Berita

Special Plan: Cegah Banjir, Polres OKU Turun Tangan Benahi Drainase dan Alur Sungai

di OKU: Polres Turun Tangan Perbaiki Drainase dan Alur Sungai Special Plan - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kini menghadapi cuaca lebat yang berkelanjutan

Desk Berita
Published Juni 1, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Special Plan Cegah Banjir di OKU: Polres Turun Tangan Perbaiki Drainase dan Alur Sungai

Special Plan – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kini menghadapi cuaca lebat yang berkelanjutan, memicu risiko banjir di sejumlah wilayah. Dalam upaya mencegah dampak negatif dari genangan air, Polres OKU mengambil inisiatif strategis melalui Special Plan yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan masyarakat terhadap bencana hidrometeorologi. Langkah ini dilakukan dalam rangka memastikan lingkungan hidup tetap aman dan terjaga, sekaligus meminimalkan kerugian ekonomi dan sosial yang mungkin terjadi.

Kondisi Drainase dan Alur Sungai yang Rentan

Menurut Polda Sumsel, penyumbatan saluran drainase dan pendangkalan alur sungai menjadi penyebab utama terjadinya air stagnan di OKU. Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan aliran air tidak lancar, sehingga memperparah kondisi lingkungan. Polres OKU menargetkan perbaikan pada 12 titik kritis yang tersebar di daerah rawan banjir, termasuk titik-titik yang rawan tergenang di kawasan pemukiman padat atau area pertanian.

Dalam Special Plan, tim Polres OKU melakukan pembersihan saluran air, pengecekan kualitas drainase, serta pembersihan sampah di sekitar alur sungai. Tindakan ini tidak hanya mengoptimalkan saluran air, tetapi juga mengurangi kemungkinan terjadi banjir. Dengan langkah-langkah tersebut, kepolisian setempat berupaya menciptakan sistem drainase yang lebih efektif, serta memastikan alur sungai tetap terjaga secara rutin.

Pola Kerja Sinergis dan Peran Masyarakat

“Gerakan Belida merupakan bagian dari Special Plan yang bertujuan meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi ancaman bencana,” jelas Kasat Binmas Polres OKU, AKP Ujang Abdul Aziz. Ia menekankan bahwa partisipasi warga sangat vital dalam mempercepat proses pembersihan, terutama di area yang sulit dijangkau oleh alat berat.

Dalam rangka menyukseskan Special Plan, Polres OKU menggandeng pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan warga sekitar. Kombinasi sinergi antara pihak kepolisian, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan sosialisasi kepada warga tentang cara menjaga saluran drainase dan mengurangi penumpukan sampah.

“Pencegahan harus menjadi prioritas menghadapi perubahan cuaca yang terus berubah. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu mengurangi dampak cuaca ekstrem,” kata Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo. Ia menambahkan bahwa Special Plan bukan hanya tentang perbaikan infrastruktur, tetapi juga membangun kesiapan masyarakat untuk menghadapi bencana alam secara proaktif.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam isu lingkungan dan mitigasi bencana adalah bagian dari layanan publik yang fokus pada keselamatan masyarakat. Ia menyatakan bahwa Special Plan menjadi contoh nyata bagaimana institusi kepolisian dapat berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Upaya pencegahan sejak dini, menurutnya, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana alam.

Kegiatan dalam Special Plan telah memberikan dampak nyata terhadap lingkungan sekitar. Selama lima bulan terakhir, Polres OKU telah memperbaiki lebih dari 40 saluran drainase, serta mengoptimalkan alur sungai di 20 titik rawan banjir. Hasil ini membuktikan bahwa partisipasi aktif Polri dalam bidang lingkungan dapat menjadi solusi strategis untuk masalah bencana yang sering terjadi di daerah tersebut.

Leave a Comment