Berita

Mobil Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro – 2 Orang Staf Tewas

Paspro, 2 Orang Staf Tewas Mobil Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan - Kecelakaan maut terjadi pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, di Tol Paspro, Jawa Timur, yang

Desk Berita
Published Mei 24, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Mobil Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, 2 Orang Staf Tewas

Mobil Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan – Kecelakaan maut terjadi pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, di Tol Paspro, Jawa Timur, yang melibatkan mobil milik Anggota DPR Gus Hilman. Insiden tersebut menewaskan dua staf yang berada di dalam kendaraan, yaitu Alex Anwaruh dan Adinda Najwa. Keduanya turut dalam perjalanan bersama Gus Hilman, yang merupakan salah satu tokoh politik di lingkungan DPR. Kecelakaan ini menimbulkan gelombang kejut di masyarakat, karena melibatkan anggota legislatif dan menimbulkan korban jiwa.

“Mobil yang dikemudikan Gus Hilman menabrak truk secara frontal di KM 123 Tol Paspro, sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Aipda Taufik, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, dalam konferensi pers di hari Minggu (24/5/2026). Ia menambahkan, kecelakaan ini terjadi saat kendaraan melintasi jalan tol yang cukup ramai, sehingga menimbulkan risiko serius bagi para penumpang.

Detil Kecelakaan dan Korban

Dalam kecelakaan tersebut, total ada empat penumpang yang terlibat, yaitu Gus Hilman, dua staf, dan seorang anggota komisi lainnya. Dua dari empat korban, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka serius akibat benturan keras. Sementara dua orang lainnya, termasuk Gus Hilman, dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut. Kecelakaan ini menimbulkan tiga luka berat dan beberapa cedera ringan.

Menurut informasi yang dihimpun, mobil yang terlibat dalam kecelakaan merupakan mobil dinas milik anggota DPR. Kendaraan ini dikemudikan oleh Gus Hilman dengan kecepatan yang disebut-sebut melebihi batas, sehingga memperparah dampak tabrakan. Laporan awal menyebutkan bahwa kondisi cuaca saat itu cukup baik, namun kemacetan di jalan tol menjadi faktor yang memicu insiden.

Proses Investigasi dan Respons Pihak Terkait

Pihak kepolisian sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang melibatkan Mobil Anggota DPR Gus Hilman. Tim penyidik menyebutkan bahwa sejumlah video dan rekaman CCTV di sekitar lokasi telah dikumpulkan sebagai bukti. Selain itu, pihak rumah sakit juga memberikan laporan medis tentang kondisi korban yang ditemukan.

Kecelakaan ini memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk keluarga Gus Hilman dan fraksi PKB. Rombongan anggota DPR lainnya langsung datang ke lokasi untuk mengetahui kondisi korban. Di sisi lain, para warga sekitar Tol Paspro juga memberikan dukungan moril dan membagikan informasi melalui media sosial. Situasi ini menunjukkan bagaimana kecelakaan mobil Anggota DPR Gus Hilman memperhatikan perhatian publik.

Investigasi juga mencakup pemeriksaan terhadap kondisi jalan tol dan kecepatan mobil saat kejadian. Pihak Satlantas Probolinggo Kota mengatakan bahwa tidak ada indikasi awal bahwa kecelakaan disebabkan oleh kesalahan pengemudi. Namun, penyelidikan masih berlangsung untuk menegaskan hal tersebut. Proses ini memakan waktu beberapa hari, namun pihak berwenang berkomitmen untuk memberikan jawaban yang jelas.

Kelompok staf yang tewas dalam kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman disebut-sebut merupakan anggota tim kerja yang aktif dalam berbagai kegiatan legislatif. Alex Anwaruh, yang dikenal sebagai seorang peneliti politik, dan Adinda Najwa, seorang pengacara, keduanya memiliki peran penting dalam mendukung agenda Gus Hilman. Kecelakaan ini bukan hanya mengguncang keluarga, tetapi juga memengaruhi rencana kerja mereka.

Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian menyarankan untuk meningkatkan kesadaran pengemudi di jalan tol, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas yang padat. Kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman menjadi pengingat penting tentang bahaya berkendara di jalan raya, bahkan bagi para pejabat yang biasanya dianggap memiliki pengalaman berkendara.

Leave a Comment