Berita

Kapolri Beberkan Rincian 895 Jembatan yang Dibangun, Terbanyak di Banten

Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meresmikan pembangunan dan revitalisasi infrastruktur jembatan di seluruh Indonesia. Upacara yang digelar secara hybrid

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mary Anderson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kapolri Beberkan Rincian 895 Jembatan Merah Putih Presisi, Banten Pimpin Daftar
  2. Related Reading

Kapolri Beberkan Rincian 895 Jembatan Merah Putih Presisi, Banten Pimpin Daftar

Wahanaberita.com – Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi meresmikan pembangunan dan revitalisasi infrastruktur jembatan di seluruh Indonesia. Upacara yang digelar secara hybrid pada Kamis (13/8/2026) ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengumumkan bahwa total 895 unit Jembatan Merah Putih Presisi telah dibangun atau direvitalisasi. Kegiatan ini juga mencakup peresmian 3.395 jembatan milik TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih TNI AD.

Peresmian hari ini difokuskan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Struktur jembatan ini menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari. Manfaat langsung dari pembangunan ini dirasakan oleh 8.000 jiwa penduduk setempat yang selama ini kesulitan akses transportasi.

Secara khusus kegiatan peresmian hari ini dipusatkan di jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. Jembatan ini menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari yang memberikan manfaat langsung kepada 8.000 jiwa dan juga kami menyalurkan 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar dan 140 kacamata gratis, 81 SIM gratis dan penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan,” kata Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit menjelaskan bahwa seluruh 895 jembatan tersebar di wilayah 30 polda di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 874 unit telah rampung dikerjakan, 17 unit masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan berada dalam tahap perencanaan. Angka-angka ini menunjukkan komitmen Polri dalam membangun infrastruktur untuk masyarakat.

“Kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 polda dengan rincian 874 unit telah selesai, 17 unit dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan,” ujar Jenderal Sigit dalam peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD yang digelar secara hybrid, Kamis (13/8/2026).

Jumlah 874 jembatan yang telah selesai memiliki panjang total mencapai 19,2 kilometer. Infrastruktur ini menghubungkan 1.314 desa di seluruh Indonesia. Manfaatnya dirasakan oleh 2 juta orang, meliputi anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan mobilitas masyarakat.

Banten Menjadi Polda dengan Jumlah Jembatan Terbanyak

Dari keseluruhan jembatan, 145 unit berada di wilayah Polda Banten. Total panjang jembatan di Banten mencapai 3 kilometer. Infrastruktur ini menghubungkan 23 desa dengan 500 ribu jiwa sebagai penerima manfaat. Angka ini menjadikan Banten sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar dalam program pembangunan jembatan Polri.

“Dari jumlah tersebut 145 jembatan di wilayah Polda Banten dengan total panjang 3 km menghubungkan 23 desa dengan penerima manfaat sebanyak 500 ribu jiwa. Hal ini menjadikan Banten sebagai Polda dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi jembatan Merah Putih Presisi terbanyak di antara polda-polda lainnya,” lanjutnya.

Selain Banten, pembangunan masif juga dilakukan di berbagai wilayah lain. Polda Jawa Barat membangun 137 jembatan. Polda Riau memiliki 110 jembatan. Polda Jawa Tengah mencapai 86 jembatan. Polda Sumatera Selatan membangun 81 jembatan. Polda-polda lainnya rata-rata membangun 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.

Terkait rencana ke depan, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa pembangunan akan terus berlanjut sesuai arahan Presiden. Fokusnya adalah memenuhi kebutuhan masyarakat dan anak-anak Indonesia. Program ini akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitas pembangunan infrastruktur.

“Tentunya sesuai dengan arahan bapak (Presiden) kita akan terus melanjutkan pembangunan jembatan-jembatan sesuai dengan apa yang terkait dengan kebutuhan bagi anak-anak dan masyarakat kita,” terang Jenderal Sigit.

Di kesempatan yang sama, Polri juga membangun 39 jembatan untuk mendukung wilayah terdampak bencana di pulau Sumatra beberapa waktu lalu. Enam di antaranya merupakan jembatan bailey. Empat jembatan bailey berada di Aceh dan dua jembatan bailey di Sumatera Barat. Pembangunan ini menunjukkan respons cepat Polri terhadap kebutuhan masyarakat.

FAQ: Informasi Penting tentang Pembangunan Jembatan Polri

Berapa total jembatan yang dibangun oleh Polri? Polri membangun total 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di 30 polda seluruh Indonesia.

Provinsi mana yang memiliki jumlah jembatan terbanyak? Banten menjadi provinsi dengan jumlah jembatan terbanyak, yaitu 145 unit jembatan.

Berapa panjang total jembatan yang telah selesai dibangun? Jumlah 874 jembatan yang telah selesai memiliki panjang total mencapai 19,2 kilometer.

Siapa saja yang mendapat manfaat dari pembangunan jembatan ini? Manfaat dirasakan oleh 2 juta orang, meliputi anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.

Apakah pembangunan jembatan akan terus berlanjut? Ya, sesuai arahan Presiden, pembangunan jembatan akan terus berlanjut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan anak-anak Indonesia.

Leave a Comment