Berita

BULOG: Stok Beras 5,25 Juta Ton Tersebar di Seluruh Gudang Indonesia

BULOG - Pada tanggal 9 Agustus 2026, Perum BULOG resmi mencatat total cadangan beras di seluruh gudang mencapai angka 5,25 juta ton. Ketersediaan pangan

Desk Berita
Published Agustus 11, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
bulog-1786356691344_43
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Perum BULOG Catat Cadangan Beras Mencapai 5,25 Juta Ton di Seluruh Indonesia
  2. Related Reading

Perum BULOG Catat Cadangan Beras Mencapai 5,25 Juta Ton di Seluruh Indonesia

Wahanaberita.com – BULOG – Pada tanggal 9 Agustus 2026, Perum BULOG resmi mencatat total cadangan beras di seluruh gudang mencapai angka 5,25 juta ton. Ketersediaan pangan strategis ini tersebar merata di seluruh jaringan gudang yang dimiliki perusahaan tersebut. Jumlah ini merupakan akumulasi dari stok awal tahun serta proses penyerapan gabah dari petani lokal yang terus berlangsung sepanjang tahun 2026. Informasi lengkap mengenai distribusi stok dapat dilihat di sini.

Prihasto Setyanto, Direktur Pengadaan Perum BULOG, menguraikan bahwa pada akhir tahun 2025, persediaan beras tercatat sebesar 3,36 juta ton. Selanjutnya, selama periode 1 Januari hingga 9 Agustus 2026, penyerapan gabah petani domestik yang dikonversi menjadi beras mencapai 3,67 juta ton. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Jika dihitung secara kumulatif, perusahaan ini mengelola total sekitar 7 juta ton beras sebelum memperhitungkan penyaluran dan perpindahan stok selama periode berjalan. Perputaran stok yang aktif ini menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan kesegaran beras yang disimpan di berbagai lokasi gudang.

Stok sebesar 5,25 juta ton itu tersebar di gudang-gudang di seluruh Indonesia dan terus bergerak mengikuti kebutuhan penyaluran pangan nasional. Dari stok awal 3,36 juta ton ditambah penyerapan gabah petani setara 3,67 juta ton termasuk beras komersial, secara akumulasi mencapai sekitar 7 juta ton. Namun dalam periode berjalan, kami juga menjalankan berbagai penugasan dan penyaluran sehingga stok yang tersedia per 9 Agustus berada sebanyak 5,25 juta ton.

Penyaluran dan Perputaran Stok Beras

Prihasto menambahkan bahwa sejak awal tahun hingga 9 Agustus 2026, BULOG telah menyalurkan sekitar 1,78 juta ton beras untuk berbagai keperluan. Penyaluran tersebut mencakup Bantuan Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penanganan bencana alam, kebutuhan Kementerian dan Lembaga termasuk ASN serta TNI dan Polri, Kemensos, Pemerintah Daerah, penjualan komersial, serta kebutuhan lainnya. Lihat juga data penyaluran terbaru.

Stok beras ini bergerak setiap hari karena kami menjalankan fungsi pelayanan pangan kepada masyarakat. Perputaran ini juga penting untuk memastikan perawatan stok berjalan dengan baik dan menjaga umur simpan beras yang berada di gudang. Jadi, angka stok hari ini harus dipahami sebagai posisi stok pada suatu waktu, bukan berarti seluruh beras tersebut diam dan tidak digunakan.

Kebijakan Penyerapan Gabah Petani

Pengelolaan stok tersebut juga berjalan seiring dengan kebijakan untuk mengoptimalkan penyerapan produksi petani dalam negeri. Penguatan stok dilakukan melalui pengadaan dari dalam negeri dengan menyerap gabah dan beras petani pada saat musim panen. Pada tahun 2025, BULOG menyerap gabah petani yang setara dengan sekitar 3 juta ton beras. Kemudian pada 2026, target tersebut ditingkatkan menjadi 4 juta ton setara beras.

Hingga 9 Agustus 2026, realisasi penyerapan gabah petani telah mencapai 3,67 juta ton setara beras, atau telah mendekati target tahunan 4 juta ton. BULOG optimistis target tersebut dapat tercapai lebih cepat, bahkan diproyeksikan dapat menembus 4 juta ton pada akhir September 2026. Dengan masih berlangsungnya musim panen gadu di sejumlah wilayah, realisasi penyerapan hingga akhir Desember 2026 berpotensi melampaui target yang telah ditetapkan.

Kami ingin memastikan bahwa setiap gabah petani yang memenuhi ketentuan dapat diserap secara optimal. Capaian 3,67 juta ton setara beras sampai awal Agustus menunjukkan bahwa penyerapan dalam negeri berjalan kuat. Untuk mencapai target 4 juta ton, kami masih menyerap dari petani dengan rata-rata di bulan Agustus ini sekitar 5 ribu ton per hari setara beras. Kami optimistis target 4 juta ton dapat dicapai, dan dengan masih adanya potensi panen gadu, kami terbuka untuk mencapai angka yang lebih tinggi hingga akhir tahun. Ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stok pangan nasional sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani dalam negeri.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa yang terjadi jika stok beras BULOG turun di bawah 5 juta ton?

Jika stok beras turun di bawah 5 juta ton, BULOG akan melakukan intervensi pasar melalui mekanisme stabilisasi harga. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga beras di tingkat konsumen dan memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga. Baca lebih lanjut tentang mekanisme stabilisasi.

Bagaimana BULOG memastikan kualitas beras dalam stok?

BULOG menerapkan sistem rotasi stok yang ketat untuk memastikan beras yang lebih lama disimpan akan didistribusikan terlebih dahulu. Selain itu, gudang-gudang dilengkapi dengan fasilitas pengendalian suhu dan kelembaban untuk mencegah kerusakan beras selama penyimpanan jangka panjang.

Apakah stok beras 5,25 juta ton cukup untuk kebutuhan nasional?

Ya, stok sebesar 5,25 juta ton dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional selama beberapa bulan ke depan. Angka ini juga mencakup cadangan untuk menghadapi berbagai situasi darurat seperti bencana alam atau gangguan pasokan dari luar negeri.

Leave a Comment