Berita

Bahtra Peduli Beri Bantuan Beras ke 3 Ponpes Tahfiz Al-Qur’an di Kolaka

Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara kembali menjadi saksi sejarah dalam program sosial yang menyentuh hati banyak orang. Bahtra Peduli Beri Bantuan Beras ke 3

Desk Berita
Published Agustus 7, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
bahtra-peduli-1786098800820_43
Foto : Betty Taylor - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Bahtra Peduli Beri Bantuan Beras ke 3 Ponpes Tahfiz Al-Qur'an di Kolaka
  2. Related Reading

Bahtra Peduli Beri Bantuan Beras ke 3 Ponpes Tahfiz Al-Qur’an di Kolaka

Wahanaberita.com – Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara kembali menjadi saksi sejarah dalam program sosial yang menyentuh hati banyak orang. Bahtra Peduli Beri Bantuan Beras ke 3 pondok pesantren tahfiz Al-Qur’an yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah ini. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Bahtra Banong, anggota DPR RI untuk daerah pemilihan Sulawesi Tenggara, dalam memberdayakan masyarakat melalui program-program sosial yang berkelanjutan dan berdampak nyata.

Program penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara terstruktur melalui Tim Sahabat Bahtra yang telah memiliki jaringan luas di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Ketiga pondok pesantren yang menerima bantuan beras kali ini dipilih berdasarkan kriteria tertentu, termasuk jumlah santri yang aktif belajar dan kondisi ekonomi masyarakat sekitar. Pondok Pesantren Al Falah yang berlokasi di Desa Puubunga, Kecamatan Baula menjadi yang pertama menerima bantuan. Selanjutnya, Pondok Pesantren Anas Habibi yang berada di Desa Palambua, Kecamatan Pomalaa, dan Pondok Pesantren Hidayatullah di Desa Watalara, Kecamatan Baula, juga mendapatkan jatah bantuan yang sama.

Mengenal Lebih Dekat Ketiga Pondok Pesantren Penerima Bantuan

Setiap pondok pesantren yang menerima bantuan memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri dalam menjalankan program pendidikan Islam. Pondok Pesantren Al Falah di Desa Puubunga dikenal dengan program tahfiz yang intensif dan memiliki ribuan santri yang aktif belajar setiap hari. Sementara itu, Pondok Pesantren Anas Habibi di Kecamatan Pomalaa memiliki reputasi sebagai pusat pendidikan Islam yang menghasilkan hafidz-hafidz muda berprestasi di tingkat nasional.

Pondok Pesantren Hidayatullah di Desa Watalara juga tidak kalah pentingnya dalam ekosistem pendidikan Islam di Kolaka. Dengan fasilitas yang terus dikembangkan, ketiga pesantren ini menjadi tempat belajar yang nyaman bagi para santri untuk menghafal dan mempelajari Al-Qur’an secara mendalam. Bantuan beras yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan harian para santri dan keluarga mereka.

Peran Strategis Pesantren dalam Membentuk Generasi Qurani

Menurut Bahtra Banong, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan tinggi, serta semangat pengabdian kepada bangsa. Dalam sambutannya, Bahtra menekankan bahwa bantuan beras ini merupakan bentuk konkret dari perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan Islam.

Pesantren telah menjadi benteng pembinaan karakter sekaligus tempat lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan perhatian dan dukungan agar para santri dapat belajar dengan lebih baik dan para pengelola pesantren semakin semangat dalam menjalankan amanah pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahtra dalam keterangannya pada hari Jumat, tanggal 7 Agustus 2026, di hadapan para pengurus pesantren dan perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran Bahtra langsung ke lokasi penyaluran bantuan menunjukkan keseriusannya dalam memantau program sosial yang dijalankan.

Program Bahtra Peduli yang Terus Berkembang Pesat

Bantuan kepada pesantren-pesantren di Kolaka merupakan salah satu wujud dari program Bahtra Peduli yang dijalankan secara rutin dan konsisten. Melalui inisiatif Jumat Berkah, Tim Sahabat Bahtra secara konsisten menyalurkan beras dan paket sembako setiap hari Jumat kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai kabupaten dan kota wilayah Sulawesi Tenggara. Program ini telah berjalan selama bertahun-tahun dan terus mengalami pengembangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain program rutin tersebut, Bahtra Peduli juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial lainnya yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di antaranya adalah bantuan bedah rumah untuk keluarga kurang mampu, fasilitasi Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu, bantuan pembangunan rumah ibadah, serta berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya. Semua program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan nyata.

Kami ingin Bahtra Peduli menjadi gerakan yang terus membawa manfaat dan keberkahan. Dukungan kepada pesantren tahfiz, pelaksanaan Jumat Berkah setiap pekan, hingga berbagai program sosial lainnya merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan para santri dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menghafal Al-Qur’an, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan gotong royong di Sulawesi Tenggara.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program Bahtra Peduli

Berapa kali program Bahtra Peduli Beri Bantuan Beras dilaksanakan setiap bulan?

Program ini dilaksanakan setiap hari Jumat melalui inisiatif Jumat Berkah, sehingga secara rutin berlangsung 4-5 kali setiap bulan tergantung jumlah minggu dalam satu bulan.

Siapa saja yang berhak menerima bantuan beras dari program ini?

Bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk santri pondok pesantren, keluarga kurang mampu, dan masyarakat sekitar lokasi penyaluran bantuan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Bagaimana cara masyarakat dapat berkontribusi dalam program Bahtra Peduli?

Masyarakat dapat berkontribusi melalui donasi langsung ke Tim Sahabat Bahtra, berpartisipasi sebagai relawan, atau membantu menyebarkan informasi tentang program ini kepada masyarakat luas.

Apakah program ini hanya terbatas pada wilayah Sulawesi Tenggara?

Walaupun fokus utama program ini berada di Sulawesi Tenggara, Bahtra Peduli juga membuka kesempatan untuk pengembangan program ke wilayah lain sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan sumber daya.

Leave a Comment