Berita

Visit Agenda: DPRD Apresiasi Surabaya Vaganza sebagai Sinyal Kebangkitan Ekonomi

Visit Agenda Memperkuat Kebangkitan Ekonomi Surabaya Visit Agenda, yang diadakan di Jalan Tunjungan pada Sabtu (16/5/2026), menjadi peristiwa penting bagi

Desk Berita
Published Mei 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Visit Agenda Memperkuat Kebangkitan Ekonomi Surabaya

Visit Agenda, yang diadakan di Jalan Tunjungan pada Sabtu (16/5/2026), menjadi peristiwa penting bagi Kota Surabaya. Acara ini menampilkan berbagai kegiatan seperti festival rujak uleg, parade mobil hias, dan pertunjukan musik gratis, yang sekaligus dianggap sebagai sinyal awal pemulihan ekonomi lokal. DPRD Surabaya mengapresiasi event ini sebagai langkah strategis dalam menggairahkan sektor pariwisata dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kota. Dengan adanya Visit Agenda, masyarakat bisa menikmati hiburan sekaligus memperkuat daya beli di tengah krisis ekonomi yang terus berlanjut.

Peran Visit Agenda dalam Mendorong Aktivitas Ekonomi

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, dalam pernyataan tertulis Minggu (17/6/2026), menekankan bahwa Visit Agenda bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga merupakan stimulus ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, acara ini membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas, terutama dalam menghadapi penurunan aktivitas akibat pandemi COVID-19. “Event musik gratis seperti ini bisa menjadi bentuk Visit Agenda yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun ekonomi kota,” jelasnya.

“Di setiap acara, pasti ada pedagang air minum, makanan, atau barang kecil yang terdampak. Dengan Visit Agenda, Pemkot Surabaya bisa menciptakan ruang ekonomi yang lebih dinamis,” tambah Arif. Ia menyoroti bahwa kehadiran event musik gratis menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif, terutama untuk kalangan menengah ke bawah yang sering terabaikan dalam program pemerintah.

Kontribusi Visit Agenda pada Kesejahteraan Masyarakat

Menurut Arif, Visit Agenda juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Acara ini memberikan ruang bagi warga Surabaya untuk melepas penat sekaligus merasakan kebahagiaan. “Kalau orang mampu bisa pergi ke café, tetapi untuk warga yang tidak mampu, Visit Agenda menjadi cara sederhana untuk merasa nyaman di tengah tekanan ekonomi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa event seperti ini membantu memperkuat ikatan kebersamaan antarwarga, yang merupakan fondasi utama bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Saya melihat peningkatan animo masyarakat terutama pada hari pertama acara. Ini membuktikan bahwa Visit Agenda bisa menjadi pola keberhasilan untuk membangkitkan ekonomi secara bertahap,” jelas Arif. Ia berharap pemerintah terus mengoptimalkan program seperti ini, karena acara yang terstruktur dan berkelanjutan bisa memberikan dampak yang lebih luas.

Visit Agenda dan Perluasan Akses Ekonomi

DPRD Surabaya menilai Visit Agenda berpotensi meningkatkan akses ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam pernyataan resmi, mereka menyatakan bahwa acara ini menciptakan lapangan kerja sementara, seperti tenaga pendamping acara, pengelola keamanan, dan vendor layanan. “Dengan Visit Agenda, kita bisa menjangkau masyarakat yang sebelumnya kurang terlibat dalam kegiatan ekonomi,” kata Arif. Ia menambahkan bahwa event ini juga mendorong penggunaan produk lokal, sehingga meningkatkan daya beli dan ketersediaan tenaga kerja.

“Saya melihat minat masyarakat pada produk UMKM yang dipasarkan selama acara. Ini adalah salah satu tanda bahwa Visit Agenda membawa perubahan nyata dalam ekonomi Surabaya,” ujarnya. Pemkot Surabaya, menurut Arif, perlu memastikan bahwa kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Perspektif tentang Visit Agenda dan Pemulihan Ekonomi

Kontribusi Visit Agenda terhadap ekonomi kota juga diakui oleh sejumlah pelaku UMKM. Mereka menilai bahwa acara ini memberikan peluang baru untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. “Sebelumnya, kami kesulitan memasarkan produk karena kurangnya kegiatan seperti ini. Dengan Visit Agenda, ada kepercayaan kembali dari masyarakat,” kata salah satu pengusaha lokal. Arif Fathoni menambahkan bahwa acara seperti ini bisa menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memulihkan perekonomian Surabaya.

“Visit Agenda membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada kebijakan efisiensi anggaran, tetapi juga berupaya untuk menggerakkan ekonomi melalui kegiatan kreatif. Ini adalah salah satu langkah penting yang bisa diadopsi oleh kota lain,” tuturnya. Ia menekankan bahwa Visit Agenda tidak hanya meningkatkan daya beli, tetapi juga memberikan ruang untuk kreativitas dan inovasi dalam bidang ekonomi kreatif.

Kegiatan Serupa di Harapkan Dinikmati Semua Kalangan

Pemkot Surabaya juga berharap program Visit Agenda bisa berlanjut hingga bulan November, menjelang perayaan Hari Pahlawan. “Kita perlu menghadirkan acara yang bisa dinikmati semua lapisan masyarakat, baik kalangan menengah ke atas maupun menengah ke bawah,” jelas Arif. Ia menyarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin, sehingga bisa menciptakan dampak jangka panjang dalam pemulihan ekonomi. “Dengan Visit Agenda, kita bisa menunjukkan bahwa Surabaya tidak hanya memiliki potensi budaya, tetapi juga ekonomi yang tangguh,” pungkasnya.

Leave a Comment