Berita

Ada Konflik Internal di Balik Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polres Metro Jakarta Selatan kini tengah melakukan penyelidikan mengenai temuan sejumlah senjata di salah satu ruangan sekolah swasta yang berada di kawasan

Desk Berita
Published Agustus 7, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
temuan-ratusan-pucuk-senjata-di-sekolah-swasta-di-pondok-pinang-jakarta-selatan-1786014363648_169
Foto : Sandra Wilson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Temuan Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap Ada Konflik Internal Yayasan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Temuan Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap Ada Konflik Internal Yayasan

Wahanaberita.com – Polres Metro Jakarta Selatan kini tengah melakukan penyelidikan mengenai temuan sejumlah senjata di salah satu ruangan sekolah swasta yang berada di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penemuan tersebut mencakup air gun maupun senjata api yang disimpan di dalam yayasan sekolah setempat.

Bahwa benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima Laporan dari masyarakat terkait temuan senjata (terdiri dari air gun dan senjata api) yang tersimpan disalah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adiwibowo, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan pada Kamis (6/8). Ia menjelaskan bahwa sebelum adanya laporan resmi dari masyarakat, pihak kepolisian telah membuat laporan polisi model A yang disusun segera setelah kejadian ditemukan.

Respons Pihak Sekolah

Sekolah memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebutkan adanya konflik internal kepengurusan yayasan sebagai latar belakang temuan ratusan senjata di ruangan mantan ketua yayasan, IWD. Menurut pihak sekolah, sengketa tersebut justru membuka peluang bagi mereka untuk mengakses ruangan dan menemukan barang-barang terlarang.

Iya, karena tanpa ada sengketa itu kami nggak bisa masuk. Justru karena sengketa itu, kami kemudian memberhentikan dia ketua,

Kata Hermawanto, kuasa hukum pihak sekolah, saat IWD diberhentikan, mereka mendapatkan akses untuk membuka ruangannya. Di dalam ruangan tersebut, ditemukan ratusan senjata berbagai jenis, narkotika, serta 30 compact disk (CD) porno.

Lalu kemudian kami punya akses untuk masuk ke dalam ruangan, ruangan sekolah kan? Akhirnya kami coba buka-buka, nggak tahunya ketika kami buka ruangan itu menjadi….kita temukan barang terlarang. Seandainya tidak ada sengketa, mungkin senjata itu masih ada di sini,

Hermawanto juga menanggapi klaim IWD bahwa ratusan senjata tersebut digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada ekskul menembak di sekolah itu berdasarkan informasi dari para guru yang telah lama bertugas.

Kami informasikan berdasarkan informasi dari para guru-guru yang sudah lama di sini, bahwa di sekolah ini tidak pernah ada ekstrakurikuler menembak,

Klaim dari Eks Ketua Yayasan

Sebelumnya, Alhadid Endar Putra yang merupakan kuasa IWD sekaligus Dirut PT Lokta Karya Perbakin menyatakan bahwa 995 pucuk senjata airsoft gun merupakan milik perusahaannya. Senjata-senjata tersebut disimpan di gudang sekolah sebagai bagian dari rencana kerja sama ekstrakurikuler menembak antara PT Lokta Karya Perbakin dengan pengurus yayasan sekolah pada tahun 2020.

Alhadid mengklaim bahwa senjata-senjata tersebut resmi dan memiliki izin. Ia juga mengaku telah menunjukkan surat izin kepada pihak kepolisian dan berencana menggelar izin-izin tersebut di Polres.

Mereka (pihak kepolisian) juga bertanya dan kami kasih lihat. Ini akan kita gelar juga di Polres izin-izin tersebut,

Menurut Alhadid, pihak yayasan yang saat ini menjabat sudah mengetahui keberadaan senjata di gudang. Ia merasa heran karena pihak yayasan seolah-olah baru mengetahui asal-usul senjata tersebut.

Saya juga tidak tahu tiba-tiba meledak, mereka seakan-akan baru tahu. Mereka tahu juga sudah ada izinnya,

Alhadid menduga bahwa persoalan ini muncul akibat konflik internal kepengurusan yayasan sekolah. Konflik tersebut bermula sejak pembina yayasan yang sebelumnya diberhentikan secara sepihak.

Ternyata saya ulik ada konflik di yayasan itu. Ini mengenai pembina Bu N sudah menjadi pembina sudah menduduki fisik dari April 2026. Jadi 5 bulan itu menduduki di sana, sebelum dia menduduki itu dia memberhentikan pembina lain,

Mengenai konflik yayasan, Alhadid menyampaikan bahwa pihak yayasan sebelumnya—yang telah dipecat—sedang mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan tersebut berkaitan dengan pemberhentian ketua yayasan secara sepihak serta penggunaan rekening pribadi untuk dana yayasan.

Sudah ada gugatannya di PN Jakpus perihal pemberhentian pembina dan rekening pribadi,

Frequently Asked Questions

What is Ada Konflik Internal di Balik Temuan?

Ada Konflik Internal di Balik Temuan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ada Konflik Internal di Balik Temuan matter?

Ada Konflik Internal di Balik Temuan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment