Important News: Puluhan Kabel PJU di Kebayoran Lama Dipotong, Jalanan Gelap Gulita
Important News – Warga Kebayoran Lama mengeluhkan kondisi Jalan Teuku Nyak Arief yang menjadi gelap gulita di malam hari akibat aksi pemotongan puluhan kabel penerangan jalan umum (PJU). Kerusakan tersebut menyebabkan sebagian besar lampu jalan tidak menyala, mengganggu aktivitas warga dan menciptakan risiko keselamatan. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan (Jaksel) mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi setelah sejumlah kabel di sepanjang jalanan dipotong, sehingga menyebabkan gangguan pada sistem penerangan yang sebelumnya berjalan optimal.
Keluhan Warga dan Dampak Kegelapan
Jalan Teuku Nyak Arief, yang sebelumnya menjadi jalur utama untuk akses ke berbagai pusat komersial dan hunian warga, kini mengalami kesulitan akibat cahaya yang redup di malam hari. Banyak pengendara sepeda, pejalan kaki, dan mobil mencatatkan keberatan terhadap kondisi ini, terutama di sekitar area taman dan rumah sakit yang berada di dekat jalanan tersebut.
“Pemotongan kabel PJU di Jalan Teuku Nyak Arief membuat kami kesulitan melihat jalan saat malam hari. Bahkan, ada warga yang mengeluhkan kekhawatiran akan kecelakaan karena kurangnya cahaya,” ujar salah satu warga, yang tidak ingin disebutkan namanya, saat ditemui Important News di lokasi kejadian.
Penyebab Kerusakan dan Peran Vandalisme
Suku Dinas Bina Marga Jaksel menegaskan bahwa aksi pemotongan kabel PJU diduga merupakan hasil dari tindakan vandalisme yang marak di wilayah tersebut. Petugas menemukan beberapa bagian kabel yang terpotong dan putus di lokasi, yang menunjukkan adanya usaha sengaja untuk mengganggu sistem penerangan.
“Penyebab utama kerusakan ini adalah aksi vandalisme, di mana sejumlah kabel jaringan PJU dipotong secara tidak bertanggung jawab. Hal ini membuat seluruh jaringan terganggu, sehingga menyebabkan 25 unit lampu tidak berfungsi secara maksimal,” jelas perwakilan Sudin Bina Marga dalam pernyataan resmi, Jumat (12/6/2026).
Upaya Perbaikan dan Progres Pemulihan
Dalam upaya menangani masalah ini, Tim Sudin Bina Marga telah memulai perbaikan secara bertahap. Proses pemeriksaan dan penggantian kabel masih berlangsung, sementara petugas juga mengecek kemungkinan adanya tindakan pencurian sebagai penyebab tambahan kerusakan.
“Perbaikan PJU sedang dilakukan dengan prioritas pada titik-titik yang paling rawan dan membutuhkan perhatian segera. Sementara itu, kita masih menunggu hasil investigasi untuk memastikan apakah kerusakan hanya akibat pemotongan atau juga adanya pencurian,” tambah perwakilan pihak Sudin Bina Marga kepada Important News.
Sampai saat ini, 6 gawang atau jarak antar tiang sudah berhasil diperbaiki, dengan 14 titik lampu kembali menyala. Namun, proses ini membutuhkan waktu lebih lama karena beberapa bagian kabel yang rusak berada di lokasi yang sulit diakses. Dalam waktu dekat, pihak setempat berharap dapat mengembalikan cahaya penuh di seluruh jalan tersebut.
Pengawasan dan Penanganan Berkelanjutan
Dalam rangka mempercepat proses pemulihan, Sudin Bina Marga telah berkoordinasi dengan pihak Transjakarta untuk mendapatkan izin dan dukungan dalam perbaikan jaringan listrik PJU. Selain itu, tim juga melakukan pemantauan rutin di sekitar area yang terkena dampak untuk memastikan tidak ada gangguan lain yang terjadi.
“Kami sedang berupaya maksimal untuk memperbaiki semua kerusakan secepat mungkin. Warga juga diminta untuk tetap waspada dan melaporkan kerusakan PJU yang ditemukan di lingkungan sekitar,” imbuh perwakilan Sudin Bina Marga, yang menekankan bahwa tindakan warga dalam menjaga fasilitas umum akan menjadi bagian penting dari upaya pemulihan.
Dalam beberapa hari terakhir, kondisi jalanan Kebayoran Lama terus menjadi sorotan Important News karena dampaknya yang luas. Pemotongan kabel PJU tidak hanya mengurangi kenyamanan warga, tetapi juga menjadi masalah yang mengganggu mobilitas dan keselamatan di daerah yang biasanya ramai. Oleh karena itu, pihak setempat berharap adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga fasilitas umum, terutama di malam hari.
Ajakan untuk Kolaborasi dan Pemantauan
Sudin Bina Marga menyampaikan ajakan kepada warga Kebayoran Lama dan sekitarnya untuk turut serta menjaga kebersihan dan keutuhan fasilitas umum. “Harapan kami adalah dengan kerja sama dari masyarakat, kita bisa mengurangi kejadian seperti ini dan menjaga penerangan jalan tetap optimal,” kata perwakilan pihak Sudin Bina Marga.
“Jika Anda melihat kerusakan pada kabel PJU atau lampu jalan yang tidak menyala, segera laporkan ke pihak setempat atau melalui media sosial. Dengan adanya laporan dari warga, kita bisa lebih cepat menangani masalah dan mengembalikan fungsi penerangan jalan untuk kepentingan bersama,” imbuh mereka.
