Berita

Polri Perkuat Penanganan Dampak Gempa NTT, Terjunkan SAR Brimob-Tim DVI

Kantor Pusat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memperkuat upaya tanggap darurat setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 melanda kawasan

Desk Berita
Published Agustus 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
kadiv-humas-polri-irjen-johnny-eddizon-isir-rumondang-detikcom-1786789215116_169
Foto : James Thomas - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Polri Tingkatkan Respons Bencana Gempa di Flores dengan Mobilisasi Tim Khusus
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Polri Tingkatkan Respons Bencana Gempa di Flores dengan Mobilisasi Tim Khusus

Wahanaberita.com – Kantor Pusat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memperkuat upaya tanggap darurat setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 melanda kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur. Langkah strategis ini melibatkan pengerahan personel SAR Brimob serta tim dokter spesialis ke lokasi bencana.

Koordinasi Intensif dan Fokus Penyelamatan

Irjen Johnny Eddizon Isir, selaku Kadiv Humas Polri, menjelaskan bahwa saat ini prioritas utama adalah memberikan dukungan penyelamatan di berbagai titik terdampak. Koordinasi yang intensif terus dijalin antara Mabes Polri bersama Polda NTT untuk memastikan kelancaran operasi.

Polri tentu berempati terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores. Polri hadir dan terus memberikan dukungan dalam proses penanganan, khususnya penyelamatan dan evakuasi masyarakat. Mabes Polri dan Polda NTT terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan di lapangan dapat didukung.

— Johnny Eddizon Isir, Sabtu (15/8/2026)

Menurut Isir, Polda NTT sudah mengerahkan seluruh jajarannya untuk menyisir area bencana guna memberikan pertolongan. Namun, pendataan korban dan kerusakan masih menghadapi kendala karena jaringan komunikasi terputus di beberapa wilayah daratan Flores.

Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Untuk data korban dan kerusakan masih terus dihimpun dan diverifikasi karena kondisi di lapangan masih dinamis, termasuk adanya kendala komunikasi di sejumlah wilayah.

— Isir

Mobilisasi Pasukan SAR dan Tim Identifikasi

Korps Bhayangkara berencana memberangkatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob dari Pasukan Pelopor pada malam hari ini. Pasukan tersebut dilengkapi dengan peralatan SAR lengkap untuk mencari korban yang kemungkinan terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Selain pasukan SAR, tim kesehatan, Disaster Victim Identification (DVI), dan anjing pelacak (K9) juga disiapkan untuk mendukung proses identifikasi dan pencarian. Seluruh kekuatan tersebut akan disiapkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Seluruh kekuatan kita siapkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Termasuk pasukan SAR Brimob, tim kesehatan dan DVI, K9, maupun dukungan dari Polda-Polda terdekat.

— Isir

Isir menambahkan bahwa semua persiapan ini bertujuan untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan, dan penanganan masyarakat terdampak. Dukungan dari wilayah terdekat seperti Polda NTB, Polda Bali, dan Polda Jawa Timur juga telah disiagakan.

Logistik dan Bantuan Teknologi

Kapal tipe A serta pesawat CN-295 Polri disiapkan untuk memobilisasi logistik dan bantuan sosial dari Kapolri. Terkait gangguan sinyal di lokasi bencana, Polri juga mengirimkan 10 unit WiFi Portable Wontech sebagai dukungan teknologi.

Bantuan tahap pertama mencakup 10 set tenda pleton dan 240 dus bahan makanan cepat saji. Isir juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks terkait jumlah korban maupun isu tsunami susulan yang belum berdasar.

Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam kondisi seperti ini, informasi resmi sangat penting agar tidak menimbulkan kepanikan dan tidak mengganggu proses evakuasi maupun penanganan di lapangan.

— Isir

Update Data Korban dari BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa magnitudo 7 di Pulau Flores, NTT. Hasil pendataan sementara menunjukkan terdapat 14 korban tewas.

Data yang dimutakhirkan pada pukul 12.30 WIB, Sabtu (15/8/2026), mencatat jumlah korban luka berat sebanyak 2 orang, sementara luka ringan mencapai 11 orang. Berton SP Panjaitan, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan.

Dari 14 korban tewas, 3 di antaranya berada di Sikka. Kemudian 6 orang meninggal dunia di Manggarai, lalu 5 orang meninggal dunia di Manggarai Timur. Korban luka dilaporkan tersebar di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.

Berton memastikan pihaknya akan menyampaikan setiap perkembangan data. Hingga kini tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan penyisiran dan pendataan di lapangan.

Isir menegaskan bahwa dukungan terhadap penanganan gempa Flores akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat. Polri hadir untuk masyarakat dengan keselamatan sebagai prioritas utama.

Polri hadir untuk masyarakat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan seluruh kekuatan yang ada akan terus kami optimalkan untuk membantu proses evakuasi, pencarian korban dan penanganan masyarakat terdampak.

— Isir

Frequently Asked Questions

What is Polri Perkuat Penanganan Dampak Gempa NTT Terjunkan?

Polri Perkuat Penanganan Dampak Gempa NTT Terjunkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polri Perkuat Penanganan Dampak Gempa NTT Terjunkan matter?

Polri Perkuat Penanganan Dampak Gempa NTT Terjunkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment