Berita

Wagub Jabar Minta Tak Ada Sweeping Pelat B Saat Konvoi Persib Akhir Pekan Ini

Wagub Jabar Minta Tak Ada Sweeping Pelat B Saat Konvoi Persib Akhir Pekan Ini Wagub Jabar Minta Tak Ada Sweeping - Fokus Utama: Wagub Jabar Minta Tak Ada

Desk Berita
Published Mei 22, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Wagub Jabar Minta Tak Ada Sweeping Pelat B Saat Konvoi Persib Akhir Pekan Ini

Wagub Jabar Minta Tak Ada Sweeping – Fokus Utama: Wagub Jabar Minta Tak Ada Sweeping Pelat B Wagub Jawa Barat Erwan Ardiatmo Yudha kembali memberikan pernyataan penting terkait larangan sweeping pelat B selama konvoi Persib di akhir pekan ini. Ia menegaskan bahwa perayaan kejuaraan tim sepak bola tersebut harus tetap tenang dan terukur, agar tidak mengganggu keamanan masyarakat. Erwan mengimbau kepada semua pihak, termasuk masyarakat dan fans Persib, untuk tetap berdisiplin dan tidak melakukan aksi sweeping yang bisa menyebabkan kekacauan di jalan raya.

Pernyataan Wagub Jabar Tentang Sweeping Pelat B

Dalam konferensi pers Jumat (22/5/2026), Erwan menegaskan bahwa sweeping pelat B telah menjadi kebiasaan yang sering terjadi saat Persib mencapai prestasi besar. Ia menyoroti bahwa kegembiraan masyarakat bisa berdampak positif, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, bisa memicu tindakan yang tidak terkendali. “Saya sangat menghargai semangat masyarakat, tapi kita harus tetap berhati-hati. Sweeping pelat B bukan hanya mengganggu lalu lintas, tapi juga bisa menciptakan ketegangan antar kelompok,” jelas Erwan.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Bandung dan Jawa Barat, serta para Bobotoh di mana pun berada, agar merayakan kejuaraan ini dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Jangan sampai ada aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Erwan, Jumat (22/5/2026).

Erwan juga menyinggung bahwa sweeping pelat B sering kali terjadi secara spontan, tanpa ada rencana yang matang. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pihak kepolisian, warga, dan pengelola kegiatan agar tindakan tersebut bisa dihindari. “Kita sudah insyaallah juara, tinggal syukuri saja. Jangan sampai ada perusakan atau tindakan sweeping yang kembali terjadi,” tegasnya.

Upaya Pemerintah Jawa Barat Mencegah Kekacauan di Konvoi Persib

Menyikapi kemungkinan aksi sweeping selama konvoi, pemerintah provinsi Jabar telah melakukan beberapa langkah antisipatif. Pihak kepolisian dibantu oleh relawan dan organisasi masyarakat untuk memastikan alur lalu lintas tetap lancar. Erwan menyatakan bahwa masyarakat harus paham bahwa sweeping pelat B tidak hanya merugikan pemilik kendaraan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan umum.

“Konvoi Persib adalah momen penting yang wajib dirayakan dengan penuh keharmonisan. Sweeping pelat B bisa terjadi karena emosi, tapi kita harus mencari solusi bersama,” imbuh Erwan. Ia menambahkan bahwa pihak pemerintah siap memberikan dukungan maksimal untuk memastikan acara berjalan aman dan tertib.

Selain itu, Erwan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga sikap saling menghormati. Ia mencontohkan bahwa sebelumnya, saat Persib menjuarai Liga Indonesia, terjadi sweeping yang mengganggu jalan-jalan di Bandung. “Saya ingin menghindari hal serupa agar masyarakat bisa merayakan keberhasilan bersama tanpa mengganggu kehidupan sehari-hari,” jelas Erwan. Langkah ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran akan pentingnya ketertiban.

Erwan juga mengingatkan bahwa konvoi Persib adalah bagian dari perayaan yang seharusnya menyenangkan. Ia menekankan bahwa tindakan sweeping pelat B harus ditiadakan untuk menghindari konflik antar warga yang tidak perlu. “Kita bisa menikmati kegembiraan ini dengan cara yang lebih santai, seperti membagikan makanan atau menghiasi jalan dengan bendera yang ramah,” saran Erwan. Dengan begitu, tindakan yang merugikan bisa dihindari.

“Sweeping pelat B tidak hanya merugikan para pemilik kendaraan, tetapi juga mengurangi kebahagiaan yang seharusnya tercipta saat Persib menjuarai kompetisi. Kita perlu menggantinya dengan aksi yang lebih konstruktif,” pungkas Erwan.

Pernyataan Erwan mendapat respons positif dari sejumlah warga Bandung. Banyak yang setuju dengan rencana pemerintah untuk menghindari sweeping selama konvoi. Namun, juga ada yang merasa bahwa aksi tersebut adalah bagian dari tradisi perayaan yang sudah lama dilakukan. Erwan menanggapi hal ini dengan menegaskan bahwa perubahan adalah bagian dari kemajuan, dan keharmonisan adalah tujuan utama.

Leave a Comment