Viral Kakek Wafat Saat Tadarus di Masjid Semarang
Sebuah rekaman video yang menampilkan momen seorang warga meninggal dunia saat mengikuti kegiatan tadarus di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Ngaliyan, Kota
Table of Contents
Video Kakek Meninggal Dunia Saat Tadarus di Semarang Viral di Media Sosial
Wahanaberita.com – Sebuah rekaman video yang menampilkan momen seorang warga meninggal dunia saat mengikuti kegiatan tadarus di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi perbincangan hangat di platform digital. Pria berusia 76 tahun tersebut bernama Djumari. Momen mengharukan ini telah menyebar luas di berbagai media sosial dan menarik perhatian banyak orang dari berbagai kalangan.
Menurut laporan detikJateng pada Kamis (13/8/2026), unggahan pertama kali dilakukan oleh anak almarhum, Yuni Nuraini, melalui akun Instagram miliknya. Dalam cuplikan kamera pengawas, tampak sejumlah laki-laki duduk membentuk lingkaran di dalam bangunan ibadah. Suasana khidmat terlihat jelas saat mereka bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Saat itu mereka sedang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Beberapa saat kemudian, salah seorang pria yang berada di posisi paling ujung tiba-tiba tergeletak. Warga lain yang hadir belum menyadari kejadian tersebut pada awalnya. Kaki Djumari yang tergeletak terlihat lurus ke depan sementara tangannya bergerak-gerak. Buku suci Al-Qur’an pun terlepas dari meja kecil saat ia jatuh. Setelah dua menit berlalu, seorang jemaah menyadari kondisi Djumari yang terlentang dan segera memberikan pertolongan.
Saksi Mata Mengungkap Kronologi Kejadian
Rosidi (75), salah satu pengurus masjid yang berada di lokasi saat kejadian, menjelaskan bahwa tadarus berlangsung pada Sabtu (8/8) setelah salat Magrib. Saat itu terdapat 12 jemaah yang semuanya merupakan laki-laki sepuh. Kegiatan keagamaan ini rutin dilakukan setiap minggu dan menjadi sarana silaturahmi antarwarga sekitar masjid.
Itu pas ngaji Sabtu malam habis salat Magrib langsung sampai salat Isya, ujar Rosidi saat ditemui di Masjid Nurul Huda pada Rabu (12/8) sore.
Menurut keterangan Rosidi, Djumari wafat setelah selesai membaca Al-Qur’an selama kegiatan tadarus berlangsung. Kondisi kesehatan almarhum memang sudah menurun dalam beberapa waktu terakhir, namun ia tetap semangat mengikuti kegiatan keagamaan bersama jemaah lainnya. Kehilangan seorang tokoh masyarakat yang begitu dicintai tentu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Reaksi Warga dan Doa Bersama
Kabar meninggalnya Djumari saat tadarus langsung menyebar ke seluruh lingkungan sekitar masjid. Warga yang mengetahui kabar tersebut segera datang untuk turut berduka cita. Keluarga almarhum juga menerima banyak ucapan belasungkawa dari tetangga dan kerabat. Doa bersama pun dilakukan untuk mendoakan arwah Djumari agar diterima di sisi Allah SWT.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim bahwa kematian bisa datang kapan saja dan di mana saja. Banyak warga yang merasa terinspirasi untuk lebih giat dalam beribadah setelah menyaksikan momen mengharukan tersebut. Masjid Nurul Huda pun menjadi tempat yang semakin ramai dikunjungi jemaah untuk mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.
Pentingnya Menjaga Kesehatan di Usia Lanjut
Kejadian ini juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan bagi lansia yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Meskipun usia sudah lanjut, Djumari tetap semangat mengikuti tadarus setiap minggu. Keluarga almarhum berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua orang untuk selalu waspada terhadap kondisi kesehatan.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang kegiatan keagamaan di Semarang, Anda dapat mengunjungi [berita terkait di detikJateng](https://news.detik.com/berita/d-8616072/viral-kakek-wafat-saat-tadarus-di-masjid-semarang) untuk informasi lengkap.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kejadian Viral
1. Kapan Djumari meninggal dunia? Djumari meninggal dunia pada Sabtu (8/8) malam saat mengikuti kegiatan tadarus di Masjid Nurul Huda, Semarang.
2. Berapa usia almarhum saat meninggal? Djumari berusia 76 tahun saat meninggal dunia.
3. Siapa yang pertama kali mengunggah video kejadian ini? Video pertama kali diunggah oleh anak almarhum, Yuni Nuraini, melalui akun Instagram miliknya.
4. Di mana tepatnya kejadian ini terjadi? Kejadian ini terjadi di Masjid Nurul Huda yang terletak di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
5. Apa penyebab kematian Djumari? Menurut keterangan saksi mata, Djumari wafat setelah selesai membaca Al-Qur’an selama kegiatan tadarus berlangsung. Penyebab pastinya akan diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut.
