Melindungi Tuah Marwah

UAS Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Perkuat Kesatuan NKRI

UAS Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Polda Riau yang telah dilaksanakan dengan penuh dedikasi. Ustaz Abdul Somad, yang akrab disapa UAS, menyampaikan rasa

Desk Melindungi Tuah Marwah
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
ustaz-abdul-somad-mengapresiasi-ekspedisi-merah-putih-polda-riau-memperkuat-kesatuan-nkri-di-wilayah-terluar-1786341785725_169
Foto : Karen Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. UAS Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Polda Riau: Langkah Nyata Memperkuat NKRI
  2. Related Reading

UAS Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Polda Riau: Langkah Nyata Memperkuat NKRI

Kehadiran Polri di Wilayah Terluar Membawa Pesan Persatuan

Wahanaberita.com – UAS Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Polda Riau yang telah dilaksanakan dengan penuh dedikasi. Ustaz Abdul Somad, yang akrab disapa UAS, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, serta seluruh jajaran kepolisian yang terlibat. Melalui inisiatif ini, masyarakat di berbagai pelosok Riau merasakan kehadiran negara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Menurut UAS, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga keutuhan bangsa. Dengan menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang tersentuh, ekspedisi ini berhasil membawa pesan persatuan hingga ke ujung terluar Indonesia.

Concong: Titik Terluar yang Menyatu dengan Indonesia

Kecamatan Concong di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi salah satu destinasi utama dalam perjalanan ini. Wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga ini dikenal sebagai daerah terluar dengan akses yang cukup menantang. Perjalanan dari Pekanbaru menuju Tembilahan membutuhkan waktu sekitar tujuh jam, melewati jalan yang naik turun dan melintasi lebih dari 1.000 parit sebelum akhirnya menggunakan speedboat untuk mencapai tujuan.

“Pernah dengar kata Concong? Dari Pekanbaru ke Tembilahan lebih kurang tujuh jam, melewati jalan naik turun, melewati 1.000 parit, setelah itu naik speed baru sampai,” ujar UAS dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Kehadiran seorang perwira tinggi kepolisian di Concong membawa makna emosional yang mendalam bagi warga setempat. UAS menyoroti betapa berartinya momen ini bagi generasi muda yang mungkin baru pertama kali melihat seorang Polisi Jenderal di kampung halaman mereka.

“Kira-kira bagaimana perasaan anak-anak di sana ketika seumur hidup mereka baru itu melihat ada Polisi Jenderal bisa sampai ke kampung halaman mereka?,” katanya.

Menyatukan Serpihan Bangsa dalam NKRI

Ekspedisi ini memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar jangkauan geografis. Kegiatan ini berperan strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui pendekatan yang menyentuh hati masyarakat, program ini bertujuan menyatukan kembali serpihan-serpihan yang terpisah, yang patah disambung, dan yang retak direkat dalam bingkai NKRI.

“Mudah-mudahan dengan menyentuh hati saudara kita, memperkuat NKRI, menyatukan lagi serpihan-serpihan yang berkecai, yang patah disambung, yang retak direkat menyatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuhnya.

UAS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini. Ia juga memberikan dukungan penuh agar program ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Saya ucapkan tahniah, selamat buat bapak-bapak, saudara-saudara kita yang sudah mengerahkan segenap kemampuan tenaganya sampai ke (wilayah) terluar, tertinggal, dan terjauh,” kata UAS dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Ekspedisi sebagai Wujud Semangat Menghadirkan Negara

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 diselenggarakan oleh Polda Riau sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan selama periode 1-17 Agustus 2026 ini melibatkan jajaran Polda dan Polres dalam berbagai aktivitas yang saling melengkapi.

Program ini menggabungkan berbagai aspek mulai dari pelayanan kepolisian, penguatan nasionalisme, kegiatan kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan melalui konsep Green Policing. Setiap perjalanan yang ditempuh oleh personel kepolisian tidak hanya membawa Bendera Merah Putih, tetapi juga membawa harapan dan persatuan.

Personel kepolisian melaksanakan berbagai kegiatan selama perjalanan, termasuk bakti kesehatan, penyaluran bantuan sosial serta perlengkapan sekolah, pemberian sarana pendukung bagi masyarakat pesisir, penanaman mangrove dan pohon, serta dialog langsung dengan tokoh dan masyarakat setempat.

UAS berharap kehadiran Polri di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan dapat menyatukan kembali seluruh bangsa dalam bingkai persatuan dan kesatuan NKRI. Melalui langkah-langkah nyata seperti ini, Indonesia semakin kuat dan bersatu.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Ekspedisi Merah Putih

Apa itu Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026? Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Polda Riau sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan selama periode 1-17 Agustus 2026.

Siapa yang menyampaikan apresiasi dalam kegiatan ini? Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, beserta seluruh jajaran kepolisian yang terlibat dalam ekspedisi.

Di mana lokasi utama yang dikunjungi dalam ekspedisi? Salah satu destinasi utama adalah Kecamatan Concong di Kabupaten Indragiri Hilir, yang dikenal sebagai daerah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Apa saja kegiatan yang dilakukan selama ekspedisi? Selama perjalanan, personel kepolisian melaksanakan bakti kesehatan, menyalurkan bantuan sosial dan perlengkapan sekolah, memberikan sarana pendukung bagi masyarakat pesisir, melakukan penanaman mangrove dan pohon, serta berdialog langsung dengan tokoh dan masyarakat setempat.

Berapa lama perjalanan dari Pekanbaru ke Concong? Perjalanan dari Pekanbaru menuju Concong membutuhkan waktu sekitar tujuh jam, melewati jalan yang naik turun dan melintasi lebih dari 1.000 parit sebelum menggunakan speedboat.

Leave a Comment