Api Kembali Membara di Lokasi Kebakaran Tambora, 8 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora, Jakarta Barat, menambah kekacauan setelah api sempat berhasil dipadamkan pada hari sebelumnya. Kebakaran yang terjadi di Jalan Krendang Barat, Tambora, kembali membara pada Jumat (29/6/2026) pukul 21.30 WIB, memaksa petugas pemadam kebakaran kembali tiba di lokasi untuk melakukan operasi pemadaman. Ini menandai kejadian kebakaran Tambora yang kedua dalam waktu singkat, menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas.
Kebakaran Pada Malam Hari, 8 Mobil Damkar Dikerahkan
Pada Kamis (28/6/2026) pukul 19.47 WIB, api pertama kali membara di wilayah Tambora, menimbulkan kepanikan di tengah warga sekitar. Namun, dalam beberapa jam, petugas pemadam berhasil memadamkan kobaran api, sehingga membuat warga bersyukur. Sayangnya, api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora pada Jumat malam, memaksa petugas kembali bekerja. Dalam operasi ini, 8 unit mobil pemadam dikirimkan ke lokasi untuk memastikan api tidak meluas.
“Api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora, kami langsung bergerak untuk mengatasi situasi ini. Sebanyak 8 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi,” jelas Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, saat dihubungi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun pihak berwenang memperkirakan kemungkinan kecelakaan keselamatan atau faktor teknis seperti korsleting listrik.
27 Rumah Hangus dan 115 Keluarga Terdampak
Kebakaran Tambora yang terjadi pada dua hari terakhir telah menghancurkan sebanyak 27 rumah, terbagi di empat wilayah RT di RW 5. Detailnya, RT 10 terdampak oleh 5 unit rumah, RT 11 sebanyak 4 unit, RT 12 mencapai 10 unit, dan RT 13 terkena 8 unit. Dampak langsung dari kejadian ini adalah sebanyak 115 keluarga yang kehilangan tempat tinggal, dengan total 250 jiwa terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan darurat.
“Kami sedang mengecek keberadaan sumber api untuk mengetahui akar permasalahan. Namun, saat ini fokus kami adalah memadamkan api sebelum meluas ke area lain,” tambah Syaiful Kahfi. Petugas memperkirakan kebakaran Tambora akan memakan waktu beberapa jam untuk sepenuhnya dikuasai, terutama karena api kembali muncul di TKP kebakaran yang sebelumnya sudah ditangani.
Evakuasi terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran Tambora dilakukan secara cepat oleh petugas pemadam. Meski api sudah dipadamkan, warga masih ditempatkan di titik evakuasi sementara hingga kondisi menjadi stabil. Para tetangga yang tinggal di Jalan Krendang Barat mengatakan bahwa api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora menyebabkan kekacauan ekstra, terutama karena sebagian dari area yang terbakar masih dalam proses pemulihan.
Upaya Penanganan yang Intensif
Dalam beberapa jam terakhir, petugas pemadam terus melakukan upaya ekstra untuk mengendalikan api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora. Operasi pemadaman yang berlangsung di Jalan Krendang Barat mengharuskan penggunaan alat-alat khusus dan koordinasi antar tim. Setelah 8 mobil damkar dikerahkan, situasi di lokasi kebakaran Tambora mulai membaik, meski pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini.
“Penyebab api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora masih kami telusuri. Kami akan mengumumkan hasil investigasi setelah melengkapi data dari lapangan,” kata Syaiful Kahfi. Sementara itu, warga sekitar meminta pihak berwenang untuk lebih memperketat pengawasan terhadap keamanan wilayah, terutama karena api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora berdampak pada kehidupan mereka.
Kebakaran Tambora ini menjadi kejadian yang memperlihatkan pentingnya respons cepat dan efektif dalam menghadapi situasi darurat. Meski api kembali muncul di TKP kebakaran Tambora, langkah-langkah yang diambil oleh petugas pemadam telah mencegah kerusakan yang lebih parah. Pemadaman yang berlangsung hingga Jumat malam menunjukkan komitmen pihak berwenang untuk menjaga keamanan warga dan lingkungan sekitar.
