PPP Gelar Kurban Serentak Nasional, Lebih dari 100 Hewan Disalurkan
Gerakan Kurban Bersamaan di Berbagai Wilayah
Visit Agenda – Kebaktian Kurban Serentak Nasional yang digagas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi sorotan publik sebagai bentuk kepedulian sosial. Dalam rangka perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, para anggota dan pengurus PPP menggelar penyembelihan hewan qurban secara bersamaan di berbagai daerah di Indonesia. Sebagai bagian dari Visit Agenda, kegiatan ini menggambarkan komitmen partai dalam memperkuat keimanan dan memberdayakan masyarakat.
“PPP melakukan penyembelihan qurban serentak di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kurun waktu beberapa hari ini, jumlah hewan qurban yang didistribusikan telah mencapai lebih dari 100 ekor,” ujar Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Kamis (28/5/20226). Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan, tetapi juga sebagai bagian dari Visit Agenda untuk menjembatani kebutuhan masyarakat.
Kurban di Jakarta Dilakukan Secara Terpadu
Pelaksanaan kegiatan qurban serentak di Jakarta mencerminkan sinergi antara DPP PPP dengan DPW PPP DKI Jakarta. Mardiono menjelaskan bahwa pemotongan hewan qurban dari kedua lembaga ini digabungkan, lalu hasilnya didistribusikan ke berbagai komunitas yang membutuhkan. Dalam perayaan kali ini, total hewan qurban yang disalurkan mencapai 11 ekor, terdiri dari lima sapi dari DPP dan enam kambing dari DPW.
“Saya mengapresiasi partisipasi anggota PPP di seluruh Indonesia, terutama dalam kegiatan Visit Agenda ini. Partisipasi mereka menjadi bukti bahwa kurban bukan sekadar ritual, tetapi juga alat untuk membangun kepedulian sosial,” tambah Mardiono saat menyerahkan hewan qurban di Kantor DPW PPP DKI Jakarta.
Proses Penyembelihan dan Distribusi Hewan Kurban
Proses penyembelihan qurban PPP diatur secara terpadu untuk memastikan efisiensi dan keadilan dalam distribusi. Setiap daerah melakukan pendataan kebutuhan masyarakat, lalu hewan qurban dipilih sesuai standar kesehatan dan kualitas. Setelah disembelih, daging hasil qurban dikemas dan disalurkan ke rumah tangga miskin, lansia, serta keluarga besar yang terdampak pandemi.
“Kita juga melibatkan tim khusus untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Hewan qurban akan diberikan ke sekitar 300 keluarga di Jakarta, dengan target penyaluran lebih dari 100 ekor di seluruh Indonesia,” papar Mardiono. Ia menambahkan bahwa Visit Agenda ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara partai dan masyarakat.
Dukungan dari Anggota dan Pengurus PPP
Visit Agenda menjadi pendorong utama partisipasi aktif anggota PPP dalam kegiatan qurban. Banyak pengurus partai di berbagai daerah memberikan kontribusi, baik secara finansial maupun langsung melalui penyembelihan hewan. Hal ini menunjukkan keseriusan PPP dalam memperkuat identitas keagamaan dan kemanusiaan.
“Kader PPP di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam Visit Agenda ini. Mereka tidak hanya mengirimkan dana, tetapi juga turut serta dalam penyembelihan langsung sebagai bentuk kebersamaan,” kata Mardiono. Ia menegaskan bahwa kontribusi tersebut menjadi nilai tambah dalam rangka membangun keadilan sosial.
Manfaat Kurban Serentak untuk Masyarakat
Kebijakan kurban serentak PPP dirancang untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Dengan menggabungkan penyembelihan dari berbagai cabang, partai berhasil menyasar lebih dari 100 ekor hewan yang akan dibagi ke berbagai wilayah. Mardiono menyampaikan bahwa target penyaluran akan terus ditingkatkan agar mencapai kebutuhan lebih banyak masyarakat.
“Visit Agenda ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan sumber daya dalam memperingati Hari Raya Iduladha. Hasil dari kurban serentak akan mencakup kebutuhan masyarakat di 20 kota besar, dengan prioritas untuk warga yang kurang beruntung,” jelas Mardiono. Ia juga berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi partai-partai lain dalam menggabungkan kegiatan spiritual dan sosial.
Kemitraan dengan Berbagai Lembaga
Pelaksanaan Visit Agenda PPP tidak hanya melibatkan anggota partai, tetapi juga kerja sama dengan lembaga keagamaan, organisasi sosial, dan pihak berwenang. Pemotongan hewan qurban di beberapa kota didukung oleh petugas dari dinas pertanian dan kelompok masyarakat setempat. Mardiono mengapresiasi kolaborasi ini, yang dinilainya sebagai bentuk kepedulian nasional.
“Kita berharap, Visit Agenda ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan sosial seperti kurban. Dengan berbagi, kita bisa memperkuat ikatan keagamaan dan persaudaraan,” pungkas Mardiono. Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan tahun depan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
