Berita

New Policy: Menkop, Wakil Panglima TNI, & Dirut Agrinas Cek Kesiapan Operasional KDKMP

New Policy: Menkop, Wakil Panglima TNI, dan Dirut Agrinas Periksa Kesiapan KDKMP New Policy - Dalam rangka mempercepat implementasi New Policy, Kementerian

Desk Berita
Published Mei 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

New Policy: Menkop, Wakil Panglima TNI, dan Dirut Agrinas Periksa Kesiapan KDKMP

New Policy – Dalam rangka mempercepat implementasi New Policy, Kementerian Pangan dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan meluncurkan program pengembangan Koperasi Desa Kecil Mandiri Pangan (KDKMP). Selama kunjungan inspeksi ke Bojonegoro, hadir Menkop, Wakil Panglima TNI, serta Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. Rombongan juga didampingi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Bupati Blora Arief Rohman. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan KDKMP siap digunakan sebagai alat peningkatan ekonomi desa dalam kerangka New Policy.

Proses Implementasi New Policy Memerlukan Sinergi Instansi

KDKMP merupakan bagian dari New Policy yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui koperasi. Sebelum masuk fase operasional, program ini telah melewati serangkaian perencanaan, termasuk penyusunan regulasi melalui musyawarah desa dan pembangunan infrastruktur seperti gerai dan gudang penyimpanan. Menkop menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pangan, Kementerian Dalam Negeri, dan TNI untuk memastikan New Policy berjalan efektif.

“New Policy akan berdampak signifikan pada perekonomian desa jika semua pihak saling mendukung. Sinergi antara institusi pemerintah, stakeholder, dan masyarakat desa harus menjadi fondasi utama,” kata Menkop. “

Peran TNI dalam Menunjang New Policy

Wakil Panglima TNI turut meninjau kesiapan KDKMP, terutama dalam aspek logistik dan keamanan. Dalam keterangan resmi, ia menyatakan bahwa TNI bersedia mendukung New Policy melalui koordinasi dengan Dandim setempat. “KDKMP membutuhkan kehadiran TNI untuk memastikan kelancaran distribusi pangan dan keterlibatan masyarakat secara aktif,” ujarnya.

“Kami percaya bahwa New Policy akan berhasil jika semua elemen terlibat secara optimal. Kesiapan infrastruktur dan pengelolaan operasional harus menjadi prioritas,” tambah Wakil Panglima TNI. “

Kesiapan Fisik dan Sosial untuk New Policy

Pembangunan infrastruktur fisik seperti gerai dan gudang penyimpanan menjadi fokus utama dalam tahap implementasi New Policy. Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan bahwa keberhasilan KDKMP tergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung. “New Policy harus menjadi wadah pengembangan koperasi yang kuat, baik dari segi teknis maupun sosial,” katanya.

KDKMP juga diharapkan mendorong keterlibatan aktif masyarakat desa dalam pengelolaan pangan. Wakil Panglima TNI menambahkan bahwa koordinasi dengan komunitas lokal menjadi kunci untuk memastikan New Policy tidak hanya teknis tetapi juga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan terus mendukung program ini hingga selesai, karena New Policy adalah bagian dari visi nasional penguatan ekonomi desa,” jelasnya.

Kerangka New Policy dalam Masa Pandemi

Dalam konteks pandemi, New Policy diterapkan untuk memastikan kemandirian pangan di tingkat desa. Pemerintah menyatakan bahwa KDKMP akan menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang mengalami gangguan distribusi pangan. Bupati Bojonegoro menegaskan komitmen daerah untuk memfasilitasi peluncuran New Policy. “Kami siap mengoptimalkan sumber daya lokal agar KDKMP bisa berfungsi maksimal sebagai pusat pangan desa,” tutur Setyo Wahono.

“New Policy ini akan menjadi perangkat strategis dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan pandemi. Keterlibatan Bupati dan Dandim sangat penting untuk memastikan proses distribusi dan pengelolaan berjalan lancar,” imbuh Bupati Blora. “

Dengan adanya New Policy, KDKMP diharapkan dapat menjadi model pengembangan koperasi yang sukses. Kementerian Pangan menyatakan bahwa program ini akan diluncurkan secara bertahap, dimulai dari 1061 unit di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Langkah ini dirancang untuk menguji keberhasilan implementasi sebelum diperluas ke wilayah lain. Selain itu, New Policy juga bertujuan memperkuat kerja sama antarinstansi, meningkatkan kualitas produk pangan lokal, dan menumbuhkan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Leave a Comment