Berita

Remaja 14 Tahun di Nabire Bakar Mantan Pacar hingga Tewas

Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, ketika seorang remaja perempuan berusia 15 tahun ditemukan dalam kondisi terbakar hingga

Desk Berita
Published Agustus 2, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kasus Pembakaran di Nabire: Gadis 15 Tahun Tewas Dibakar Mantan Pacar Remaja
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Kasus Pembakaran di Nabire: Gadis 15 Tahun Tewas Dibakar Mantan Pacar Remaja

Wahanaberita.com – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, ketika seorang remaja perempuan berusia 15 tahun ditemukan dalam kondisi terbakar hingga tewas. Korban yang dikenal dengan inisial CK ini ditemukan oleh warga pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIT di Jalan Waroki, kawasan dekat Pantai Naikere.

Setelah penyelidikan intensif, pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai A, seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun yang merupakan mantan pacar korban. Berdasarkan keterangan Wakapolres Nabire, Kompol Piter Kendek, kasus ini masuk dalam kategori pembunuhan berencana.

Akibat Hubungan Terlarang yang Terungkap

Menurut informasi yang dihimpun detikSulsel pada Minggu (2/8/2026), hubungan asmara antara A dan CK telah terjalin sejak Mei 2026. Keduanya sempat melakukan hubungan layaknya suami istri di sebuah penginapan. Namun, pada bulan Juni, A memutuskan untuk mengakhiri hubungan tersebut karena kedekatannya dengan seorang perempuan lain di sekolah.

Korban yang merasa tidak terima atas keputusan A kemudian mengancam akan membongkar hubungan mereka kepada orang tua pelaku. Ancaman ini menjadi pemicu utama niat jahat A.

“Korban mengancam pelaku bahwa akan menyampaikan ke orang tua pelaku di mana pelaku sudah pernah melakukan hubungan badan dengan korban,” kata Piter.

Peristiwa Tragis yang Berujung Kematian

Dengan rasa takut yang mendalam, A memutuskan untuk menghubungi CK kembali melalui pesan WhatsApp. Saat itu, korban meminta kesempatan untuk bertemu terakhir kalinya dengan A.

Pelaku datang membawa satu botol minyak tanah serta pisau dapur yang disimpan di jok motornya. Awalnya, A berniat menikam CK, namun usahanya gagal dan korban pun berlari ketakutan. A kemudian menyuruh korban naik motornya, tetapi CK menolak dan meminta A membuang pisau terlebih dahulu.

“Selanjutnya pelaku menyuruh korban untuk naik motor namun korban tidak mau dan mengatakan buang pisau baru saya ikut, kemudian pelaku kembali membuka jok dan membuang pisau jauh dari dirinya,” ujarnya.

Setelah melihat pisau telah dibuang, CK menuruti permintaan A. Namun, sang pelaku justru mendorong korban ke arah semak-semak hingga terjatuh. Dalam kondisi tergeletak, CK dicekik oleh A hingga tidak berdaya.

Dengan korban sudah dalam keadaan lemah, A mengambil minyak tanah dari jok motor dan menyiramkannya dari kepala hingga kaki CK. Selanjutnya, pelaku membakar rambut korban menggunakan korek gas yang telah disiapkan sebelumnya.

“Karena merasa korban sudah tak berdaya selanjutnya pelaku mengambil minyak tanah di dalam jok motor lalu menyiram dari kepala sampai ke kaki, setelah menyiram minyak tanah selanjutnya pelaku membakar rambut korban menggunakan korek gas yang juga sudah disiapkan sebelumnya,” ungkap Piter.

Kini, A menghadapi pasal pembunuhan berencana atas perbuatannya yang menyebabkan kematian mantan pacarnya. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua aspek kasus ini.

Simak selengkapnya di sini.

Frequently Asked Questions

What is Remaja 14 Tahun di Nabire Bakar?

Remaja 14 Tahun di Nabire Bakar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Remaja 14 Tahun di Nabire Bakar matter?

Remaja 14 Tahun di Nabire Bakar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment