Ahmad Luthfi Raih Penghargaan ‘Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah’
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, resmi menerima penghargaan bergengsi dari Jawa Pos Radar Kudus dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan baru-baru
Table of Contents
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah
Wahanaberita.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, resmi menerima penghargaan bergengsi dari Jawa Pos Radar Kudus dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan baru-baru ini. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan terobosan yang telah dilakukan selama memimpin provinsi tersebut. Anugerah ini menandai pengakuan atas kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan wilayah Jawa Tengah melalui berbagai program inovatif.
Program Unggulan yang Memberi Dampak Nyata
Baehaqi, Direktur Jawa Pos Radar Kudus, menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai bekerja dengan penuh kesadaran dan hati nurani. Para penerima penghargaan diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dalam sambutannya, Baehaqi menekankan bahwa prestasi tidak selalu memerlukan kemewahan atau dana yang melimpah.
Prestasi tidak mesti lahir dari kemewahan, tidak harus didukung dengan dana besar, tidak pula dengan fasilitas yang bergelimang. Prestasi sering kali muncul dari kesunyian dan keprihatinan, dari hati dan pikiran yang paling dalam, dari tekad serta kemauan keras, serta dari pikiran yang cerdas.
Beberapa program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi bukti nyata terobosan yang memberikan manfaat langsung kepada warga. Program tersebut meliputi Sekolah Kemitraan, Sekolah Vokasi, dan Speling atau Dokter Spesialis Keliling. Hasil penelusuran Radar Kudus Institute menunjukkan bahwa program-program ini merupakan inovasi yang belum banyak diterapkan di wilayah lain.
Visi dan Strategi Pembangunan Daerah
Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menekankan bahwa di tengah keterbatasan fiskal dan dinamika geopolitik global, setiap pemimpin daerah dituntut menghadirkan terobosan untuk membangun wilayahnya. Menurutnya, tidak hanya gubernur, bupati, maupun wali kota yang harus memiliki terobosan kreatif untuk membangun wilayah. Seorang pemimpin harus mampu membaca potensi daerah masing-masing dan menghadirkan kebijakan yang adaptif tanpa mengurangi program-program prioritas.
Luthfi juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ruang informasi publik. Di tengah maraknya disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian, media memiliki fungsi penting sebagai alat pemersatu bangsa sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Ia mengingatkan agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat melalui proses check, recheck, dan final check, sehingga masyarakat memperoleh pemberitaan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Media adalah salah satu alat pemersatu bangsa.
Penguatan Investasi dan Kolaborasi Antar Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga memaparkan berbagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat investasi. Salah satunya melalui penyelenggaraan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang akan digelar pada akhir Agustus 2026 dengan mengundang investor dari berbagai negara. Menurut Luthfi, investasi menjadi motor pembangunan Jawa Tengah karena kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih sekitar 15 persen.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus memperkuat kemudahan perizinan, menjamin kepastian hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta menyiapkan kawasan industri dan tenaga kerja terampil agar semakin menarik bagi investor. Luthfi juga menekankan pentingnya semangat collaborative government atau pemerintahan kolaboratif antar daerah.
Seluruh kabupaten dan kota memiliki potensi masing-masing. Yang harus kita bangun adalah semangat collaborative government (pemerintahan kolaboratif). Tidak ada daerah yang menonjol sendiri. Semua harus tumbuh dan berkembang bersama.
Pada malam penganugerahan tersebut, Ahmad Luthfi juga menyerahkan Radar Kudus Award 2026 kepada sejumlah kepala daerah dari Kudus, Blora, Rembang, Pati, Jepara, dan Grobogan. Penghargaan ini menjadi momentum penting bagi penguatan kerja sama antar wilayah di Jawa Tengah.
Frequently Asked Questions
Apa itu penghargaan Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah?
Penghargaan ini diberikan oleh Jawa Pos Radar Kudus kepada tokoh yang dinilai berhasil menghadirkan terobosan dan inovasi dalam pembangunan wilayah Jawa Tengah. Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pendobrak sebagai gubernur yang dinilai paling berkontribusi dalam kemajuan daerah.
Program apa saja yang menjadi unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah?
Program unggulan meliputi Sekolah Kemitraan, Sekolah Vokasi, dan Speling atau Dokter Spesialis Keliling. Program-program ini dinilai inovatif dan belum banyak diterapkan di wilayah lain.
Kapan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) akan digelar?
CJIBF akan diselenggarakan pada akhir Agustus 2026 dengan mengundang investor dari berbagai negara untuk memperkuat investasi di Jawa Tengah.
Apa kontribusi PAD Jawa Tengah terhadap pembangunan daerah?
Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Tengah masih sekitar 15 persen, sehingga investasi menjadi motor penting dalam pembangunan wilayah.
