Berita

Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Kabupaten Sumenep Siapkan Lahan 7 1 Hektare - Pemerintah daerah telah menetapkan kawasan seluas 7,1 hektare sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
sumenep-siapkan-lahan-71-hektare-untuk-sekolah-rakyat-permanen-1786279247370
Foto : Mary Anderson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
  2. Related Reading

Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Wahanaberita.com – Pemerintah daerah telah menetapkan kawasan seluas 7,1 hektare sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Kawasan ini sebelumnya berfungsi sebagai sport center milik pemerintah daerah dan berlokasi strategis di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan. Letaknya berada tepat di seberang kampus Universitas Wiraraja, sehingga mudah diakses oleh masyarakat sekitar.

R Erwien Hendra Laksmono, Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menjelaskan bahwa kawasan ini menjadi pilihan kedua setelah lokasi pertama dinilai belum memenuhi kriteria. “Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare,” terang Erwien dalam keterangannya pada Minggu (9/8/2026). Penetapan lokasi ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap berbagai alternatif yang tersedia.

Kunjungan peninjauan dilakukan bersama sejumlah pejabat penting. Di antaranya Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, serta Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Hariyanto Effendi. Kunjungan ini berlangsung di Sumenep, Jawa Timur, pada Sabtu (8/8) untuk memastikan kesiapan lokasi secara langsung.

Erwien menambahkan bahwa seluruh dokumen pengajuan telah siap diserahkan. Proposal tersebut akan dikirim langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat yang berada di kantor Kementerian Sosial. “Proposal akan langsung dikirim. Kepala dinas sosial dan PU akan segera ke Jakarta,” jelasnya. Ia juga berharap proses pembangunan dapat dimulai pada tahun ini tanpa penundaan lebih lanjut.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, kawasan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat permanen tidak jauh dari Jalan Trunojoyo, yaitu akses jalan nasional. Kondisi tanahnya datar dan jalan desa untuk akses kendaraan sudah tersedia. “Tinggal diuruk dan diperluas saja,” kata Erwien. Persiapan fisik ini akan mempercepat proses konstruksi bangunan.

Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Merespons hal tersebut, Ishaq Zubaedi Raqib memberikan apresiasi atas keseriusan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Dukungan ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis serta pengentasan kemiskinan. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat, ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden. Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah-mudahan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangan SR,” katanya.

Saran Pembentukan Sekretariat Bersama

Sementara itu, Ahmad Rifai menyarankan agar Pemkab Sumenep membentuk sekretariat bersama. Langkah ini bertujuan memudahkan konsolidasi pengajuan lahan Sekolah Rakyat permanen. “Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat,” katanya.

Sekolah Rakyat permanen ini rencananya akan menampung para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep. SRT 49 berlokasi di Gedung SKB Kecamatan Batuan dan telah beroperasi sejak 2025. Hingga kini, jumlah peserta didik mencapai 76 siswa dari jenjang SD dan SMP. Karena masih berstatus rintisan dan menumpang di gedung SKB, kapasitas tampungnya sangat terbatas.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Sekolah Rakyat Permanen

Apa itu Sekolah Rakyat Permanen? Sekolah Rakyat Permanen adalah program pendidikan yang dirancang untuk memberikan akses belajar berkelanjutan bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan dasar. Program ini merupakan pengembangan dari Sekolah Rakyat Terintegrasi yang sudah beroperasi di berbagai daerah.

Berapa luas lahan yang disiapkan di Sumenep? Lahan yang disiapkan seluas 7,1 hektare. Luas ini cukup untuk membangun fasilitas pendidikan lengkap termasuk ruang kelas, perpustakaan, dan area olahraga.

Kapan pembangunan akan dimulai? Pembangunan direncanakan dapat dimulai pada tahun ini setelah proposal pengajuan disetujui oleh Kementerian Sosial. Proses konstruksi akan mengikuti standar bangunan permanen.

Siapa saja yang bisa mendaftar? Program ini terbuka untuk masyarakat yang telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi maupun masyarakat umum yang membutuhkan akses pendidikan. Saat ini terdapat 76 siswa yang terdaftar di SRT 49 Sumenep.

Bagaimana status lahan saat ini? Lahan merupakan milik pemerintah daerah dan sebelumnya digunakan sebagai sport center. Perubahan fungsi ini dilakukan untuk mendukung program pendidikan nasional yang lebih inklusif.

Leave a Comment