Berita

Facing Challenges: Survei Bongkar Daftar Negara Paling Percaya Sihir, Ada Indonesia?

ng Percaya Sihir, Termasuk Indonesia Facing Challenges - Dalam tengah dinamika dunia modern, kepercayaan terhadap sihir dan praktik ilmu hitam masih menjadi

Desk Berita
Published Mei 30, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Survei Ungkap Daftar Negara Paling Percaya Sihir, Termasuk Indonesia

Facing Challenges – Dalam tengah dinamika dunia modern, kepercayaan terhadap sihir dan praktik ilmu hitam masih menjadi fenomena yang signifikan di berbagai negara. Survei terbaru oleh Pew Research Center menyoroti bagaimana kepercayaan ini bertahan meski dihadapkan pada tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi. Kebutuhan menghadapi perubahan membuat Indonesia tercantum dalam daftar negara yang masih percaya akan sihir, meski tingkat kepercayaannya menempati posisi yang tidak terlalu tinggi.

Survei Pew Research Center: Memetakan Keyakinan Sihir di Global

Pew Research Center melakukan penelitian menyeluruh ke 35 negara, melibatkan responden berusia dewasa. Laporan akhir dirilis pada 6 Mei 2025, mengungkap pola kepercayaan akan mantra, kutukan, atau bentuk ilmu hitam lainnya. Hasil ini menunjukkan bahwa negara-negara berkembang lebih cenderung memiliki tingkat keyakinan yang kuat, sementara wilayah barat seperti Eropa dan Amerika Utara mengalami penurunan signifikan.

Asia Selatan dan Tenggara: Wilayah dengan Kepercayaan Sihir Tinggi

Dalam wilayah Asia Selatan dan Tenggara, kepercayaan terhadap sihir tetap kuat, bahkan dengan variasi yang menarik. Indonesia berada di peringkat ke-17 dengan 48% penduduk percaya, sementara Malaysia mengisi peringkat ketujuh dengan 61%. India dan Thailand juga menunjukkan angka yang relatif tinggi, masing-masing mencapai 49%. Meski menghadapi tantangan modernisasi, budaya lokal dan tradisi masih memainkan peran penting dalam menjaga keyakinan ini.

Survei ini mencerminkan bahwa kepercayaan akan sihir tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga tanggung jawab menghadapi perubahan sosial yang terus berkembang. Di Indonesia, misalnya, sihir dianggap sebagai alat untuk menjelaskan fenomena tidak terduga dalam kehidupan sehari-hari.

Afrika: Dominasi Kepercayaan Sihir

Afrika menjadi kawasan dengan tingkat kepercayaan terhadap sihir yang paling tinggi, menurut hasil survei. Ghana mengalahkan semua negara dengan 87% responden yang percaya, diikuti Kenya (76%) dan Kolombia (72%). Nigeria dan Afrika Selatan juga masuk dalam lima negara dengan persentase keyakinan paling kuat. Fenomena ini terkait dengan adat istiadat dan pengaruh budaya lokal yang masih kuat, meski negara-negara tersebut menghadapi tantangan dari pendidikan dan kemajuan teknologi.

Perbandingan Regional: Tantangan Modernisasi dan Tradisi

Kawasan Asia Timur dan Eropa menunjukkan penurunan kepercayaan, dengan hanya 25% responden di Korea Selatan dan 24% di Yunani yang percaya. Di sisi lain, wilayah seperti Meksiko dan Brasil masih mencatat angka 56% dan 58% secara berturut-turut. Perbedaan ini mencerminkan bagaimana masyarakat di daerah tertentu tetap menjaga tradisi, sementara yang lain lebih terbuka terhadap penjelasan ilmiah.

Kebutuhan menghadapi tantangan ekonomi dan sosial seringkali memperkuat keyakinan akan sihir, terutama di negara-negara dengan akses informasi yang belum merata. Di Indonesia, banyak penduduk tetap menganggap sihir sebagai bagian dari kehidupan, terlepas dari usaha mengadopsi pola pikir modern.

Analisis Data: Tren dan Penyebab Kepercayaan Sihir

Dari daftar lengkap negara, Singapura dengan 52% dan Turki dengan 52% menempati peringkat ke-14 dan ke-13. Negara-negara seperti Spanyol (35%) dan Inggris Raya (34%) justru menunjukkan penurunan signifikan, mencerminkan pergeseran pola pikir akibat pengaruh pendidikan dan media. Meski demikian, sejumlah negara di Asia Tenggara dan Afrika tetap menjadi pionir dalam menjaga keyakinan akan sihir, menjadikannya pilihan yang relevan dalam membahas tantangan global.

  1. Ghana – 87%
  2. Kenya – 76%
  3. Kolombia – 72%
  4. Nigeria – 72%
  5. Afrika Selatan – 71%
  6. Chile – 64%
  7. Malaysia – 61%
  8. Argentina – 59%
  9. Peru – 59%
  10. Brasil – 58%
  11. Meksiko – 56%
  12. Philippines – 55%
  13. Singapura – 52%
  14. Turki – 52%
  15. India – 49%
  16. Thailand – 49%
  17. Indonesia – 48%
  18. Prancis – 45%
  19. Sri Lanka – 45%
  20. Bangladesh – 43%
  21. Belanda – 37%
  22. Spanyol – 35%
  23. Inggris Raya – 34%
  24. Israel – 32%
  25. Amerika Serikat – 30%
  26. Kanada – 28%
  27. Jerman – 27%
  28. Korea Selatan – 25%
  29. Yunani – 24%
  30. Italia – 24%
  31. Polandia – 24%
  32. Australia – 23%
  33. Hongaria – 23%
  34. Jepang – 20%
  35. Swedia – 20%

Leave a Comment