Foto News

Potret TPS Ilegal di Depok Ditutup Permanen

Potret TPS Ilegal di Depok yang selama ini menjadi masalah lingkungan semakin mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pemkot Depok akhirnya

Desk Foto News
Published Juli 31, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Betty Taylor - wahanaberita.com

Pemerintah Kota Depok Tutup Permanen TPS Ilegal di Cipayung Jaya

Wahanaberita.com – Potret TPS Ilegal di Depok yang selama ini menjadi masalah lingkungan semakin mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pemkot Depok akhirnya mengambil langkah tegas dengan menyegel akses menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di kawasan Cipayung Jaya. Penutupan ini dilakukan untuk menghentikan praktik pembuangan sampah ilegal yang telah berlangsung lama dan menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

TPS ilegal tersebut menjadi tempat pembuangan sampah warga yang tidak terorganisir dengan baik. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah yang tidak terkendali dan berpotensi menimbulkan pencemaran tanah serta air. Pemerintah kota menyadari bahwa masalah ini perlu segera ditangani agar tidak semakin memperburuk kualitas lingkungan di wilayah Depok.

Proses Penutupan dan Penyegelan TPS

Penyegelan akses menuju TPS liar dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan dari berbagai instansi terkait. Proses ini melibatkan petugas kebersihan, kepolisian, dan aparat pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada lagi sampah yang dibuang secara ilegal. Warga yang biasa menggunakan TPS tersebut diarahkan untuk membawa sampahnya ke tempat pembuangan yang sudah terdaftar dan terverifikasi.

“Penutupan TPS ilegal ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Depok. Kami berharap langkah ini dapat mengurangi pencemaran dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih,” ujar perwakilan Pemkot Depok.

Dampak dari penutupan TPS ilegal ini dirasakan langsung oleh warga sekitar. Beberapa warga awalnya merasa kesulitan karena harus mencari alternatif tempat pembuangan sampah. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka mulai menyesuaikan diri dengan sistem baru yang diterapkan oleh pemerintah kota.

Pemerintah juga melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan TPS resmi. Melalui program edukasi ini, warga diajak untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah rumah tangga mereka. Hal ini diharapkan dapat menciptakan perubahan perilaku positif dalam jangka panjang.

Ke depan, Pemkot Depok berencana untuk melakukan monitoring rutin terhadap area-area yang sebelumnya menjadi lokasi TPS ilegal. Langkah preventif ini bertujuan untuk mencegah munculnya TPS liar baru di tempat lain. Dengan demikian, Potret TPS Ilegal di Depok dapat menjadi contoh keberhasilan dalam menangani masalah lingkungan perkotaan.

Leave a Comment