Berita

Harapan Prabowo Agar 8 Bahasa Asing Ini Diajarkan ke Anak Sejak Dini

Harapan Prabowo Agar 8 Bahasa Asing menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan nasional semakin nyata. Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti

Desk Berita
Published Agustus 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
prabowo-saat-rancangan-anggaran-pendapatan-dan-belanja-negara-rapbn-2027-dan-nota-keuangan-di-gedung-dprmpr-senayan-jakarta-ju-1786701967822_169-1
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Prabowo Subianto Dorong Pengajaran 8 Bahasa Asing Sejak Usia Dini
  2. Related Reading

Prabowo Subianto Dorong Pengajaran 8 Bahasa Asing Sejak Usia Dini

Wahanaberita.com – Harapan Prabowo Agar 8 Bahasa Asing menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan nasional semakin nyata. Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti urgensi penguasaan bahasa internasional bagi generasi muda Indonesia. Dalam berbagai kesempatan berpidato, beliau menegaskan bahwa kemampuan berbahasa asing menjadi kunci untuk mengembangkan sektor pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, serta peluang karier di kancah global.

Pengumuman di Sidang Tahunan MPR 2026

Langkah konkret ini diumumkan saat Prabowo menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR bersama Sidang Bersama DPR-DPD tahun 2026. Acara tersebut digelar di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026. Menurut Presiden, kurikulum bahasa asing akan diintegrasikan sejak siswa menempuh kelas satu sekolah dasar. Langkah ini diharapkan dapat mempersiapkan generasi mendatang menghadapi tantangan dunia yang semakin terhubung.

Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing, bahasa asing harus mutlak harus kita kuasai.

Delapan Bahasa yang Dipilih

Daftar bahasa asing yang akan diperkenalkan sejak dini mencakup delapan bahasa utama. Urutannya meliputi Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, Prancis, dan Rusia. Prabowo menjelaskan bahwa pemilihan ini didasarkan pada kepentingan dan frekuensi penggunaan bahasa-bahasa tersebut di berbagai negara. Setiap bahasa memiliki peran strategis dalam hubungan internasional dan perdagangan global.

Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD, SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing, bahasa yang paling penting, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa juga Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Prancis.

Alasan Strategis Pembelajaran Dini

Menurut Presiden, pembelajaran bahasa asing lebih efektif dilakukan sejak usia dini karena anak-anak lebih mudah menyerap dan menguasai bahasa baru. Selain itu, kemampuan ini akan membuka lebar pintu karier mereka di masa depan. Prabowo juga menekankan bahwa bahasa-bahasa yang dipilih berasal dari negara-negara yang telah mencapai kemajuan signifikan. Tiongkok, misalnya, memiliki ekonomi paling dinamis saat ini. Jepang dan Korea juga dikenal sebagai negara maju. Prancis dan Spanyol memiliki banyak penutur di berbagai belahan dunia. Sementara itu, Rusia dianggap kuat dalam bidang sains dan teknologi.

Kita mengerti sekarang, Tiongkok ekonomi paling dinamis, Jepang juga maju, Korea juga maju, Prancis juga maju, Spanyol banyak negara bicara Spanyol, banyak negara bicara Prancis, banyak negara bicara Arab, kita juga harus belajar bahasa Rusia mereka kuat di bidang science dan teknologi.

Dukungan dari Menteri P2MI

Mukhtarudin, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai penguatan bahasa asing sejak usia dini merupakan investasi strategis untuk mempersiapkan generasi Indonesia memasuki pasar kerja global. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Apa yang disampaikan Bapak Presiden hari ini adalah visi besar untuk mengubah paradigma pekerja migran kita. Kita ingin bergerak dari tenaga kerja yang selama ini masih banyak berada pada pekerjaan berkeahlian rendah menuju tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan mampu berkomunikasi secara global.

Sebelumnya, Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta pimpinan DPR telah menghadiri rapat paripurna mengenai rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dan Nota Keuangan di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, pada hari yang sama. [Baca juga: RAPBN 2027 Fokus pada Pembangunan Infrastruktur](https://news.detik.com/berita/d-8619566/harapan-prabowo-agar-8-bahasa-asing-ini-diajarkan-ke-anak-sejak-dini)

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Bahasa Asing Prabowo

1. Kapan program pengajaran 8 bahasa asing akan dimulai? Program ini akan diintegrasikan sejak siswa menempuh kelas satu sekolah dasar, dimulai dari tahun ajaran 2026/2027.

2. Mengapa 8 bahasa tertentu yang dipilih? Pemilihan didasarkan pada kepentingan ekonomi, politik, dan frekuensi penggunaan bahasa-bahasa tersebut di berbagai negara di dunia.

3. Apakah program ini akan mencakup semua sekolah di Indonesia? Ya, program ini dirancang untuk diterapkan secara nasional di seluruh sekolah dasar di Indonesia sebagai bagian dari kurikulum inti.

4. Bagaimana dengan guru-guru yang akan mengajar bahasa-bahasa ini? Pemerintah akan merekrut dan melatih guru-guru terbaik untuk setiap bahasa yang diajarkan, termasuk guru native speaker untuk beberapa bahasa.

Leave a Comment