Berita

Bos Narkoba di Kampung Bahari Ditangkap, Sejumlah Loyalisnya Diringkus

Kampung Bahari, kawasan bersejarah di Jakarta Utara yang dikenal sebagai permukiman nelayan, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kawasan tersebut

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Operasi Besar-besaran BNN Tangkap Bos Narkoba di Kampung Bahari
  2. Related Reading

Operasi Besar-besaran BNN Tangkap Bos Narkoba di Kampung Bahari

Wahanaberita.com – Kampung Bahari, kawasan bersejarah di Jakarta Utara yang dikenal sebagai permukiman nelayan, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kawasan tersebut menjadi lokasi operasi penangkapan seorang bandar narkoba terkemuka beserta jaringan loyalisnya. Operasi gabungan antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian ini berhasil mengamankan tersangka utama beserta sejumlah orang yang diduga kuat sebagai anggota jaringan narkoba tersebut.

Penangkapan ini merupakan hasil dari pemantauan intensif yang dilakukan petugas selama beberapa waktu terakhir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka dengan inisial MR telah lama beroperasi di wilayah Jakarta Utara dan memiliki jaringan distribusi yang cukup luas. Kehati-hatian petugas dalam melakukan operasi ini terbukti efektif, karena tidak hanya berhasil menangkap tersangka utama, tetapi juga mengamankan beberapa orang yang berada di sekitarnya.

Proses Penangkapan yang Dinamis

Brigjen Roy Hardy Siahaan, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, memberikan keterangan resmi mengenai operasi yang berlangsung pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026. Menurut beliau, tersangka MR berhasil diamankan saat sedang keluar dari tempat persembunyiannya di sekitar Kampung Bahari.

“MR, bos narkobanya kita tangkap saat keluar dari sarangnya, ditangkap di sekitar Kampung Bahari juga,” ujar Brigjen Roy Hardy Siahaan saat dihubungi detikcom.

Setelah tersangka berhasil diamankan, petugas BNN segera membawa MR kembali ke Kampung Bahari untuk melakukan pengembangan informasi. MR diminta menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti narkotika yang dimilikinya. Proses pengembangan informasi ini menjadi kunci untuk membongkar jaringan narkoba yang lebih besar.

Perlawanan Keras dari Loyalis Bandar

Usaha pengembangan informasi tersebut tidak berjalan mulus. Sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis MR melakukan perlawanan keras terhadap petugas. Mereka melemparkan batu dan mercon ke arah anggota kepolisian yang sedang bertugas. Situasi menjadi semakin tegang ketika perlawanan ini berlangsung di area publik.

Seorang anggota polisi dilaporkan mengalami luka akibat perlawanan jaringan narkoba tersebut. Petugas kemudian membalas dengan menggunakan tembakan gas air mata untuk memukul mundur para loyalis yang melawan. Perlawanan ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba tersebut memiliki anggota yang cukup banyak dan siap melakukan perlawanan fisik.

“Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka,” tambah Brigjen Roy.

Barang Bukti dan Tersangka yang Diamankan

Dalam operasi ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika serta beberapa pelaku. Berdasarkan dokumen foto yang diperoleh detikcom, terdapat tiga orang yang sudah diamankan di kantor BNN Jakarta Utara. Ketiganya terlihat duduk bersila dengan kedua tangan terborgol, menunggu proses hukum selanjutnya.

Personel BNN dan Brimob terlihat berjaga-jaga dengan berseragam lengkap, dilengkapi rompi antipeluru dan helm. Di sisi lain, petugas juga melakukan penjagaan di jalanan menuju Kampung Bahari. Sejumlah kendaraan yang hendak melintas diminta untuk putar balik karena adanya perlawanan dari jaringan narkoba. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan seluruh petugas dan warga sekitar.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Operasi Penangkapan

Berapa jumlah tersangka yang diamankan dalam operasi ini? Dalam operasi penangkapan Bos Narkoba di Kampung Bahari, setidaknya tiga orang berhasil diamankan di kantor BNN Jakarta Utara.

Kapan operasi penangkapan berlangsung? Operasi penangkapan berlangsung pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026, di wilayah Kampung Bahari, Jakarta Utara.

Apa jenis perlawanan yang dilakukan loyalis bandar narkoba? Loyalis bandar narkoba melakukan perlawanan dengan melemparkan batu dan mercon ke arah petugas kepolisian.

Bagaimana petugas menangani perlawanan tersebut? Petugas membalas perlawanan dengan menggunakan tembakan gas air mata untuk memukul mundur para loyalis yang melawan.

Apakah barang bukti narkotika berhasil diamankan? Ya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika serta beberapa pelaku dalam operasi ini.

Leave a Comment