Berita

Visit Agenda: Pembunuhan Bocah SD Makassar Terungkap gegara Ulah Pelaku di Olah TKP

Pembunuhan Bocah SD di Makassar Terungkap karena Ulah Pelaku di TKP Berita Utama: Kapolrestabes Makassar Ungkap Detail Kasus Visit Agenda - Seorang remaja

Desk Berita
Published Mei 28, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Pembunuhan Bocah SD di Makassar Terungkap karena Ulah Pelaku di TKP

Berita Utama: Kapolrestabes Makassar Ungkap Detail Kasus

Visit Agenda – Seorang remaja berinisial IK (19) terungkap sebagai pelaku pembunuhan siswi SD berusia 12 tahun yang ditemukan tewas di rumah kosong Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian ini terjadi pada Rabu (27/5) setelah tim polisi tiba di lokasi setelah mayat korban ditemukan oleh warga. Proses penyelidikan dimulai dengan investigasi menyeluruh di tempat kejadian perkara (TKP), yang memicu penemuan penting dalam kasus ini.

Pengungkapan Pelaku dan Motif Pembunuhan

Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, IK memicu keributan saat proses olah TKP berlangsung. Ia mengejar warga sambil menggunakan parang, tindakan yang mengarah pada penangkapan langsung oleh petugas. “Dia buat keributan mengejar warga, anak-anak di sana pakai parang,” katanya dilansir detikSulsel, Kamis (28/5/2026).

Usut tuntas menunjukkan bahwa tindakan IK bertujuan mengalihkan perhatian polisi dari penyelidikan kematian korban. Kejutan ini muncul setelah petugas menelusuri semua bukti yang ditemukan di TKP, termasuk sisa-sisa alat pisau dan jejak darah. Pelaku utama ditemukan saat proses investigasi memasuki tahap akhir, yang menegaskan bahwa IK adalah orang yang memicu kejadian ini.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah media menyebarkan informasi tentang penyelidikan yang terbongkar. “Mungkin mengalihkan perhatian polisi, (jadi) dia diamankan karena bawa parang, berusaha mengecoh,” tambah Kombes Arya Perdana. Penyidik mengungkap bahwa IK memang sudah dikenal sebagai individu yang sering melakukan tindakan kekerasan terhadap warga sekitar sebelum kejadian tersebut.

Dalam penyelidikan, polisi memperhatikan detail penting seperti waktu kejadian, alat yang digunakan, dan kondisi TKP. Korban ditemukan dalam kondisi terluka parah, dengan luka di bagian kepala yang diduga akibat serangan parang. Informasi ini semakin menguatkan bahwa IK adalah pelaku utama, meski awalnya tidak diketahui sebagai orang yang bersalah.

Visit Agenda menyoroti bahwa kasus ini memperlihatkan bagaimana tindakan pelaku bisa memengaruhi proses investigasi. Dengan ulah IK yang memicu kekacauan, polisi dapat mengidentifikasi indikasi kejahatan yang selama ini tersembunyi. Penyidikan berlanjut hingga semua fakta terungkap, termasuk kemungkinan motif pembunuhan yang masih dalam pemeriksaan.

Baca selengkapnya di Visit Agenda untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses penyelidikan dan hasil yang ditemukan. Kasus ini menjadi contoh bagaimana kejadian di TKP dapat memicu pengungkapan fakta-fakta penting dalam investigasi kriminal.

Leave a Comment