Berita

Ngeri 2 Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap Drainase di Jaktim

Peristiwa Ngeri 2 Pekerja Proyek Tertimpa beton turap drainase terjadi pada Minggu, 9 Juni 2026 di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Proses evakuasi yang

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
dua-pekerja-proyek-normalisasi-saluran-air-tertimpa-beton-turap-di-jakarta-timur-jaktim-beton-itu-disebut-tiba-tiba-roboh-dan-1786334668781
Foto : James Thomas - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Insiden Tragis: Ngeri 2 Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap Drainase di Jakarta Timur
  2. Related Reading

Insiden Tragis: Ngeri 2 Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap Drainase di Jakarta Timur

Wahanaberita.com – Peristiwa Ngeri 2 Pekerja Proyek Tertimpa beton turap drainase terjadi pada Minggu, 9 Juni 2026 di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Proses evakuasi yang berlangsung selama tiga jam berakhir dengan kedua korban berhasil diselamatkan. Kecelakaan ini menimpa dua pekerja proyek drainase yang sedang melakukan normalisasi saluran air di lokasi proyek.

Ringkasan Kejadian dan Identitas Korban

Kecelakaan berlangsung sangat cepat dan mengejutkan. Saat itu, kedua pekerja sedang melakukan pekerjaan normalisasi saluran air sekitar pukul 14.00 WIB. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Pandjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur. Material beton turap tiba-tiba roboh dan menimpa mereka tanpa sempat menghindar.

Kedua pekerja yang menjadi korban memiliki inisial UD berusia 25 tahun dan SYF berusia 40 tahun. Rekan kerja mereka yang menyaksikan peristiwa langsung menghubungi Pusat Krisis Dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (P3KD) untuk meminta bantuan evakuasi segera. Baca juga: kronologi lengkap kejadian.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat para korban sedang melakukan pekerjaan drainase. Tiba-tiba beton drainase roboh dan menimpa kedua pekerja,” jelas Abdul Wahid, Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, pada Senin (10/8).

Proses Evakuasi yang Menantang

Sebanyak 25 petugas pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Jumlah petugas yang besar diperlukan karena posisi korban cukup berbahaya dengan tubuh tertimbun beton turap drainase. Kondisi di lokasi proyek semakin rumit karena tergenang air keruh yang membatasi visualitas petugas.

Hal ini membatasi visualitas petugas sehingga evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati demi keselamatan korban. Petugas kemudian mengambil langkah dengan mengurangi debit air menggunakan mesin pompa terlebih dahulu. Setelah itu, sejumlah material yang menimpa korban diangkat satu per satu untuk memudahkan proses evakuasi.

“Cukup sulit karena bagian tubuh korban berada di dalam air. Airnya keruh dan korban juga tertimbun beton,” ungkap Parlin Nainggolan, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jaktim.

Keselamatan Korban dan Imbauan Keamanan

Laporan kejadian kecelakaan kerja ditangani petugas mulai pukul 14.56 WIB. Proses evakuasi baru dinyatakan selesai pada pukul 17.39 WIB. Selama berlangsungnya evakuasi, kedua korban juga mendapatkan penanganan medis darurat berupa pemberian infus dan oksigen. Kedua pekerja mengalami luka di bagian kepala.

Setelah berhasil dievakuasi, mereka segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Informasi lebih lanjut tentang insiden ini dapat diakses melalui portal berita resmi.

“Berhasil dievakuasi berkat kolaborasi antara Tim Sudin Gulkarmat Jakarta Timur & Ambulans PK3D, kedua korban selamat dan langsung dapat penanganan medis,” katanya.

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bahaya di sekitar proyek. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui kontak layanan pemadam kebakaran terdekat atau melalui Jakarta Siaga 112 untuk penanganan yang cepat dan tepat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Insiden

Apa penyebab beton turap roboh? Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan, namun kondisi genangan air keruh di lokasi proyek diduga mempengaruhi stabilitas struktur beton turap.

Berapa lama proses evakuasi berlangsung? Proses evakuasi berlangsung selama tiga jam, dimulai dari pukul 14.56 WIB hingga selesai pada pukul 17.39 WIB.

Bagaimana cara melaporkan kejadian serupa? Masyarakat dapat melaporkan melalui Jakarta Siaga 112 atau menghubungi langsung Sudin Gulkarmat Jakarta Timur untuk penanganan cepat.

Apakah ada imbauan khusus untuk pekerja proyek? Sudin Gulkarmat mengimbau pekerja proyek untuk selalu menggunakan alat pelindung diri dan waspada terhadap kondisi lingkungan kerja yang berubah.

Leave a Comment