Mita ditemukan? Jenazah Mita ditemukan dibuang ke dalam jurang dengan kedalaman 60 meter di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Bagaimana penyebab kematian Mita? Mita meninggal dunia akibat dipukul di bagian belakang leher menggunakan kunci roda mobil sebanyak satu kali.
Berapa lama proses penyelidikan kasus ini? Proses penyelidikan kasus Mita berlangsung selama hampir dua tahun sebelum fakta sebenarnya terungkap.
