6 Pelaku Diduga Lecehkan 26 Mahasiswa dan Dosen di Unesa Kena Skors
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi menjatuhkan sanksi skorsing terhadap enam mahasiswa yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual secara verbal. Kasus
Enam Mahasiswa Unesa Terkena Skors Setelah Kasus Pelecehan Verbal
Wahanaberita.com – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi menjatuhkan sanksi skorsing terhadap enam mahasiswa yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual secara verbal. Kasus ini menimpa 26 mahasiswa dan dosen di Fakultas Vokasi melalui sebuah grup komunikasi. Langkah tersebut diambil setelah Unesa menyelesaikan proses pemeriksaan internal. 6 Pelaku Diduga Lecehkan 26 Mahasiswa dan dosen ini kini menghadapi konsekuensi akademik yang signifikan.
Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, yang menjabat sebagai Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) Unesa, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan menjadi dasar rekomendasi kepada Rektor. Rekomendasi ini kemudian digunakan sebagai bahan penetapan keputusan resmi. Proses ini melibatkan verifikasi menyeluruh terhadap setiap laporan yang masuk.
“Hasil tersebut kemudian menjadi dasar bagi Satgas PPK untuk menyampaikan rekomendasi kepada Rektor Unesa sebagai bahan penetapan keputusan resmi,” kata Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, dilansir detikJatim, Sabtu (15/8/2026).
Rincian Sanksi dan Program Rehabilitasi
Menurut Iman, sanksi yang diberikan kepada keenam mahasiswa memiliki tingkat perbedaan. Rentang skorsing berkisar antara satu hingga tiga semester. Selain itu, Unesa juga membatalkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dimiliki oleh salah satu pelaku. Sanksi ini mencerminkan keseriusan universitas dalam menangani kasus pelecehan.
“Satu pelaku diberi sanksi skors 3 semester, dua pelaku sanksi skors 2 semester dan tiga anak sanksi skors 1 semester,” jelas Iman.
Kedelapan mahasiswa tersebut juga diwajibkan mengikuti program pembinaan sebagai bagian dari proses disiplin dan rehabilitasi. Program ini mencakup konseling wajib, pembinaan spiritual, serta penugasan yang ditetapkan oleh Satgas PPK sesuai mekanisme berlaku. Setiap terlapor harus menyelesaikan program ini sebelum sanksi berakhir.
Iman menambahkan bahwa program pembinaan bertujuan membantu para terlapor memahami dampak dari tindakan yang telah dilakukan. Selain itu, program ini juga berfungsi memperbaiki perilaku dan membangun kembali pemahaman mengenai etika komunikasi. Proses ini melibatkan evaluasi berkala dari tim pembina.
“Tujuannya untuk membantu terlapor memahami dampak tindakan yang dilakukan, memperbaiki perilaku, serta membangun kembali pemahaman mengenai etika komunikasi, penghormatan terhadap sesama sivitas akademika, dan nilai-nilai kehidupan kampus yang berintegritas,” jelasnya.
Dampak Terhadap Komunitas Akademik
Kasus ini memberikan dampak positif terhadap kesadaran seluruh sivitas akademika Unesa. 6 Pelaku Diduga Lecehkan 26 Mahasiswa dan dosen menjadi contoh nyata bahwa universitas tidak mentolerir perilaku pelecehan. Mahasiswa dan dosen merasa lebih aman untuk melaporkan kasus serupa di masa depan.
Unesa berkomitmen untuk terus memperkuat mekanisme pencegahan kekerasan di lingkungan kampus. Langkah-langkah preventif akan diperluas melalui sosialisasi rutin dan pembentukan unit penanganan yang lebih responsif. [Baca juga: Mekanisme Pelaporan Pelecehan di Kampus](https://news.detik.com/berita/d-8620490/6-pelaku-diduga-lecehkan-26-mahasiswa-dan-dosen-di-unesa-kena-skors)
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Unesa
Berapa lama masa skorsing yang diberikan? Masa skorsing berkisar antara 1 hingga 3 semester tergantung tingkat pelanggaran masing-masing pelaku.
Apakah semua pelaku mengikuti program pembinaan? Ya, seluruh terlapor wajib mengikuti program pembinaan yang mencakup konseling, pembinaan spiritual, dan penugasan.
Bagaimana mekanisme pelaporan di Unesa? Mahasiswa dan dosen dapat melaporkan kasus pelecehan melalui Satgas PPK atau unit penanganan kekerasan di kampus.
Apakah sanksi bersifat permanen? Sanksi skorsing bersifat sementara, namun catatan pelanggaran akan tercatat dalam sistem akademik universitas.
