Berita

Satpam Five Stars Bali Sempat Kabur Bawa Ekstasi Saat Hendak Ditangkap Polisi

Satpam Five Stars Bali Sempat melarikan diri dari penggerebekan besar-besaran yang dilakukan polisi di kawasan hiburan malam Denpasar, Bali. Kejadian ini

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
bareskrim-polri-mengungkap-peredaran-di-five-stars-denpasar-bali-dan-mengamankan-53-orang-1786079431797_169-1
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Satpam Five Stars Bali Sempat Kabur Bawa Ekstasi Saat Ditangkap
  2. Related Reading

Satpam Five Stars Bali Sempat Kabur Bawa Ekstasi Saat Ditangkap

Wahanaberita.com – Satpam Five Stars Bali Sempat melarikan diri dari penggerebekan besar-besaran yang dilakukan polisi di kawasan hiburan malam Denpasar, Bali. Kejadian ini terjadi saat petugas keamanan tersebut hendak diamankan oleh tim gabungan kepolisian. Dalam operasi yang dipimpin oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, total 53 orang berhasil diamankan karena keterlibatan mereka dalam peredaran narkotika di kelab malam Five Stars.

Detail Operasi Penggerebekan Kelab Malam

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada 30 Juli 2026 oleh tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC. Operasi ini dipimpin oleh Kombes Handik Zusen, Kombes Kevin Leleury, dan AKBP Titus Yudho Ully. Brigjen Eko Hadi Santoso dari Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kasus ini kepada media.

Awalnya, masyarakat memberikan informasi kepada kepolisian mengenai adanya peredaran narkotika di kawasan hiburan malam Five Stars. Setelah menerima laporan, polisi segera menyusun strategi penyelidikan menggunakan teknik Under Cover Buy (UCB) di lokasi kejadian. Teknik ini memungkinkan petugas untuk mengamati aktivitas tersangka secara langsung tanpa terdeteksi.

“Pada saat tim melakukan under cover buy di tempat hiburan tersebut, didapati salah satu security membawakan barang diduga narkotika jenis ekstasi,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Kejadian Dramatis Saat Penangkapan

Saat proses penangkapan berlangsung, Satpam Five Stars Bali Sempat mencoba melarikan diri dari penggerebekan. Untuk menghilangkan barang bukti, ia membuang narkotika yang dipegangnya ke arah kerumunan pengunjung. Selain itu, petugas yang bertugas di pintu masuk juga mendapat perlawanan dari beberapa security. Akibatnya, mereka mengalami luka memar di bagian dahi, dada, dan tangan.

Polisi akhirnya berhasil melumpuhkan para sekuriti yang melawan. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 12 butir ekstasi, satu klip sabu, serta alat hisap pipet. Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar-besaran yang menargetkan peredaran narkoba di kawasan hiburan malam Bali.

Barang Bukti Lengkap dari Loker Mami Christy

Penyidik juga menemukan berbagai barang bukti di dalam loker mami Christy. Item-item tersebut antara lain timbangan kecil, satu klip sabu, dua butir inex berwarna hijau, lima vaps etomidate, sebelas butir H5, satu paket ganja kering, serta pods merek Djoy dengan cartridge etomidate.

Brankas besi putih berisi dua brankas kecil berwarna putih dengan total uang sebesar Rp 39.350.000 dan brankas biru senilai Rp 8.090.000. Selain itu, terdapat tas merah kecil yang berisi total Rp 1.050.000. Jumlah ini menunjukkan aktivitas peredaran narkoba yang cukup signifikan di kelab tersebut.

“Di dalam loker mami Christy terdapat timbangan kecil, 1 klip sabu, 2 butir inex warna hijau, 5 vaps etomidate, 11 butir H5, 1 paket ganja kering, pods merek Djoy dengan cartridge etomidate. Brankas putih besi berisi 2 brankas kecil warna putih total uang Rp 39.350.000 dan biru Rp 8.090.000, tas merah kecil total Rp 1.050.000,” ujarnya.

53 Orang Diamankan dan Masih Diperiksa

Eko menjelaskan bahwa dari pengungkapan ini, total ada 53 orang yang turut diamankan. Mereka yang diamankan terdiri dari sejumlah tersangka dan para saksi. Proses pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan masing-masing individu dalam kasus peredaran narkoba.

“Petugas tim gabungan mengamankan 53 orang dalam operasi tersebut, yang berstatus sebagai tersangka dan saksi beserta sejumlah barang bukti narkoba berbagai jenis,” jelas Eko.

Para pihak yang diamankan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan. Penyidik Bareskrim masih melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri setelah pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi selesai dilaksanakan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa jumlah total orang yang diamankan dalam operasi ini? Total ada 53 orang yang diamankan, terdiri dari tersangka dan saksi.

Apa jenis narkoba yang ditemukan dalam operasi ini? Barang bukti yang ditemukan meliputi ekstasi, sabu, inex, etomidate, H5, dan ganja kering.

Kapan operasi penggerebekan kelab Five Stars dilakukan? Operasi dilakukan pada 30 Juli 2026 oleh tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC.

Siapa yang memimpin operasi penggerebekan ini? Operasi dipimpin oleh Kombes Handik Zusen, Kombes Kevin Leleury, dan AKBP Titus Yudho Ully.

Apakah ada barang bukti berupa uang yang ditemukan? Ya, terdapat brankas berisi total Rp 47.440.000 dan tas merah berisi Rp 1.050.000.

Leave a Comment