Polda Riau-TNI-BPBD Patroli Udara dan Darat Pantau Karhutla
Kepolisian Daerah Riau bersama TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melaksanakan patroli gabungan untuk memantau perkembangan kebakaran
Table of Contents
Polda Riau TNI BPBD Patroli Udara dan Darat Pantau Karhutla Secara Intensif
Wahanaberita.com – Kepolisian Daerah Riau bersama TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melaksanakan patroli gabungan untuk memantau perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau. Kegiatan Polda Riau TNI BPBD Patroli ini dilakukan secara terpadu baik melalui jalur udara maupun darat guna memastikan kesiapsiagaan optimal dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat meluas. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya preventif dan responsif untuk melindungi ekosistem dan masyarakat dari dampak buruk karhutla.
Kolaborasi Multi-Instansi dalam Pemantauan Karhutla
Patroli udara yang dilaksanakan kali ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi. Dalam rombongan patroli tersebut juga hadir sejumlah pejabat penting termasuk Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Kalaksa BPBD Riau M Edy Aprizal, Irwasda Polda Riau Kombes Ino Harianto, serta Karoops Polda Riau Kombes Edison LB Sitanggang. Kehadiran personel dari Bidhumas Polda Riau juga memperkuat koordinasi di lapangan.
Wilayah-wilayah yang menjadi fokus pemantauan meliputi Kecamatan Siak Kecil di Kabupaten Bengkalis. Selain itu, petugas juga meninjau Kecamatan Sinaboi dan Kecamatan Pasir Limau Kapas yang berada di Kabupaten Rokan Hilir. Pada kesempatan tersebut, Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi juga hadir di lokasi untuk memberikan arahan langsung terkait penanganan api.
Identifikasi Titik Api dan Koordinasi Pemadaman
Menurut Wakapolda, patroli udara ini memiliki tujuan utama untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran. Salah satu kawasan yang mendapat perhatian khusus adalah Kecamatan Pasir Limau Kapas di Kepulauan Meranti, yang saat ini sedang dilanda api. Polda Riau TNI BPBD Patroli udara menjadi instrumen penting dalam deteksi dini titik api sebelum meluas.
Di mana saat ini kami berkolaborasi bersama-sama, baik itu TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), termasuk masyarakat lokal sedang melakukan pemadaman api.
Brigjen Hengki Haryadi juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta relawan masyarakat dalam upaya pemadaman karhutla di lokasi tersebut. Kolaborasi ini memastikan sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memadamkan api secepat mungkin.
Polda Riau bersama TNI dan BPBD telah melakukan patroli udara dan darat untuk memantau hotspot di wilayah Riau pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Foto dokumentasi dari Polda Riau menunjukkan situasi di lapangan yang menunjukkan intensitas pemadaman yang sedang berlangsung. Baca juga: Polda Riau-TNI-BPBD Patroli Udara dan Darat Pantau Karhutla
Saat ini, api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas gabungan masih tetap siaga di lokasi untuk melaksanakan proses pendinginan. Brigjen Hengki menjelaskan bahwa hasil deteksi menunjukkan area yang terdampak mencapai 5-6 hektare dan sekarang sudah berhasil dipadamkan. Polda Riau TNI BPBD Patroli darat juga terus melakukan pengawasan di sekitar area yang terbakar.
Hasil deteksi kami saat ini hotspot yang menjadi perhatian bahwa area yang terdampak adalah 5-6 hektare sekarang sudah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan pendinginan.
Pemantauan secara berkelanjutan baik melalui udara maupun darat terus dilakukan di berbagai wilayah. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi peningkatan jumlah hotspot atau titik api. Langkah mitigasi dan pengawasan intensif melalui udara menjadi komitmen berkelanjutan Polda Riau dalam mendeteksi secara dini titik api serta memetakan area rawan. Dengan demikian, penanganan karhutla di Riau dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apa itu patroli gabungan karhutla? Patroli gabungan karhutla adalah kegiatan pemantauan terpadu yang melibatkan berbagai instansi seperti Polri, TNI, BPBD, dan Manggala Agni untuk memantau dan menangani kebakaran hutan dan lahan secara bersama-sama.
Wilayah mana saja yang menjadi fokus patroli Polda Riau? Wilayah yang menjadi fokus patroli antara lain Kecamatan Siak Kecil di Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Pasir Limau Kapas di Kabupaten Rokan Hilir, serta Kecamatan Pasir Limau Kapas di Kepulauan Meranti.
Berapa luas area yang terbakar dan sudah dipadamkan? Berdasarkan hasil deteksi, area yang terdampak mencapai 5-6 hektare dan saat ini sudah berhasil dipadamkan dengan proses pendinginan yang masih berlangsung.
Siapa saja yang terlibat dalam patroli udara dan darat? Yang terlibat antara lain Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Kalaksa BPBD Riau M Edy Aprizal, Irwasda Polda Riau Kombes Ino Harianto, Karoops Polda Riau Kombes Edison LB Sitanggang, serta Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi.
Kapan patroli gabungan ini dilaksanakan? Patroli gabungan ini dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, dengan pemantauan berkelanjutan baik melalui udara maupun darat di berbagai wilayah Riau.
