Berita

MPR RI Ajak Generasi Z Banten Perkuat Nasionalisme Lewat LKBB

MPR RI Dorong Generasi Z di Banten Perkuat Semangat Kebangsaan MPR RI Ajak Generasi Z Banten - Dalam upaya mewujudkan generasi muda yang memiliki jiwa

Desk Berita
Published Mei 31, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

MPR RI Dorong Generasi Z di Banten Perkuat Semangat Kebangsaan

MPR RI Ajak Generasi Z Banten – Dalam upaya mewujudkan generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, MPR RI menggelar kompetisi kreatif bernama LKBB-PB (Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Acara ini bertujuan memperkuat rasa cinta tanah air, kebangsaan, serta semangat gotong royong di kalangan remaja. Dengan mengajak Generasi Z Banten turut serta dalam lomba ini, MPR RI mengupayakan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika secara langsung ke dalam kehidupan sehari-hari para peserta. Lomba ini tidak hanya sebatas pameran kemampuan fisik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang identitas nasional dan keberagaman yang saling memperkuat.

Kolaborasi MPR dan PPI untuk Membangun Jiwa Kebangsaan

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI, Heri Herawan, di Lapangan Balai Kota Tangerang Selatan. Kehadiran Purna Paskibraka Indonesia (PPI) sebagai mitra membuat acara ini lebih bermakna, karena PPI memiliki pengalaman langsung dalam memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan fisik yang penuh makna. Heri Herawan menjelaskan bahwa LKBB-PB dirancang untuk menciptakan kesadaran kolektif terhadap pentingnya persatuan dan perjuangan bersama. “Melalui lomba ini, generasi muda Banten bisa belajar bagaimana kekompakan dan rasa tanggung jawab menjadi bagian dari kehidupan berbangsa,” tegasnya.

LKBB-PB menarik partisipasi dari sepuluh sekolah menengah atas (SMA), SMK, dan MAN di berbagai daerah di Banten. Peserta lomba diharapkan mampu menggambarkan semangat persatuan melalui gerakan yang sejalan dan komitmen yang tulus. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap kemerdekaan serta mengingatkan generasi muda tentang peran aktif mereka dalam menjaga keutuhan bangsa. Selain itu, acara ini menjadi ajang untuk memperkenalkan sejarah Banten kepada peserta dan masyarakat sekitar, sehingga kebanggaan akan warisan budaya lokal bisa dikaitkan dengan identitas nasional.

Penguatan Nilai Pancasila Melalui Aktivitas Keterampilan

Heri Herawan menegaskan bahwa LKBB-PB adalah alat untuk menyemangati nilai-nilai persatuan dan kebersamaan. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan prinsip gotong royong yang merupakan fondasi dari bangsa Indonesia, sebagaimana diungkapkan oleh Presiden pertama Soekarno dalam konsep Pancasila. “Gotong royong bukan hanya kebiasaan sosial, tetapi prinsip filosofis yang menunjukkan watak politik bangsa untuk saling membantu, menguatkan, dan mengisi melebihi batas suku, agama, ras, maupun golongan,” ujarnya.

Dalam lomba ini, para peserta menunjukkan kekompakan langkah, ketelitian gerakan, serta kemampuan menyesuaikan diri dengan tim. Heri menyampaikan bahwa pengibaran bendera Merah Putih memiliki makna simbolis yang mendalam. “Warna merah melambangkan keberanian, sedangkan putih merepresentasikan kesucian niat dan ketulusan perjuangan,” tambahnya. Selain itu, acara ini juga memberikan pelajaran tentang pentingnya disiplin dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama, yang merupakan bagian dari perjuangan bangsa dalam membangun kehidupan yang harmonis.

Pentingnya Pemahaman Empat Pilar MPR

MPR RI menggunakan LKBB-PB sebagai sarana untuk menanamkan pemahaman tentang Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini menggambarkan bagaimana prinsip-prinsip tersebut bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. Heri Herawan menekankan bahwa tokoh-tokoh Banten seperti Sultan Ageng Tirtayasa, KH Syam’un, dan Raden Aria Wangsakara berperan penting dalam sejarah perjuangan bangsa, dan kegiatan ini menjadi cara untuk mengenang perjuangan mereka.

Dengan menanamkan pemahaman tentang Empat Pilar MPR, MPR RI Ajak Generasi Z Banten berupaya memastikan bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dihayati secara nyata. “Penguatan nasionalisme bukan proses instan, tetapi harus terus digugah, dipupuk, dan dirawat agar hidup dalam sanubari setiap anak bangsa,” papar Heri. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara generasi muda dengan sejarah bangsa, sehingga mereka bisa menjadi bagian dari perjuangan nasional yang berkelanjutan.

Peran MPR RI dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menilai LKBB-PB memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan penuh semangat. “LKBB-PB bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk membangun mental dan wawasan peserta terhadap identitas nasional,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai seperti kekompakan, ketelitian, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab diharapkan muncul dari setiap gerakan dalam lomba. Dengan demikian, peserta akan memiliki kesadaran yang lebih kuat akan tanggung jawab mereka dalam menjaga keutuhan NKRI.

Kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi pemicu bagi masyarakat Banten untuk lebih mengenali sejarah dan kebudayaan lokal sekaligus menghubungkannya dengan nilai-nilai nasional. Pilar Saga Ichsan menekankan bahwa pemahaman tentang identitas nasional harus diperkuat melalui berbagai aktivitas kreatif yang menarik. “LKBB-PB adalah salah satu cara untuk menggali semangat kebangsaan yang tidak hanya berhenti pada generasi saat ini, tetapi juga terus melestarikan spirit perjuangan yang mendasar,” tambahnya. Dengan partisipasi yang lebih luas, MPR RI Ajak Generasi Z Banten bisa

Leave a Comment