Berita

Beda Kondisi Rumah Pegawai Lapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Menteri

lapas-cibinong-1790307446385_169

Inspektorat Kemenimipas Telusuri Perbedaan Kondisi Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Wahanaberita.com – Pemeriksaan internal di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, terus berjalan setelah muncul temuan terkait rumah dinas pegawai yang diduga dipakai sebagai fasilitas tambahan bagi warga binaan. Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Kemenimipas) kini memberi perhatian khusus pada kemungkinan adanya perbedaan antara kondisi lokasi ketika diperiksa Ombudsman dan keadaan yang mereka lihat saat ini.

Langkah pemeriksaan itu dilakukan atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Ombudsman lebih dahulu mendatangi rumah-rumah pegawai di kompleks Lapas Cibinong pada Rabu, 23 September 2026. Sehari berikutnya, Kamis 24 September, Agus meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan menjalankan pemeriksaan internal. Menteri kemudian turun langsung melihat titik-titik yang menjadi perhatian pada Jumat, 25 September.

Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan mengatakan timnya tidak hanya meneliti kondisi lapangan, tetapi juga membandingkannya dengan dokumentasi dan informasi yang telah muncul sebelumnya. Perbandingan tersebut penting untuk memastikan apakah ada perubahan setelah pemeriksaan awal berlangsung.

“Bisa saya sampaikan bahwa apa yang saya lihat, dan apa yang di-publish, ditayangkan oleh teman-teman Ombudsman, ada beberapa perbedaan. Dan ini menjadi konsentrasi kami sebagai tim pemeriksa. Kami lihat Ombudsman seperti apa, dan kami lihat tadi seperti apa,” kata Rudi Setiawan di lokasi, Sabtu (26/9).

Ia menegaskan perintah menteri mencakup penelusuran atas setiap kondisi yang diduga tidak lagi sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pemeriksaan tersebut diarahkan untuk mengungkap alasan perubahan, termasuk penelusuran pihak-pihak yang terkait apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

“Ini juga pernyataan tegas dari Pak Menteri, apabila ada perubahan, ada kondisi yang tidak sesuai dengan aslinya, tolong dilakukan pemeriksaan,” lanjut Rudi.

Pemeriksaan Menjangkau Warga Binaan dan Pegawai

Sejak temuan Ombudsman menjadi perhatian publik, tim Itjen Kemenimipas telah memeriksa 52 warga binaan atau narapidana. Pemeriksaan juga diperluas kepada jajaran pegawai lapas. Pada Sabtu, 26 September 2026, tim menjadwalkan pemeriksaan terhadap sekitar 54 pegawai, dengan angka yang disampaikan Rudi berada pada kisaran 50 orang pegawai.

“Pemeriksaan dari kemarin sampai hari ini, sudah 52 warga binaan. Dan hari ini kami jadwalkan kurang lebih 54 lagi atau 50 dari para pegawai,” terang Rudi.

Pelibatan warga binaan dan pegawai menunjukkan pemeriksaan tidak hanya berhenti pada peninjauan bangunan atau barang yang terlihat. Keterangan dari orang-orang yang berada di lingkungan lapas diperlukan untuk menyusun gambaran utuh mengenai penggunaan rumah dinas, akses ke area tertentu, serta keberadaan barang yang menjadi perhatian.

Dalam konteks pemasyarakatan, rumah dinas pegawai pada dasarnya berkaitan dengan kebutuhan penunjang tugas petugas. Karena itu, dugaan penggunaan fasilitas tersebut di luar peruntukannya menjadi bagian penting yang harus diuji melalui pemeriksaan internal. Kesimpulan mengenai pelanggaran ataupun tanggung jawab pihak tertentu masih menunggu proses pemeriksaan selesai.

Penelusuran dari Rumah Dinas hingga Area Lain

Rudi menyampaikan bahwa dirinya memimpin langsung pengecekan sejumlah titik yang sebelumnya didatangi Ombudsman. Peninjauan dilakukan menyusuri deretan rumah dinas, dimulai dari rumah nomor satu hingga bagian paling ujung kompleks. Tim juga memeriksa area tempat sampah yang sempat menjadi sorotan karena diduga terkait jalur pelarian.

“Saya secara langsung memimpin berkeliling, melihat secara langsung tempat-tempat yang dikunjungi oleh teman-teman dari Ombudsman. Dari rumah nomor satu sampai ke ujungnya, sampai tempat sampah yang dijadikan poin juga, yang diduga tempat pelarian. Saya coba turun ke bawah kemudian naik lagi, ketemunya kontainer yang digunakan untuk SAE,” ungkap Rudi.

Selain deretan rumah dinas dan titik yang berkaitan dengan dugaan jalur pelarian, tim memeriksa kontainer yang digunakan untuk SAE. Rudi juga menyebut adanya ruang guest house di area sebelahnya, yang turut didatangi dalam pemeriksaan lapangan. Ia mengatakan kondisi warga binaan di dalam lapas juga telah dilihat secara langsung.

“Saya pindah ke sebelahnya, ada ruangan guest house yang kemarin juga dikunjungi dan dilihat teman-teman Ombudsman. Dan kemarin juga bagian dalam saya coba melihat kondisi para warga binaan yang ada di lapas ini,” tambahnya.

Pemeriksaan beberapa lokasi sekaligus diperlukan untuk melihat keterhubungan antara fasilitas yang ditemukan, akses di sekitar rumah dinas, dan aktivitas di lingkungan lapas. Tim belum menyampaikan hasil akhir karena pendalaman atas bukti fisik serta keterangan para pihak masih berlangsung.

Barang yang Terdokumentasi Turut Dicari

Itjen Kemenimipas turut memeriksa keberadaan berbagai barang yang sempat terdokumentasi kamera dan disebut dalam informasi Ombudsman. Barang-barang itu mencakup elektronik, barang pribadi yang bukan milik pegawai, minuman keras, lokasi yang diduga digunakan sebagai simulator, tempat kebugaran, foto, hingga kulkas.

Fokus pemeriksaan bukan hanya memastikan apakah barang tersebut masih berada di lokasi. Tim juga berupaya mengetahui alasan barang diduga berpindah dan bagaimana barang itu dapat berada di rumah dinas pegawai. Rudi meminta waktu agar setiap temuan dapat diperiksa secara menyeluruh.

“Hal-hal yang lain tentunya saya dan tim mengakomodir semua yang ditemukan oleh ORI (Ombudsman Republik Indonesia). Minuman keras, tempat yang diduga sebagai simulator, tempat fitness, foto, kulkas. Semuanya menjadi objek kami untuk memeriksa di mana barang-barang itu keberadaannya, dan kenapa berpindah, dan sebagainya. Mohon waktunya, karena proses masih berlangsung,” ucap Rudi.

Penelusuran ini menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi di Lapas Kelas IIA Cibinong sesuai dengan fungsi pemasyarakatan dan ketentuan yang berlaku. Publik masih menunggu hasil pemeriksaan internal, termasuk penjelasan atas perbedaan kondisi yang ditemukan antara inspeksi Ombudsman dan pengecekan terbaru oleh tim Kemenimipas.

Frequently Asked Questions

What is Beda Kondisi Rumah Pegawai Lapas Cibinong?

Beda Kondisi Rumah Pegawai Lapas Cibinong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Beda Kondisi Rumah Pegawai Lapas Cibinong matter?

Beda Kondisi Rumah Pegawai Lapas Cibinong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *