Pegawai Bank Emok Dipaksa Onani karena Dikira Mau Rebut Nasabah Bos
Polisi Banten telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pemukulan dan pemaksaan onani terhadap seorang pegawai bank keliling. Korban, yang dikenal dengan
Table of Contents
Lima Orang Ditangkap Terkait Kasus Kekerasan terhadap Pegawai Bank Keliling
Wahanaberita.com – Polisi Banten telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pemukulan dan pemaksaan onani terhadap seorang pegawai bank keliling. Korban, yang dikenal dengan inisial PG, mengalami perlakuan kejam dari rekan kerja dan atasannya di Panongan, Kabupaten Tangerang.
Kombes Maruli Hutapea, Kabid Humas Polda Banten, menjelaskan bahwa tersangka yang ditetapkan adalah EDD (24 tahun), SD (21 tahun), ML (22 tahun), AD (31 tahun), serta DD (21 tahun). Dari jumlah tersebut, EDD merupakan bos sekaligus pemilik usaha dan pemodal kredit.
“Tersangka lima orang yakni EDD (24), SD (21), ML (22), AD (31), dan DD (21),” ujar Kombes Maruli Hutapea dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Motif Kecurigaan Rebutan Nasabah
Pelaku kekerasan awalnya menduga PG berniat membuka usaha bank keliling yang serupa. Curiga ini muncul ketika PG mengajukan surat resign setelah bekerja hanya beberapa hari. Padahal, korban telah dipercaya mengelola lebih dari sembilan puluh nasabah kredit milik perusahaan.
“Pelaku curiga korban akan membuka usaha yang sama, yaitu pemberi kredit pribadi dan mengambil nasabah kredit yang dimiliki pelaku,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Nasabah-nasabah tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Sepatan. Kecurigaan semakin kuat karena PG baru saja bergabung namun sudah memegang banyak klien. Bos bank keliling tersebut merasa terancam dengan rencana anak buahnya.
Perlakuan Kejam dan Rekaman Video
Kasus ini melibatkan delapan orang yang diamankan polisi. Selain lima tersangka, tiga orang lainnya ditetapkan sebagai saksi. Kelima tersangka menghadapi pasal-pasal berat, yaitu Pasal 262 KUHP dan/atau Pasal 446 KUHP, ditambah dengan pasal kekerasan seksual.
“Para tersangka secara bersama-sama melakukan pemukulan kepada korban secara bergiliran dan menyuruh untuk melakukan onani sambi divideokan,” imbuhnya.
PG tidak hanya dipukuli secara bergantian oleh para tersangka, tetapi juga dipaksa melakukan masturbasi. Seluruh proses pemaksaan tersebut direkam menggunakan video oleh pelaku. Korban menjadi sasaran kekerasan karena dianggap akan merebut pelanggan dan bersaing dalam bisnis yang sama.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pegawai Bank Emok Dipaksa Onani?
Pegawai Bank Emok Dipaksa Onani is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pegawai Bank Emok Dipaksa Onani matter?
Pegawai Bank Emok Dipaksa Onani matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
