Pemprov Jateng Hidupkan Lahan Tidur 12 Tahun Lewat Program Revola
Pemprov Jateng Hidupkan Lahan Tidur 12 Tahun melalui program Revola Jateng Optimis yang telah resmi diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Table of Contents
Program Revola Jateng Optimis Bangkitkan Lahan Tidur Sepanjang 12 Tahun
Wahanaberita.com – Pemprov Jateng Hidupkan Lahan Tidur 12 Tahun melalui program Revola Jateng Optimis yang telah resmi diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Peresmian ini dilakukan di Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, sebagai langkah konkret untuk mengoptimalkan lahan-lahan tidak produktif yang selama ini terabaikan. Program strategis ini tidak hanya bertujuan mengembalikan fungsi lahan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat serta memperkuat sektor pertanian di masa depan.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan harapannya agar program ini dapat diterapkan secara masif di seluruh 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Ia meyakini potensi lahan tidur masih sangat besar di berbagai wilayah dan dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan pangan serta swasembada pangan provinsi. Dengan pendekatan yang terintegrasi, program ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Saya pengen seluruh kabupaten/kota harus punya Revola, karena saya yakin di seluruh kabupaten/kota masih banyak lahan kita yang tidur nyenyak. Lahan tidur yang tidak pernah digarap.
Menurut Gubernur, tujuan utama program ini adalah membangkitkan lahan tidur agar dapat digarap secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Di Desa Susukan, konsep yang diterapkan adalah integrated smart farming pada lahan seluas 10 hektare. Komoditas utama yang ditanam adalah kopi dan alpukat untuk mencegah erosi tanah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi lahan.
Lahan tersebut juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pertanian lainnya, termasuk hortikultura, padi, perikanan, serta peternakan ayam dan kambing. Pengelolaan modern menggunakan teknologi smart farming yang dikendalikan oleh petani milenial. Hal ini memastikan efisiensi dan produktivitas yang lebih baik dibandingkan metode konvensional yang selama ini digunakan.
Semua tersambung, campur baur, sehingga ujungnya masyarakat sejahtera, masyarakat tidak menganggur, serta lahannya terpakai.
Kolaborasi antarpihak menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mengangkat perekonomian masyarakat. Program Revola juga diposisikan sebagai salah satu model pengentasan kemiskinan yang dapat dikembangkan lebih luas. Dengan melibatkan berbagai sektor, program ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.
Antusiasme Masyarakat Desa Susukan
Kepala Desa Susukan, Hasyim Abdullah, menyatakan bahwa masyarakat sangat antusias dengan program Revola Jateng Optimis. Program ini berhasil mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Masyarakat dapat memanfaatkan hasil pertanian dan peternakan untuk kebutuhan pribadi maupun dijual di pasar lokal.
Tanaman kopi dan alpukat tidak hanya berfungsi sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga untuk konservasi lahan. Selain itu, program ini memberdayakan masyarakat miskin di desa. Meskipun baru berjalan satu bulan, hasil telur ayam sudah dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi keluarga. Ke depannya, pendapatan keluarga miskin diharapkan akan meningkat signifikan melalui program ini.
Petani Muda dan Teknologi Modern
Nur Fauzi, salah satu petani di Desa Susukan, menyampaikan bahwa program Revola Jateng Optimis sangat membantu petani lokal. Lahan yang selama 12 tahun tidak digarap optimal kini kembali diolah menjadi lahan pertanian produktif. Sebelumnya, lahan ini merupakan bekas tanaman teh, namun kini dialihkan untuk kopi, alpukat, dan hortikultura.
Saya ikut ternak kambing, ayam, perikanan, dan lainnya. Saya juga menanam kopi, alpukat, dan hortikultura seperti cabai terong hingga padi.
Fauzi juga mengapresiasi keterlibatan petani muda dalam program ini. Penerapan teknologi smart farming memungkinkan petani muda mengendalikan berbagai perangkat teknologi, seperti drone, mesin penyiram otomatis, serta alat pengukur unsur tanah. Hal ini membuka peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam sektor pertanian modern.
Frequently Asked Questions
Apa itu program Revola Jateng Optimis? Program Revola Jateng Optimis adalah inisiatif Pemprov Jateng untuk mengaktifkan lahan tidur yang tidak produktif selama bertahun-tahun menjadi lahan pertanian yang menghasilkan.
Berapa lama lahan tidur yang diaktifkan dalam program ini? Lahan yang diaktifkan dalam program ini telah tidur selama 12 tahun sebelum akhirnya digarap kembali melalui program Revola.
Di mana lokasi peresmian program Revola? Peresmian program Revola dilakukan di Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Apakah program ini akan diterapkan di seluruh Jawa Tengah? Ya, Gubernur Ahmad Luthfi menargetkan program ini diterapkan di seluruh 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Bagaimana teknologi smart farming diterapkan dalam program ini? Teknologi smart farming diterapkan melalui penggunaan drone, mesin penyiram otomatis, dan alat pengukur unsur tanah yang dikendalikan oleh petani milenial.
