Berita

Ketua KPK Wanti-wanti Pegawai Jaga Integritas Bukan Sekadar Slogan

Di Gedung Merah Putih KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto tampil sebagai inspektur upacara peringatan

Desk Berita
Published Agustus 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
ketua-kpk-setyo-budiyanto-memimpin-upacara-peringatan-hut-ke-81-ri-di-gedung-merah-putih-kpk-kurniawandetikcom-1786932191924_169
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Setyo Budiyanto: Integritas Bukan Slogan, Melainkan Kebutuhan Bangsa
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Setyo Budiyanto: Integritas Bukan Slogan, Melainkan Kebutuhan Bangsa

Wahanaberita.com – Di Gedung Merah Putih KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto tampil sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Dalam pidato upacara tersebut, ia menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran lembaga antirasuah: menjaga integritas bukan sekadar kewajiban internal pegawai, melainkan respons terhadap kebutuhan bangsa akan kejujuran.

Tanggung Jawab yang Tidak Ringan

Setyo menegaskan bahwa setiap personel KPK memikul amanah yang berat. Ia mengingatkan bahwa lembaga ini dipercaya untuk merawat salah satu pilar fundamental kehidupan bernegara, yakni integritas.

“Sebagai pegawai KPK, we memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Kita dipercaya untuk menjaga salah satu fondasi penting kehidupan berbangsa, yaitu integritas.”

Ia kemudian mengajak seluruh insan KPK untuk mempertahankan profesionalisme, independensi, dan kejujuran. Alasannya, menurutnya, bukan semata-mata karena mereka berstatus pegawai lembaga antikorupsi, melainkan karena masyarakat Indonesia membutuhkan bukti nyata bahwa amanah publik dapat dijalankan secara jujur dan bertanggung jawab.

“Karena itu, saya mengajak seluruh insan untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan independensi. Bukan karena kita bekerja di KPK, tetapi karena bangsa ini membutuhkan contoh bahwa amanah dapat dijalankan dengan jujur dan bertanggung jawab.”

Integritas dari Pemahaman, Bukan dari Pengawasan

Menurut Setyo, perilaku jujur seharusnya lahir dari pemahaman internal, bukan dari ketakutan terhadap mekanisme pengawasan yang ketat. Ia menambahkan bahwa menjaga integritas bukan upaya meraih predikat terbaik, melainkan cerminan wajah institusi KPK itu sendiri.

Tantangan yang Tak Pernah Berhenti

Ia mengakui bahwa perjalanan mempertahankan integritas penuh kesulitan. Tekanan, tantangan, dan kritik akan terus hadir. Namun, ia meyakini bahwa selama nilai-nilai benar tetap dipegang teguh, kerja dilakukan secara profesional, dan kepentingan kolektif bangsa diletakkan di atas kepentingan individu, maka KPK akan tetap relevan bagi masyarakat dan negara.

“Saya memahami bahwa perjalanan menjaga integritas tidak selalu mudah. Tantangan selalu ada, tekanan selalu ada, kritik bahkan mungkin tidak akan pernah berhenti. Namun saya percaya dan kita semua percaya, selama kita tetap berpegang pada nilai yang benar, tetap bekerja secara profesional, dan tetap menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, maka KPK akan terus memiliki arti penting bagi masyarakat dan negara.”

Kemerdekaan sebagai Pengingat

Momentum HUT RI, lanjut Setyo, selalu mengingatkan bahwa perjuangan tidak terbatas pada medan pertempuran. Di era kontemporer, perjuangan diwujudkan melalui pengabdian yang jujur, pelayanan yang tulus, keberanian mempertahankan prinsip, serta komitmen untuk tidak menyalahgunakan kewenangan.

“Mari kita terus menjaga KPK sebagai institusi yang dipercaya publik. Mari kita rawat integritas sebagai nilai yang hidup, bukan sekadar slogan. Dan mari kita pastikan bahwa apa yang kita kerjakan setiap hari benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.”

“Jaga integritas, jaga kepercayaan, jaga kehormatan KPK. Karena pada akhirnya, kekuatan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh kewenangan yang dimilikinya, tetapi oleh karakter orang-orang yang mengabdi di dalamnya.”

Frequently Asked Questions

What is Ketua KPK Wanti wanti Pegawai Jaga?

Ketua KPK Wanti wanti Pegawai Jaga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ketua KPK Wanti wanti Pegawai Jaga matter?

Ketua KPK Wanti wanti Pegawai Jaga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment