Nyago Bumi Sriwijaya

Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan Kembali Kegiatan Ronda

Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) mengajak warga untuk kembali mengaktifkan kegiatan ronda malam. Inisiatif ini

Desk Nyago Bumi Sriwijaya
Published Agustus 7, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
polres-oku-selatan-gelar-ronda-bersama-warga-1786077786120_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan Kembali Kegiatan Ronda Lewat Program SAROMA
  2. Related Reading

Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan Kembali Kegiatan Ronda Lewat Program SAROMA

Wahanaberita.com – Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) mengajak warga untuk kembali mengaktifkan kegiatan ronda malam. Inisiatif ini dikenal dengan nama SAROMA atau Sambang Ronda Malam, sebuah program yang dirancang untuk memperkuat keamanan lingkungan di tingkat komunitas. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis malam, 6 Agustus 2026, di Poskamling Lingkungan III yang berlokasi di Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

Program SAROMA menjadi salah satu upaya Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan kembali tradisi ronda malam yang sempat menurun intensitasnya. Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana memimpin langsung kegiatan ini dengan tujuan mengoptimalkan peran pos keamanan lingkungan. Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi lebih aktif dalam menjaga ketertiban kamtibmas di kawasan tempat tinggal mereka.

Dialog Langsung dengan Masyarakat untuk Keamanan Bersama

Program SAROMA tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesiapan Poskamling, namun juga membuka ruang dialog langsung dengan warga. Melalui pendekatan ini, Polri dapat menyerap berbagai informasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

AKBP I Made Redi Hartana menekankan bahwa tradisi ronda malam memegang peranan krusial sebagai wujud kepedulian kolektif terhadap keamanan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa situasi kondusif tidak semata-mata bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh warga. Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan kembali kegiatan ini sebagai bagian dari strategi preemtif dan preventif.

Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui SAROMA, kami ingin memperkuat kembali semangat warga untuk menjaga lingkungannya sekaligus membangun komunikasi yang semakin dekat antara masyarakat dan kepolisian.

Ungkapan tersebut disampaikan AKBP I Made Redi Hartana dalam siaran pers yang dirilis pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Edukasi dan Bantuan untuk Warga

Selama kegiatan berlangsung, petugas juga memberikan penyuluhan mengenai berbagai isu yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Materi edukasi mencakup pencegahan perjudian daring, tertib berlalu lintas, serta kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Sebagai bentuk dukungan, petugas juga menyerahkan sejumlah sarana pendukung seperti senter dan jas hujan guna membantu warga dalam menjalankan tugas ronda malam.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Polres OKU Selatan dan Polsek Muaradua bersama unsur kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kolaborasi multi-pihak ini menjadi bagian integral dari penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang mengedepankan kepedulian dan kebersamaan masyarakat.

Pendekatan Preemtif dan Preventif Polda Sumsel

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa SAROMA merupakan pendekatan preemtif dan preventif yang mengutamakan kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Program ini sejalan dengan upaya Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan kembali kegiatan ronda sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Poskamling bukan sekadar tempat berjaga, tetapi juga ruang kebersamaan dan komunikasi warga. Kehadiran anggota melalui SAROMA diharapkan dapat menghidupkan kembali kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa komunikasi yang terbangun melalui kegiatan sambang memungkinkan kepolisian memperoleh informasi lebih cepat mengenai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan demikian, langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program SAROMA

Apa itu program SAROMA? SAROMA adalah singkatan dari Sambang Ronda Malam, sebuah program yang dirancang untuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam di tingkat komunitas.

Siapa yang menginisiasi program SAROMA? Program SAROMA diinisiasi oleh Polda Sumatera Selatan melalui Polres OKU Selatan sebagai upaya Polda Sumsel Ajak Warga Aktifkan kembali kegiatan ronda.

Apa tujuan utama program SAROMA? Tujuan utama program SAROMA adalah memperkuat keamanan lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan warga.

Bagaimana cara masyarakat dapat berpartisipasi? Masyarakat dapat berpartisipasi dengan aktif mengikuti kegiatan ronda malam, melaporkan potensi gangguan keamanan, dan memanfaatkan sarana yang disediakan seperti senter dan jas hujan.

Melalui Program SAROMA, Polda Sumatera Selatan terus mendorong Poskamling menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Aktivitas ronda yang kembali berjalan serta komunikasi yang terbuka diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di OKU Selatan.

Leave a Comment