Kabar Terkini Terkait Temuan Nyaris Seribu Senjata di Sekolah Jaksel
Rahasia di balik penemuan 996 senjata di ruang Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, perlahan mulai terkuak. Petugas
Table of Contents
Temuan Hampir Seribu Senjata di Sekolah Jakarta Selatan Mulai Terungkap
Wahanaberita.com – Rahasia di balik penemuan 996 senjata di ruang Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, perlahan mulai terkuak. Petugas kepolisian telah berhasil memetakan jenis-jenis senjata yang menjadi barang bukti tersebut.
Berdasarkan rangkuman detikcom pada Minggu (9/8/2026), hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa sebagian besar dari 995 senjata yang ditemukan adalah senjata angin. Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa hanya ada satu pucuk senjata api di antara ratusan senjata lainnya.
“Perlu kita luruskan bersama, penemuan barang yang diduga berupa senjata. Ada 996 yang ditemukan, 995 merupakan senjata angin,” kata Budi kepada wartawan di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8).
Identitas Pemilik Senjata Api
Budi menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap 996 senjata tersebut telah dilakukan dengan cermat. Tim gabungan dari Subdit Wasendak Ditintelkam Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan dikerahkan untuk memeriksa setiap barang bukti satu per satu.
“995 itu senjata angin, oke? Yang kedua, ada satu pucuk senjata api. Itu sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan dan memiliki identitas atas kepemilikan Saudara DS. Saudara DS sudah dilakukan pendalaman, yang bersangkutan 2020 sudah meninggal dunia,” terang Budi.
Petugas berharap masyarakat tidak menerima informasi yang bias mengenai temuan ini. Saat ini, fokus utama adalah memastikan apakah izin impor senjata tersebut dilakukan secara legal atau ilegal.
“Jadi penanganan, jangan masyarakat bias atas penemuan barang diduga berbentuk senjata, ternyata itu senjata angin. Dan ini masih didalami terkait tentang izin impor, termasuk peletakan. Berdasarkan Perpol No 1 Tahun 2022, wajib memberitahukan surat izin impor dan gudang penyimpanan. Nah, ini masih didalami,” imbuhnya.
Mantan Ketua Yayasan Akan Dipanggil
Dalam kesempatan yang sama, Budi menyampaikan bahwa penyidik akan memanggil mantan Ketua Yayasan sekolah dengan inisial IWD. Pemanggilan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan.
“Kami lagi mengatur untuk menjadwalkan pemanggilan terhadap Saudara IWD di minggu depan,” ungkap Budi.
Selama ini, petugas telah mengumpulkan informasi mengenai izin impor senjata-senjata tersebut. Pemanggilan IWD akan difokuskan pada proses impor ratusan senjata angin yang ditemukan.
“Untuk izin impor kita sudah mengetahui bahwa PT LKP dengan inisial adalah Saudara IWD,” ujar Budi.
Setelah proses pemeriksaan selesai, akan diketahui kapan waktu impor, tujuan penggunaannya, serta jumlah senjata yang diimpor.
“Apabila impor itu sesuai dengan manifes, artinya ini secara resmi. Tetapi di luar manifes artinya ada penyelundupan, ada dua kluster yang berbeda yang akan didalami,” imbuhnya.
Dari informasi yang diperoleh, petugas akan melakukan kesesuaian data untuk menentukan apakah impor senjata tersebut dilakukan secara resmi atau melalui jalur penyelundupan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kabar Terkini Terkait Temuan Nyaris Seribu?
Kabar Terkini Terkait Temuan Nyaris Seribu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kabar Terkini Terkait Temuan Nyaris Seribu matter?
Kabar Terkini Terkait Temuan Nyaris Seribu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
