Berita

Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan E-Mail Rugikan Perusahaan AS Rp 6,2 M

Bareskrim Buru WN China Otak jaringan penipuan surel lintas negara yang menggunakan skema business e-mail compromise (BEC). Targetnya adalah perusahaan

Desk Berita
Published Agustus 19, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
kasubdit-i-dittipidsiber-bareskrim-polri-kombes-deddy-supriadi-1787137731032_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan E-Mail, Rugikan Perusahaan AS Rp 6,2 M
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan E-Mail, Rugikan Perusahaan AS Rp 6,2 M

Wahanaberita.com – Bareskrim Buru WN China Otak jaringan penipuan surel lintas negara yang menggunakan skema business e-mail compromise (BEC). Targetnya adalah perusahaan Amerika Serikat bernama IQ Power Tools, yang dirugikan hingga USD 350.325 atau setara Rp 6,2 miliar. Warga negara China berinisial CW diduga menjadi dalang utama dalam operasi tersebut dan kini menjadi buruan utama penyidik.

Mekanisme Penipuan: Menyamar sebagai Mitra Dagang

Kronologi kasus ini berawal dari laporan Biro Investigasi Federal (FBI) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait manipulasi data elektronik yang menimpa IQ Power Tools. Para pelaku memalsukan identitas perusahaan rekanan korban, yakni Duro Machinery Corp yang berbasis di China, dengan menyusun surel yang nyaris identik dengan komunikasi resmi.

Melalui pesan-pesan tersebut, pelaku mengarahkan korban untuk memindahkan pembayaran pengadaan perangkat keras komputer ke rekening penampung di Indonesia. Rekening yang dituju bernomor 5345187445 atas nama PT Aksesoris Andalan Bersama.

Identitas Otak Pelaku Terungkap dari Pengakuan Dua Tersangka

Kombes Deddy Supriadi, Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa nama CW baru terkuak setelah penyidik menangkap dua anak buahnya di Jakarta Selatan: LPK (56), warga negara Indonesia, dan LJ (46), warga negara China.

“Pada saat dilakukan interogasi berdasarkan keterangannya bahwa Tersangka berinisial LPK adalah orang yang memang disuruh oleh seseorang yang berinisial CW yang saat ini masih kami lakukan pencarian karena merupakan berdasarkan domisilinya warga negara China,” kata Deddy dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).

Deddy menambahkan bahwa CW mengendalikan seluruh aliran dana hasil kejahatan dari wilayah China. Sebagian uang yang diperoleh secara ilegal bahkan telah dikirimkan LPK langsung kepada CW.

“Kemudian setelah diketahui adanya daripada otak pelaku tersebut berinisial CW di China, bahwa inisial CW ini setelah mendapatkan transfer daripada korban yang ada di Amerika, maka kedua tersangka telah berhasil melakukan transfer kepada tersangka yang DPO tersebut senilai USD 70 ribu di berbagai bank yang ada di China,” ucapnya.

Perusahaan Fiktif dan Imbalan Lima Persen

Penyelidikan mengungkap bahwa PT Aksesoris Andalan Bersama tidak pernah benar-benar terdaftar sebagai entitas bisnis. LPK, atas instruksi CW, menciptakan legalitas perusahaan tersebut dengan memakai identitas anak kandungnya sendiri. Sebagai imbalan, LPK menerima lima persen dari setiap transaksi yang berhasil.

“Dengan konsekuensi atas kesiapan yang mereka lakukan ketika terjadi berhasilnya mendapat transfer perolehan kejahatan tersebut, maka Tersangka mendapatkan 5 persen dari setiap transaksi yang dimaksud,” ungkap Deddy.

Saldo USD 285.859 Berhasil Diblokir

Walaupun total kerugian korban mencapai USD 350.325, penyidik berhasil membekukan rekening PT Aksesoris Andalan Bersama. Saat pemblokiran dilakukan, masih tersisa saldo sebesar USD 285.859 atau sekitar Rp 5 miliar.

“Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian senilai USD 350.325. Selanjutnya dilakukan proses penyidikan dan pemblokiran terhadap rekening tersebut dan diketahui rekening tersebut masih memiliki saldo senilai USD 285.859 atau setara dengan Rp 5 miliar,” pungkas Deddy.

Ancaman Hukuman hingga 15 Tahun Penjara

Seluruh pelaku terancam dijerat sejumlah pasal sekaligus: Pasal 51 ayat 1 juncto

Frequently Asked Questions

What is Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan?

Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan matter?

Bareskrim Buru WN China Otak Penipuan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment