Warga Dengar 2 Kali Ledakan Saat Gedung Bapenda DKI Terbakar
Kebakaran besar melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terletak di kawasan Jakarta Pusat pada malam hari Jumat. Peristiwa ini
Table of Contents
Warga Dengar 2 Kali Ledakan Saat Gedung Bapenda DKI Terbakar
Wahanaberita.com – Kebakaran besar melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terletak di kawasan Jakarta Pusat pada malam hari Jumat. Peristiwa ini menarik perhatian banyak orang, terutama karena warga Dengar 2 Kali Ledakan selama berlangsungnya kebakaran. Bunyi ledakan tersebut terdengar cukup keras dan membuat sejumlah penduduk sekitar area kejadian merasa kaget dan panik.
Menurut laporan yang dihimpun, ledakan pertama terdengar saat api mulai membesar dengan cepat. Beberapa saksi mata mengatakan bahwa suara ledakan itu terdengar seperti suara meletup yang cukup kuat. Tak lama kemudian, ledakan kedua juga terdengar, menambah kekhawatiran warga yang sedang berusaha menyelamatkan diri dari bahaya.
Saksi Mata Mengaku Kaget dan Panik
Atik, seorang wanita berusia 40 tahun yang bekerja sebagai pedagang, merupakan salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut secara langsung. Ia baru saja tiba di rumah setelah berjualan ketika suara ledakan terdengar keras. Kejadian ini terjadi pada malam hari, sehingga suasana menjadi lebih tegang karena kegelapan.
“Itu malam-malam saya baru pulang jualan kan. Terus langsung dengar ledakan. Apaan tuh. Kita kaget, panik juga ya. Meledak lagi,” kata Atik saat ditemui di sekitar lokasi, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Atik, bunyi ledakan kedua kali terdengar tak lama setelah ledakan pertama. Situasi yang mendesak ini mendorong warga sekitar untuk segera mengambil tindakan menyelamatkan diri dari bahaya. Banyak yang langsung keluar dari rumah tanpa membawa barang apapun.
“Iya, dengar meledak dua kali,” ujarnya.
Pemilik Kontrakan Bangunkan Semua Warga
Atik menjelaskan bahwa para penghuni kontrakan di sekitar lokasi kebakaran langsung dibangunkan. Pemilik kontrakan memberikan peringatan agar semua orang segera keluar dari bangunan. Proses evakuasi berjalan dengan cepat karena adanya peringatan dari pemilik kontrakan.
“Banyak, semuanya. Emang kan yang punya kontrakan kasih tahu, kasih tahu begitu ya, ‘Cepat, cepat keluar’. Langsung semua kontrakan dari atas ke bawah dibangunin semua,” tuturnya.
Ketakutan Atik semakin bertambah karena ia khawatir api akan menjalar ke permukiman penduduk. Pengalaman masa lalu di kawasan tersebut juga membuatnya merasa cemas. Ia tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.
“Seram… Takut banget saya mah. Soalnya kan ini pernah kejadian, seram banget ya,” katanya.
Petugas Damkar Cepat Hadir di Lokasi
Atik menyebutkan bahwa petugas pemadam kebakaran tiba dengan cepat di tempat kejadian. Saat ia keluar dari rumah, sudah terdapat beberapa unit Damkar yang kemudian bertambah jumlahnya. Kedatangan petugas Damkar memberikan rasa aman bagi warga yang sedang panik.
“Iya, langsung banyak kan pas saya keluar udah ada kok Damkarnya. Udah ada, antara dua atau tiga gitu ya kan. Lama-lama berdatangan,” ujarnya.
Atik beserta keluarganya memutuskan untuk tetap berada di luar rumah hingga situasi dianggap aman. Warga mulai kembali ke rumah sekitar pukul tiga pagi setelah api berhasil dikendalikan. Proses evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban jiwa.
“Yang bener-bener aman sih jam setengah tiga, jam tigaan lah,” ucapnya.
Hanya Bawa Pakaian dan Berkas Penting
Dalam proses evakuasi, Atik fokus pada keselamatan keluarganya. Ia dan anak-anaknya membawa pakaian serta dokumen-dokumen penting. Tidak ada waktu untuk membawa barang-barang berharga lainnya karena situasi yang mendesak.
“Iya, bawa dua gembolan sama berkas-berkas… Berkas-berkas aja, udah itu aja. Yang penting baju, identitas,” katanya.
Atik merasa bersyukur karena tidak ada barang berharga yang hilang setelah kembali ke rumah. Kebakaran ini memang menyebabkan kerugian material, namun keselamatan jiwa adalah yang paling utama.
“Untungnya… balik enggak ada yang hilang,” lanjutnya.
Atik juga mengamati bahwa petugas Damkar bekerja keras hingga kelelahan dalam menangani kebakaran tersebut. Mereka terus-menerus menyemprotkan air ke gedung yang terbakar hingga api berhasil padam sepenuhnya.
“Iya, bener-bener lelah,” kata Atik.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kebakaran Bapenda DKI
1. Kapan kebakaran Gedung Bapenda DKI terjadi? Kebakaran terjadi pada malam hari Jumat, dengan warga Dengar 2 Kali Ledakan selama peristiwa berlangsung.
2. Berapa banyak ledakan yang terdengar? Warga Dengar 2 Kali Ledakan selama kebakaran, yaitu ledakan pertama dan kedua yang terdengar cukup keras.
3. Apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini? Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa. Semua warga berhasil dievakuasi dengan selamat.
4. Kapan warga bisa kembali ke rumah? Warga mulai kembali ke rumah sekitar pukul tiga pagi setelah situasi dianggap aman.
5. Apa yang dibawa warga saat evakuasi? Warga terutama membawa pakaian dan berkas-berkas penting. Barang berharga lainnya tidak sempat dibawa.
Untuk informasi lebih lanjut tentang kejadian ini, Anda dapat membaca artikel terkait di Detik News.
