Berita

Warga di Probolinggo Dibacok gegara Tagih Utang Rp 500 Ribu

Seorang warga Kabupaten Probolinggo, Supandang (40), harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Cedera tersebut

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Mary Anderson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Pembacokan di Probolinggo Berawal dari Sengketa Utang Kecil
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Pembacokan di Probolinggo Berawal dari Sengketa Utang Kecil

Wahanaberita.com – Seorang warga Kabupaten Probolinggo, Supandang (40), harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Cedera tersebut terjadi saat ia sedang berjalan di Jalan Desa Tunggalcerme, Kecamatan Wonomerto, pada hari Selasa (11/8/2026). Luka yang dideritanya mencakup area leher serta punggung.

Menurut keterangan Kepala Desa Jrebeng, Ruslan, insiden ini bermula dari upaya korban menagih piutang kepada seseorang yang berutang kepadanya. Pertemuan kedua pihak di jalan desa memicu pertengkaran yang kemudian berujung kekerasan.

“Pelaku punya utang ke korban. Itu mungkin kurang lebih satu tahun. Cara bicaranya mungkin kurang enak. Korban bertemu dengan pelaku di perjalanan, kemudian terjadi carok,” jelas Ruslan pada Rabu (12/8).

Proses Penangkapan dan Penyelidikan

Setelah kejadian, anggota Unit Reskrim Polsek Wonomerto berhasil mengamankan dua tersangka, yaitu Riyadi (60) dan Kosnadi (35). Keduanya merupakan warga Desa Tunggalcerme yang berada di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Hubungan kedua tersangka adalah sebagai ayah dan anak.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menetapkan Kosnadi sebagai tersangka utama dalam kasus pembacokan ini. Iptu Zainullah, Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, menjelaskan bahwa penyidik Reskrim masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap semua pihak yang diamankan.

“Hasil pemeriksaan awal, peristiwa ini berawal dari masalah hutang sisa Rp 500.000 (yang sedang ditagih oleh korban). Saat ini kedua tersangka masih dalam proses penyelidikan,” ungkap Iptu Zainullah.

Kasus ini menarik perhatian karena penyebabnya cukup sederhana, yaitu penagihan utang sebesar Rp 500 ribu yang berlangsung selama kurang lebih satu tahun. Kedua tersangka kini masih menjalani proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Frequently Asked Questions

What is Warga di Probolinggo Dibacok gegara Tagih?

Warga di Probolinggo Dibacok gegara Tagih is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Warga di Probolinggo Dibacok gegara Tagih matter?

Warga di Probolinggo Dibacok gegara Tagih matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment