Latest Program: Polres Rohil Gandeng Sekolah, Cetak Pelajar Jadi Agen Perubahan Antinarkoba
Program Baru: Sinergi Kepolisian dan Sekolah dalam Pencegahan Narkoba
Latest Program – Dalam upaya mewujudkan masyarakat bebas narkoba, Latest Program yang dijalankan Polres Rokan Hilir (Rohil) menjadi langkah strategis dalam mengajak pelajar menjadi agen perubahan. Program ini dicanangkan sebagai bagian dari kampanye anti-narkoba yang lebih luas, dengan fokus pada edukasi dan penguatan karakter generasi muda. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Rohil, pada Senin (8/6/2026), menunjukkan komitmen kepolisian untuk bersinergi dengan institusi pendidikan dalam mengatasi masalah serius ini.
Pelajar Diminta Jadi Pilar Pengendalian Narkoba
Koordinasi antara Polres Rohil dan sekolah-sekolah di daerah tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak jangka panjang penggunaan narkoba. Dalam program ini, para pelajar diberikan wawasan tentang klasifikasi jenis narkoba, cara penyebaran, serta bagaimana mencegah penyalahgunaan di lingkungan sekitar. Selain itu, Latest Program juga memberikan pelatihan praktis seperti deteksi dini tanda-tanda kecanduan dan teknik menolak tekanan sosial.
“Kegiatan ini bertujuan membangun ketahanan karakter generasi muda dengan menekankan sikap percaya diri dan tegas dalam menolak pengaruh negatif lingkungan,” ujar AKBP Isa dalam siaran persnya. Ia menambahkan, para peserta diharapkan bisa menjadi contoh bagi teman sebaya dan menjadi bagian dari gerakan Latest Program yang diharapkan mampu mengubah mindset masyarakat terhadap narkoba.
Polres Rohil berkolaborasi dengan 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayahnya untuk mengembangkan strategi edukasi yang lebih efektif. Mereka menyelenggarakan penyuluhan interaktif dengan melibatkan guru, siswa, serta orang tua sebagai mitra kunci. Kegiatan ini tidak hanya menggali pengetahuan tentang narkoba, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesadaran bahwa pelajar bisa menjadi pilar penting dalam memerangi peredaran gelap narkoba. Latest Program ini juga menekankan pentingnya kerja sama antara institusi pendidikan dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
“Dengan Latest Program ini, para peserta diharapkan bisa menjadi agen perubahan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Mereka diwajibkan untuk menghindari penyalahgunaan narkoba serta turut andil dalam pencegahan peredaran gelap,” tambah AKBP Isa. Ia menekankan bahwa kebijakan zero tolerance yang diterapkan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjadi dasar bagi inisiatif ini, dengan harapan masyarakat dapat terus memperkuat kekuatan lokal melalui peran aktif pelajar.
Program ini tidak hanya fokus pada penyuluhan, tetapi juga mencakup penilaian dan pemantauan terhadap perilaku siswa. Polres Rohil mengadakan penilaian kognitif dan sikap untuk mengukur tingkat pahamannya terhadap isu narkoba. Selain itu, siswa yang berpartisipasi diberikan sertifikat dan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam Latest Program. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan besar yang berkelanjutan di tingkat sekolah dan masyarakat.
