Berita

Bareskrim Tangkap 3 Kurir Narkoba di Riau, 1.400 Vape Narkoba Disita

Penyelidikan yang berlangsung dari Rabu (12/8) hingga Jumat (14/8) berujung pada pengungkapan jaringan peredaran narkotika etomidate di kawasan Rupat

Desk Berita
Published Agustus 20, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
bareskrim-polri-membongkar-peredaran-vape-narkoba-di-bengkalis-dan-dumai-riau-1787197903025_169
Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Operasi Bareskrim di Rupat: Tiga Kurir Ditangkap, 1.400 Vape Etomidate Diamankan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Operasi Bareskrim di Rupat: Tiga Kurir Ditangkap, 1.400 Vape Etomidate Diamankan

Wahanaberita.com – Penyelidikan yang berlangsung dari Rabu (12/8) hingga Jumat (14/8) berujung pada pengungkapan jaringan peredaran narkotika etomidate di kawasan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Tiga tersangka berhasil diringkus, sementara tiga orang lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Barang bukti yang disita meliputi 1.400 pieces vape berisi etomidate, 118 butir ekstasi, serta sejumlah ponsel. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi identitas ketiga tersangka yang diamankan.

“Tersangka yang kami amankan ada tiga orang,即 Adiah (55), Azman (45), dan Agusni Pratama (27),” kata Brigjen Eko Hadi Santoso kepada wartawan pada Kamis (20/8/2026).

Awal Penyelidikan dan Penangkapan Adiah

Benang merah kasus ini bermula pada Selasa (11/8), ketika Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Handik Zusen memperoleh informasi mengenai rencana transaksi etomidate di wilayah Rupat. Tim segera melakukan penyelidikan dan surveillance untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Pada Rabu (12/8) sore, ciri-ciri fisik yang sesuai profil berhasil diidentifikasi. Tim kemudian menangkap Adiah di Jalan Hutan Panjang, Kabupaten Bengkalis. Saat penggeledahan dilakukan, petugas menemukan selembar kertas bergambar denah menyerupai peta.

“Menurut keterangan Saudara Adiah bahwa kertas tersebut adalah denah gambar maps barang narkotika jenis etomidate yang sebelumnya diletakkan oleh anak mantunya yang bernama Satpriyanto (DPO),” kata Brigjen Eko.

Adiah mengungkapkan bahwa pada Senin (10/8) ia telah menginstruksikan menantunya, Satpriyanto, untuk mengambil narkoba di kediaman Azman. Tim pun bergerak ke rumah Azman, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi. Penggeledahan kemudian menemukan ponsel milik Azman yang tertinggal di saung belakang rumah, tersembunyi di bawah papan kayu.

Penyisiran Berdasarkan Denah dan Penyerahan Diri Azman

Karena penggeledahan di rumah Azman tidak membuahkan hasil, tim melanjutkan penyisiran ke lokasi yang tertera pada gambar denah milik Adiah. Setelah pemeriksaan selama 1,5 jam, karung berisi etomidate dan ekstasi akhirnya ditemukan di semak rumput pinggir jalan Pangkalan Baru, Hutan Panjang, Rupat, Bengkalis.

“Kemudian, pada Rabu, 12 Agustus 2026 Saudara Azman sekitar pukul 21.00 WIB menyerahkan diri di Polsek Rupat Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis,” kata Kombes Handik.

Operasi di Dumai dan Penangkapan Agusni Pratama

Dalam pengawasan ketat kepolisian, Adiah diizinkan berkomunikasi dengan seorang warga negara Malaysia bernama Tambi—yang hingga kini masih diburu. Dalam percakapan tersebut, Tambi menginstruksikan Adiah untuk menyerahkan etomidate kepada Yolanda Dilfi Yanti (DPO), seorang koordinator kurir, di Dumai, Riau.

Pada Jumat (14/8), Yolanda menghubungi Adiah dan mengarahkan pengambilan etomidate di kamar 418 sebuah hotel di Dumai. Tim melakukan surveillance hingga seorang laki-laki mencurigakan terlihat memasuki kamar tersebut.

“Tidak lama kemudian laki-laki tersebut keluar dengan membawa karung goni sambil melakukan panggilan telpon dan langsung masuk ke dalam lift,” imbuh Handik.

Pria yang belakangan teridentifikasi sebagai Agusni Pratama langsung dibuntuti dan ditangkap beserta barang bukti berupa karung berisi etomidate.

Saat ini, ketiga tersangka ditahan di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjutan serta pengembangan jaringan di atas mereka. Sementara itu, pengejaran terhadap Satpriyanto, Tambi, dan Yolanda Dilfi Yanti masih terus dilakukan.

Frequently Asked Questions

What is Bareskrim Tangkap 3 Kurir Narkoba di Riau?

Bareskrim Tangkap 3 Kurir Narkoba di Riau is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bareskrim Tangkap 3 Kurir Narkoba di Riau matter?

Bareskrim Tangkap 3 Kurir Narkoba di Riau matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment