Mensos Ajak Jajaran Jadikan Momentum HUT RI untuk Berbenah-Berprestasi
Acara pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial Jakarta dihadiri ribuan pegawai dengan penuh
Table of Contents
Gus Ipul Dorong Seluruh Jajaran Kemensos Manfaatkan HUT RI ke-81 untuk Perbaiki Diri dan Raih Prestasi
Wahanaberita.com – Acara pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial Jakarta dihadiri ribuan pegawai dengan penuh semangat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang dikenal Gus Ipul, menyampaikan pesan penting kepada seluruh jajarannya. Ia mengajak agar momen bersejarah ini menjadi waktu untuk terus memperbaiki diri, menjaga integritas, dan meningkatkan capaian organisasi.
Suasana pagi itu terasa meriah dengan nuansa kemerdekaan. Para pegawai hadir mengenakan kaos hitam bertuliskan slogan “Kemensos Hemat, Layanan Hebat” serta membawa berbagai atribut berwarna merah dan putih. Yel-yel dari setiap unit kerja yang diiringi perkusi menambah kehangatan acara.
Refleksi dan Apresiasi atas Capaian
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengajak seluruh pegawai melakukan refleksi terhadap perjalanan Kemensos selama ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah menghasilkan berbagai prestasi luar biasa.
“Saya dan Pak Wamen berterima kasih atas kebersamaan kita selama ini, telah mencapai prestasi-prestasi yang luar biasa. Saya bersyukur, saya berterima kasih, dan saya memberikan rasa hormat dan bangga saya kepada seluruh jajaran Kementerian Sosial,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).
Meskipun banyak capaian yang telah diraih, Gus Ipul mengingatkan bahwa masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Semangat berbenah menurutnya harus dimulai dari keberanian untuk jujur dan terbuka terhadap kondisi yang sebenarnya.
Keterbukaan dan Kejujuran sebagai Fondasi
Gus Ipul menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan. Menurutnya, hal ini diperlukan agar program-program Kemensos benar-benar efektif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita harus jujur, kita harus terbuka terhadap segala hal, termasuk tentang data-data kita yang kita miliki,” ujar Gus Ipul.
Sebagai contoh, ia menyebutkan masih adanya masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau pembangunan atau yang disebut “The Invisible People”. Kelompok ini mencakup anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau putus sekolah, serta keluarga dengan kondisi sosial ekonomi yang belum tercatat dengan baik.
“Mari kita mulai dengan kejujuran, keterbukaan ini. Sebab inilah yang akan mengantarkan kita agar program-program kita ini efektif dan berdampak di tengah-tengah masyarakat,” kata Gus Ipul.
Integritas dan Efisiensi Anggaran
Selain keterbukaan, Gus Ipul juga menekankan pentingnya integritas dalam bekerja. Ia meminta seluruh jajaran meninggalkan kebiasaan lama yang tidak sesuai aturan dan memastikan anggaran negara digunakan secara tepat.
“Jangan korupsi. Sudah, lupakan kebiasaan lama, tinggalkan kebiasaan lama,” tegas Gus Ipul.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat “Kemensos Hemat, Layanan Hebat” yang dikenakan para pegawai. Gus Ipul menjelaskan bahwa berhemat bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, melainkan memastikan belanja dilakukan berdasarkan kebutuhan dan memberi manfaat nyata.
“Jangan kebiasaan asal menghabiskan uang, terus asal belanja sembarangan,” pesan Gus Ipul.
Suasana Kerja yang Terbuka
Gus Ipul menginginkan budaya berbenah berjalan dalam suasana kerja yang terbuka. Dengan nada santai, ia meminta pegawai tidak menghindar ketika berpapasan dengannya maupun Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono.
“Kalau ketemu saya sama Pak Wamen jangan malah lari, mendekat ke saya,” kata Gus Ipul.
“Kalau perlu kasih masukan, ‘Pak, ini kurang begini, Pak. Ada yang kurang beres ini, Pak.’ Itu buat saya malah lebih melegakan,” lanjutnya.
Ikrar Bersama dan Kolaborasi
Gus Ipul berharap keterbukaan tersebut mendorong seluruh jajaran bekerja lebih kompak dan menghasilkan lebih banyak capaian. Ia menegaskan bahwa prestasi Kemensos bukan pekerjaan satu atau dua unit, melainkan hasil kerja bersama.
“Mari kita gandeng tangan, bikin prestasi,” ujar Gus Ipul.
Semangat itu kemudian diwujudkan dalam ikrar bersama. Dipandu Gus Ipul, seluruh jajaran Kemensos serentak menyatakan upaya untuk menjalankan program-program yang menjadi mandat kementerian.
“Kami, jajaran Kementerian Sosial, siap menyukseskan program-program strategis Bapak Presiden yang dimandatkan kepada Kementerian Sosial. Merdeka!,” seru Gus Ipul.
“Merdeka! Merdeka!,” sambungnya.
Seusai acara, Gus Ipul mengatakan rangkaian peringatan kemerdekaan juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan gotong royong antarunit kerja. Semangat tersebut diharapkan terbawa dalam pelaksanaan program di lapangan, termasuk melalui kolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
“Harapannya tentu kita ingin seluruh kerja-kerja Kementerian Sosial terus belajar dari pengalaman masa lalu, lalu kemudian juga memperbaiki yang kurang-kurang, meneruskan yang baik-baik, dan capaian-capaiannya lebih bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” kata Gus Ipul.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Mensos Ajak Jajaran Jadikan Momentum HUT RI?
Mensos Ajak Jajaran Jadikan Momentum HUT RI is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Mensos Ajak Jajaran Jadikan Momentum HUT RI matter?
Mensos Ajak Jajaran Jadikan Momentum HUT RI matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
