Berita

Kemenimipas Gelar Operasi Katarak Gratis 81 Warga, Napi dan Petugas Lapas

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesehatan masyarakat melalui program bakti sosial yang menggabungkan

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
menteri-imipas-agus-andrianto-menghadiri-bakti-kesehatan-kemenimipas-1786344842735_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kemenimipas Gelar Operasi Katarak Gratis 81 Warga Lapas dan Petugas
  2. Related Reading

Kemenimipas Gelar Operasi Katarak Gratis 81 Warga Lapas dan Petugas

Wahanaberita.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesehatan masyarakat melalui program bakti sosial yang menggabungkan layanan medis dan pemeriksaan preventif. Dalam kegiatan terbaru ini, Kemenimipas Gelar Operasi Katarak Gratis 81 peserta yang terdiri dari warga sekitar lapas, narapidana, serta petugas penjara. Selain prosedur operasi mata, sebanyak 2.097 warga binaan juga mendapatkan layanan cek kesehatan menyeluruh secara gratis.

Kegiatan yang berlangsung di RS Umum Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, pada Senin pagi, 10 Agustus 2026, dihadiri langsung oleh Menteri Imipas Agus Andrianto bersama Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus. Kehadiran kedua pejabat tinggi ini menunjukkan betapa pentingnya program kesehatan bagi masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan.

Kolaborasi Multipihak untuk Kesehatan Masyarakat

Menteri Agus menjelaskan bahwa penyelenggaraan acara ini mencerminkan kerja sama multipihak yang solid. Kolaborasi melibatkan berbagai instansi dan lembaga, termasuk Kemenimipas, Kementerian Kesehatan, Media Indosiar, CSR Emtek Media, RS EMC Pulomas, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia, serta tenaga medis dan relawan yang siap membantu.

“Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kementerian Kesehatan, Media Indosiar, CSR Emtek Media, Rumah Sakit EMC Pulomas, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia, serta seluruh tenaga medis dan relawan,” kata Menteri Agus yang didampingi Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenimipas.

Menurut Menteri Agus, sinergi antarpihak menjadi kunci kesuksesan program pemerintah pusat. Program ini bertujuan menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini juga sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81.

“Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan, sekaligus wujud komitmen nyata kita bersama dalam menyukseskan program prioritas pemerintah terkait penyediaan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ucap Menteri Agus di hadapan para hadirin dan peserta bakti kesehatan.

Program Kesehatan yang Sudah Berjalan Sebelumnya

Kegiatan bakti kesehatan ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Kemenimipas bersama Kemenkes. Sebelumnya, kedua kementerian telah bekerja sama dalam pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining Tuberkulosis untuk narapidana di Pulau Nusakambangan.

“Sebelumnya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah melaksanakan Kegiatan serupa, yaitu Kick Off Nasional Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis (TBC) bagi warga Binaan Tahun 2026, yang terpusat di Pulau Nusakambangan bersama Bapak Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin),” terang Menteri Agus.

Menteri Agus dan Menkes Budi Gunadi Sadikin mengunjungi Pulau Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agus menyampaikan tren kasus TBC yang dialami narapidana.

Data TBC di Lembaga Pemasyarakatan

Data menunjukkan terdapat 7.972 kasus TBC aktif di lapas dan rutan. Menteri Agus menegaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Jika merujuk pada data tahun 2025, prevalensi TBC di kalangan warga binaan pemasyarakatan mencapai 3,64 persen atau setara 7.972 kasus aktif dari total 218.962 warga binaan. Sementara itu, catatan terbaru per Maret 2026 mencatat prevalensi TBC sebesar 0,54 persen dengan 1.464 kasus dari 271.994 warga binaan di seluruh Indonesia.

“Tren ini memang menurun, tapi ini masih data triwulan satu. Mudah-mudahan terus menurun, apalagi dengan penanganan yang kita lakukan sekarang ini,” ungkapnya.

Menteri Agus menyebutkan bahwa overkapasitas di rutan dan lapas menjadi salah satu faktor tingginya angka TBC. Ia menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit yang menular melalui udara.

“Angka prevalensi yang tinggi ini terjadi salah satunya karena situasi lapas rutan Indonesia saat ini mengalami over kapasitas. Kita semua menyadari bahwa TBC adalah penyakit yang menular melalui udara. Mudah-mudahan nanti ada amnesti lagi kedua dari Bapak Presiden,” jelas Agus.

Sebagai upaya pencegahan, Kemenimipas dan Kemenkes menggelar program pemeriksaan kesehatan gratis untuk deteksi dini berbagai penyakit serta penuntasan TBC. Menteri Agus menyampaikan apresiasi kepada Menkes atas dukungan layanan kesehatan berupa alat monitor pasien, mesin rekam jantung, peralatan infus pompa elektronik, dan alat medis lainnya.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa jumlah peserta operasi katarak gratis dalam kegiatan ini? Jumlah peserta operasi katarak gratis mencapai 81 orang yang terdiri dari warga sekitar lapas, narapidana, dan petugas penjara.

Di mana lokasi pelaksanaan kegiatan bakti kesehatan ini? Kegiatan berlangsung di RS Umum Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, pada Senin, 10 Agustus 2026.

Berapa banyak warga binaan yang mendapatkan cek kesehatan gratis? Selain operasi katarak, sebanyak 2.097 warga binaan juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis dalam kegiatan yang sama.

Apa saja lembaga yang terlibat dalam kolaborasi kegiatan ini? Lembaga yang terlibat meliputi Kemenimipas, Kemenkes, Media Indosiar, CSR Emtek Media, RS EMC Pulomas, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia.

Berapa prevalensi TBC di kalangan warga binaan pemasyarakatan per Maret 2026? Per Maret 2026, prevalensi TBC tercatat sebesar 0,54 persen dengan 1.464 kasus dari total 271.994 warga binaan di seluruh Indonesia.

Leave a Comment