Berita

Penampakan Separator Busway di Pancoran Dicabut karena Proyek Trotoar

Penampakan Separator Busway di Pancoran menjadi perhatian warga Jakarta Selatan setelah pembatas lajur khusus Transjakarta di Jalan Gatot Subroto dilepas

Desk Berita
Published Agustus 19, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
penampakan-separator-busway-di-pancoran-dicabut-sementara-karena-ada-proyek-jalan-dan-trotoar-shonyadetikcom-1787137817200_169
Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Penampakan Separator Busway di Pancoran: Pembatas Dilepas Sementara untuk Proyek Trotoar
  2. Related Reading

Penampakan Separator Busway di Pancoran: Pembatas Dilepas Sementara untuk Proyek Trotoar

Wahanaberita.com – Penampakan Separator Busway di Pancoran menjadi perhatian warga Jakarta Selatan setelah pembatas lajur khusus Transjakarta di Jalan Gatot Subroto dilepas sementara. Keputusan ini diambil Pemprov DKI Jakarta demi membuka ruang kerja bagi proyek revitalisasi trotoar dan badan jalan. Warga sekitar pun mulai merasakan perubahan langsung pada pola lalu lintas di kawasan Pancoran, termasuk antrean yang lebih panjang di titik-titik halte.

Apa yang Terjadi di Lokasi

Pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, tim liputan detikcom mendapati dua unit alat berat masih beroperasi di sisi trotoar Jalan Gatot Subroto, arah Tebet. Aktivitas konstruksi tersebut merembes ke badan jalan, sehingga pembatas busway terpaksa digeser ke sisi kanan, berdekatan dengan pagar pembatas Tol Dalam Kota. Kondisi ini membuat batas antara lajur kendaraan umum dan jalur khusus bus menjadi tidak jelas secara visual.

Dampak penggeseran tidak terbatas pada satu segmen saja. Separator yang semula memisahkan lajur Transjakarta dari kendaraan umum pada rute Pancoran menuju Kuningan juga telah dilepas. Mobil dan sepeda motor kini bebas melintas di jalur yang tadinya khusus bus. Di sekitar Halte Pancoran, armada Transjakarta terpaksa bergantian dengan kendaraan lain setiap hendak masuk atau keluar halte, menciptakan antrean yang lebih panjang dari biasanya dan meningkatkan potensi konflik antar-pengguna jalan.

Bagi warga yang bergantung pada akses pejalan kaki, situasi ini menambah ketidaknyamanan harian. Nadya, salah satu penghuni sekitar, menyampaikan kekhawatirannya karena terpaksa berjalan di tepi jalan Gatot Subroto selama proyek berlangsung. Ia berharap pengerjaan dapat dipercepat dan tidak memakan terlalu banyak ruang jalan.

“Untuk harapannya, proyeknya bisa dipercepat kali ya, buat proyeknya mungkin nggak terlalu makan banyak lahan gitu,” ujar Nadya.

Respons Resmi dan Rencana Pemulihan

Kadishub DKI Jakarta, Budi Awaludin, menegaskan bahwa penggeseran pembatas bersifat sementara dan akan dikembalikan ke posisi awal begitu seluruh pekerjaan rampung. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan memberi ruang bagi aktivitas konstruksi sekaligus menyesuaikan pengaturan lalu lintas secara bertahap tanpa mengorbankan keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.

“Penggeseran separator ini dilakukan sementara untuk memberikan ruang bagi pekerjaan sekaligus menyesuaikan pengaturan lalu lintas di lokasi. Pelaksanaannya bertahap dan akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar pergerakan kendaraan tetap dapat diatur dengan baik,” kata Budi dalam keterangan resmi, Rabu (19/8).

Budi merinci bahwa pekerjaan tersebar di dua sisi jalan. Di sisi utara, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menangani pembangunan serta peningkatan trotoar lengkap dengan bangunan pelengkap seperti saluran air dan drainase. Sementara di sisi selatan, tim melakukan pemeliharaan jalan berupa pelapisan hotmix. Selama seluruh tahapan berlangsung, bus Transjakarta di area yang terdampak rekayasa lalu lintas akan berbagi lajur dengan kendaraan bermotor lainnya, sehingga waktu tempuh rute bisa mengalami perpanjangan sementara.

Warga diimbau untuk memperhatikan rambu sementara dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Penampakan Separator Busway di Pancoran yang kini hilang dari posisi semula diperkirakan akan kembali setelah seluruh tahapan konstruksi selesai dan jalan dinyatakan layak digunakan kembali oleh pihak berwenang.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Penampakan Separator Busway di Pancoran

Kapan pembatas busway akan dipasang kembali? Menurut Kadishub DKI Jakarta, pengembalian separator ke posisi semula dilakukan setelah seluruh pekerjaan konstruksi rampung. Tidak ada tanggal pasti yang diumumkan; prosesnya bertahap dan bergantung pada kondisi lapangan serta hasil evaluasi keselamatan.

Apakah Transjakarta tetap beroperasi selama proyek berlangsung? Ya, layanan Transjakarta tetap berjalan. Namun, di segmen yang terdampak rekayasa lalu lintas, bus terpaksa berbagi lajur dengan kendaraan umum sehingga waktu tempuh bisa lebih lama dari biasanya. Penumpang disarankan memperhitungkan tambahan waktu perjalanan.

Apakah pejalan kaki tetap bisa menggunakan trotoar? Sebagian trotoar di sisi utara sedang dalam tahap pembangunan dan belum dapat digunakan. Warga diimbau memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan petugas di lapangan serta memperhatikan area kerja agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pekerja konstruksi.

Leave a Comment