Program Jalur dan Klinik Apung: New Policy Polairud Polda Riau untuk Masyarakat Pesisir
Upaya Penyelamatan Ekonomi dan Kesadaran Lingkungan di Desa Tanjung Medang
New Policy – Program New Policy terbaru yang diluncurkan oleh Polairud Polda Riau menghadirkan inisiatif unik melalui kegiatan “Sambang Nusa, Peduli Ekonomi, dan Klinik Terapung” di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (12/6/2026), dengan pusat lokasi di Jalan Datuk Laksamana, RT 01/RW 01. Sebagai bagian dari Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), pihak Polairud menurunkan personel Kapal Patroli IV-2007 langsung ke masyarakat pesisir untuk berinteraksi, membangun kepercayaan, dan mengidentifikasi kebutuhan warga. New Policy ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di wilayah perairan yang seringkali terpencil.
Penguatan Keterlibatan Masyarakat dan Pemberdayaan Ekonomi
Direktur Polairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, menjelaskan bahwa New Policy ini adalah bagian dari komitmen Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heryawan, untuk meningkatkan keterlibatan langsung dengan masyarakat pesisir. Selama acara, tim menyebarkan 55 paket beras dan bibit pohon mangga sebagai bentuk dukungan perekonomian. Selain itu, program ini bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan laut serta mempromosikan praktik ekonomi berkelanjutan.
“Melalui New Policy ini, kami ingin memastikan bahwa warga pesisir tidak hanya mendapat bantuan tetapi juga terlibat aktif dalam pembangunan wilayah mereka sendiri,” ujar Aipda Akhmad Mujahid, Komandan Kapal KP IV 2007 yang memimpin kegiatan di lapangan.
Manfaat Klinik Terapung untuk Kesembuhan dan Kesejahteraan
Klinik Terapung menjadi salah satu poin utama dalam kegiatan New Policy yang diselenggarakan. Di bawah kerja sama dengan Puskesmas Tanjung Medang, tim medis memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga, termasuk pemeriksaan medis, pengobatan, dan edukasi kesehatan. dr. Tika YA Putri, Kepala Puskesmas Tanjung Medang, menjelaskan bahwa layanan ini juga bertujuan untuk mengurangi beban akses ke fasilitas kesehatan di daerah terpencil.
“New Policy ini memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau, terutama bagi warga yang seringkali mengabaikan kesehatan karena keterbatasan sumber daya,” kata tenaga kesehatan yang turut serta dalam kegiatan.
Kolaborasi dengan Pihak Lokal dan Keterlibatan Komunitas
Kehadiran Polairud di Desa Tanjung Medang tidak hanya bersifat sementara. Sejumlah elemen komunitas lokal seperti Kepala Desa Saepul, Sekretaris Desa, Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Utara, dan Kapospol Airud Tanjung Medang turut berpartisipasi dalam acara ini. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara institusi keamanan dan masyarakat. Selama kegiatan, berbagai program disesuaikan dengan kebutuhan warga, seperti penyuluhan tentang penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan pengelolaan sampah pesisir. Keterlibatan langsung ini menjadi salah satu poin penting dalam New Policy untuk memastikan keberlanjutan program.
Pengembangan Infrastruktur dan Peningkatan Kualitas Hidup Warga
Program New Policy ini juga melibatkan perbaikan infrastruktur dasar di wilayah pesisir. Polairud Polda Riau memperhatikan kebutuhan masyarakat akan akses air bersih, sanitasi, dan pengelolaan tata ruang laut. Sebagai bagian dari inisiatif ini, kegiatan menyediakan bantuan alat-alat perikanan modern serta penyuluhan teknik budidaya perikanan berkelanjutan. Dengan demikian, New Policy tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi tapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan laut.
“New Policy ini adalah wujud upaya Polri untuk menciptakan kesejahteraan warga pesisir dengan memadukan pelayanan sosial dan lingkungan,” tutur Kombes Pol Apri Fajar Hermanto.
Pengukuran Dampak dan Evaluasi Program
Setelah kegiatan berlangsung, Polairud Polda Riau melakukan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh. Dari 55 paket beras yang disalurkan, sebagian besar digunakan oleh keluarga miskin dan penyandang disabilitas. Sementara bibit mangga yang diberikan diharapkan menjadi bahan usaha tani yang bisa memberi pendapatan tambahan. Evaluasi ini juga mencakup tanggapan warga terhadap kualitas pelayanan dan kelancaran kegiatan. Berdasarkan laporan, masyarakat menyambut positif kehadiran Polairud yang tidak hanya bersifat penegak hukum tetapi juga menjadi partner dalam pembangunan. Dengan data ini, New Policy akan menjadi dasar untuk program selanjutnya yang lebih menyasar ke
