Berita

Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Forum GCMC, Kepala Daerah RI-Malaysia-Thailand Berkumpul

Kota Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT-GT edisi ke-9. Agenda internasional ini

Desk Berita
Published Juli 24, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com

Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Forum GCMC IMT-GT ke-9

Wahanaberita.com – Kota Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT-GT edisi ke-9. Agenda internasional ini akan berlangsung pada bulan Agustus 2026, tepatnya dari tanggal 4 hingga 7 Agustus. Penyelenggaraan forum ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Agung Nugroho, yang menjabat sebagai Wali Kota Pekanbaru, akan memimpin sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9. Ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kota ini. Kehormatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh Pekanbaru, tetapi juga oleh Provinsi Riau dan Indonesia secara keseluruhan.

“Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah di Indonesia mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan pelayanan terbaik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan,” kata Agung dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Keterlibatan Delegasi dari Tiga Negara

Forum internasional ini akan menghadirkan partisipasi aktif dari tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Sebanyak 32 pemerintah kota, kabupaten, dan dewan kota dari Indonesia dan Malaysia telah resmi menerima undangan untuk berpartisipasi. Delegasi Thailand sendiri akan ditetapkan melalui mekanisme Sekretariat Nasional Thailand.

Daftar peserta mencakup berbagai kepala daerah dari wilayah yang berbeda. Dari Indonesia, hadir perwakilan Medan, Batam, Padang, Palembang, dan Bandar Lampung. Sementara dari Malaysia, delegasi datang dari Ipoh, Pulau Pinang, Alor Setar, Langkawi, Seremban, hingga Kuantan.

Selain para pemimpin daerah, organisasi internasional juga dilibatkan dalam forum ini. Mitra-mitra dunia dalam pengembangan kota berkelanjutan yang hadir antara lain UNESCAP, Institute for Global Environmental Strategies (IGES), serta ICLEI-Local Governments for Sustainability.

Dampak Ekonomi dan Peluang Investasi

Menurut Agung, penyelenggaraan forum internasional ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Pekanbaru siap menampilkan diri sebagai kota yang layak menjadi tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional.

“Kehadiran para kepala daerah, organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM hingga pariwisata akan bergerak. Yang lebih penting lagi, ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi Pekanbaru sebagai kota yang layak menjadi tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional,” jelasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga akan memamerkan berbagai program unggulan selama acara berlangsung. Program tersebut meliputi pengembangan Green City, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau, serta potensi investasi di berbagai sektor.

Rangkaian Kegiatan Delegasi

Selama berada di Pekanbaru, para delegasi akan mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Seminar internasional mengenai pembangunan kota hijau menjadi salah satu agenda utama. Delegasi juga akan melakukan kunjungan ke Sekolah Hijau, Bank Sampah, serta proyek Green City Pekanbaru.

Sebagai penutup, delegasi akan menikmati kekayaan budaya Melayu melalui gala dinner yang diselenggarakan di Rumah Singgah Tuan Kadi.

Forum GCMC IMT-GT ke-9 ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Pekanbaru untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kota strategis di kawasan Asia Tenggara. Penyelenggaraan ini juga bertujuan membawa nama Indonesia semakin dikenal sebagai tuan rumah forum internasional dengan kualitas penyelenggaraan yang baik.

“Kami ingin para delegasi pulang dengan membawa kesan bahwa Pekanbaru adalah kota yang maju, ramah, terbuka terhadap investasi, dan siap menjadi mitra berbagai kota di dunia. Semoga dari forum ini lahir kerja sama konkret di bidang investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Agung.

Leave a Comment